Suara.com - Belakangan istilah jamet muncul ke permukaan. Istilah ini muncul sebagai ungkapan yang diberikan pada orang-orang tertentu yang mengunggah konten di media sosial. Tapi sebenarnya apa itu jamet?
Pertanyaan seputar apa itu jamet membuat publik penasaran. Apakah itu sebuah nama kelompok? Atau hanya sebutan masyarakat saja pada orang-orang dengan kriteria tertentu?
Setelah ditelusuri, sebenarnya istilah jamet sudah muncul sejak lama, namun istilah ini mendadak booming setelah berseliweran di aplikasi TikTok. Lantas, apa itu jamet?
Apa Itu Jamet?
Apa itu Jamet? Jamet sendiri, jika dilihat dari apa yang beredar di masyarakat, memiliki dua kepanjangan berbeda.
Ya, jamet adalah singkatan. Bisa diartikan ‘Jawa Metal’ atau ‘Jajal Metal’. Tanpa bermaksud mendiskreditkan pihak manapun, inilah makna sebenarnya dari singkatan jamet tersebut.
Jamet banyak diberikan pada orang-orang yang dianggap berpenampilan seperti personil band metal, dengan pakaian, aksesoris, dan riasan khas, namun justru tak memberikan kesan keren. Sebaliknya, kesan yang diberkan jauh dari kata keren, sehingga dinilai wajib diberikan sebutan tersendiri.
Istilah ini kemudian diasosiasikan oleh siapa saja yang berpenampilan serupa yang didefinisikan di atas, tidak hanya dari suku atau ras tertentu. Intinya, siapa saja yang dinilai memenuhi kriteria tersebut bisa disebut jamet.
Muncul Kembali Berkat Tren Goyang Dingding Padingding
Baca Juga: Apa Itu Mletre? Bahasa Jawa yang Lagi Hits di Kalangan Milenial
Istilah lama ini kembali muncul berkat naiknya tren goyang Dingding Padingding di TikTok. Kebetulan, kebanyakan orang yang melakukan tren ini memiliki tampilan yang mirip.
Tentu saja orang bebas untuk berekspresi dan menampilkan konten. Namun tanggapan masyarakat ternyata demikian.
Predikat lain yang ditambahkan dalam sebutan jamet kemudian adalah kuproy. Kuproy sendiri adalah kependekan dari ‘kuli proyek’, yang diduga merupakan profesi dari orang-orang yang mengikuti tren ini.
Sekali lagi, tulisan ini tak bermaksud mendiskreditkan pihak manapun. Kebebasan berekspresi dan membuat konten adalah hal semua masyarakat, selama tidak melanggar hukum yang berlaku di Indonesia.
Demikian tadi sedikit penjelasan dari apa itu jamet, dan sedikit pembahasan mengenai istilah apa itu jamet. Semoga informasi dalam artikel ini bisa bermanfaat, dan Anda bisa menambahkan komentar jika terdapat informasi lain yang masih berkaitan.
Kontributor : I Made Rendika Ardian
Berita Terkait
-
Apa Itu Mletre? Bahasa Jawa yang Lagi Hits di Kalangan Milenial
-
Diputus Pacar Gegara Kucel, Perubahan Wanita Kuli Pabrik Bikin Mantan Nyesel
-
Viral Cewek Pamer Pakai Perhiasan Emas di Sekolah, Publik: Saingan Emak-emak Komplek
-
Salut, Ayah Tukang Ojek dan Ibu Penjahit, Kedua Anaknya Jadi Orang Sukses
-
Wali Kota Bandung Oded M Danial Wafat, Kang Emil: Saya Bersaksi Atas Keshalehan Almarhum
Terpopuler
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Dompet Penarik Rejeki Warna Apa? Ini Pilihan agar Kamu Beruntung sesuai Shio dan Feng Shui
Pilihan
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
Terkini
-
TPST Bantargebang Tutup 2027, Pemprov DKI Bakal Beri Insentif ke RW yang Lakukan Pemilahan Sampah
-
Prabowo: Gaji Guru dan ASN Kecil karena Kekayaan RI Lari ke Luar Negeri
-
Penyidikan Dinilai Stagnan Jadi Alasan TAUD Ajukan Praperadilan Kasus Andrie Yunus
-
Kejagung Usut Prosedur Ekspor POME, Eks Dirjen Bea Cukai Askolani Turut Diperiksa
-
Sidang Praperadilan Kasus Andrie Yunus Digelar, Kuasa Hukum Tuding Polda Metro Telantarkan Perkara
-
Andrie Yunus Rawat Jalan Sejak 16 April, Dokter RSCM: Bukan Tanda Sudah Pulih
-
Prabowo Singgung Oknum Berseragam Hijau dan Cokelat yang Kerap Jadi Beking
-
Belum Bisa Selamatkan 9 WNI Diculik Tentara Israel, Begini Update Usaha Indonesia
-
Anies Baswedan ke Wisudawan UGM: Lulusan di Masa Sulit, Cari Kerja Sedang Menantang
-
Rasa Aman Bukan Bonus! Kevin Wu PSI Sentil Lemahnya Keamanan di Jakarta Barat