- Komisi Pencari Fakta (KPF) menyatakan tewasnya pengemudi ojek online Affan Kurniawan pada Agustus 2025 adalah pembunuhan.
- Kematian Affan disimpulkan sebagai pembunuhan karena kendaraan taktis Brimob sempat berhenti tujuh detik sebelum melindas korban.
- Affan Kurniawan dinyatakan meninggal pukul 19.58 WIB di RSCM setelah sempat sadar usai terlindas pertama kali.
Suara.com - Komisi Pencari Fakta (KPF) menegaskan bahwa tewasnya Affan Kurniawan, seorang pengemudi ojek online dalam rangkaian demonstrasi pada Agustus 2025, merupakan pembunuhan.
Secara tegas, komisi bentukan Koalisi Masyarakat Sipil tersebut menyatakan kematian Affan bukan disebabkan oleh kecelakaan.
EKSKLUSIF SUARA: BOCAH-BOCAH DI SARANG POLISI: ASAL TANGKAP PERKARA AKSI AGUSTUS
“Yang terjadi pada 28 Agustus 2025, seperti kita ketahui semua adalah pembunuhan Affan Kurniawan,” ujar Peneliti Komisi Pencari Fakta, Ravio Patra, di Kantor Indonesia Corruption Watch (ICW), Jakarta Selatan, Rabu (18/2/2026).
“Dan dalam laporan ini kami memang tetapkan ini sebagai sebuah pembunuhan, bukan kecelakaan, bukan meninggalnya, bukan tewasnya, tapi pembunuhan Affan Kurniawan,” imbuhnya.
EKSKLUSIF SUARA: CINTA DAN JARI YANG PATAH DI UTARA JAKARTA
Pernyataan tersebut disimpulkan Ravio lantaran sebelum melindas Affan, kendaraan taktis (rantis) milik Korps Brimob sempat berhenti selama tujuh detik sebelum akhirnya memutuskan untuk melaju dan melindas korban.
“Ini berdasarkan keterangan saksi mata yang langsung berada di lokasi. Setelah berhenti, warga mengerubungi rantis Brimob, meminta berhenti, tapi rantis Brimob malah maju,” jelasnya.
Ravio menuturkan bahwa saat tertabrak rantis, Affan masih dalam kondisi sadar, dan kendaraan tersebut kembali sempat terhenti selama tujuh detik sebelum akhirnya kembali melaju dan melindas tubuh Affan hingga bersimbah darah.
Baca Juga: ICW Sebut Wacana Jokowi Kembalikan UU KPK 2019 sebagai Upaya 'Cuci Tangan'
EKSKLUSIF SUARA: BUKU PUTIH KAUM ANARKIS
“Jadi setelah melindas pertama itu Affan masih sadarkan diri. Kemudian, baru setelah rantis Brimob berhenti 7 detik, malah maju melindas, itulah momen di mana Affan Kurniawan muntah darah,” ujarnya.
Ravio mengatakan, setelah dilindas rantis, Affan masih bernyawa. Warga yang berada di lokasi berupaya membawanya ke Rumah Sakit Pelni, namun karena kondisi jalan yang macet, korban akhirnya dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM).
“Di RSCM datang dalam kondisi tidak sadarkan diri tapi masih ada denyut. Hanya dalam beberapa menit langsung dinyatakan meninggal. Dalam laporan ini kami nyatakan waktu meninggalnya adalah 19.58 WIB,” tandasnya.
Berita Terkait
-
ICW Sebut Wacana Jokowi Kembalikan UU KPK 2019 sebagai Upaya 'Cuci Tangan'
-
Jokowi Setuju UU KPK Kembali ke Versi Lama, ICW: Upaya Cuci Tangan dari Kesalahan Lama
-
Gibran Dorong RUU Perampasan Aset, ICW: Jangan Sekadar Lip Service
-
ICW Bongkar Pengaruh Pemerintah Prabowo-Gibran ke Merosotnya Indeks Persepsi Korupsi Indonesia
-
Banjir Daan Mogot, Gegana Brimob Evakuasi Warga Terjebak di Ruko Golden Ville
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Ganti Rugi Lahan Stadion Sudiang Rp18 Miliar Belum Dianggarkan
-
Harga Beda Tipis, Ini iPhone yang Paling Menarik Dibeli di 2026
-
Anggaran Ketahanan Pangan Naik Jadi Rp195,32 T pada RAPBN 2027, Ini Rincian Alokasinya
-
Anggaran MBG Menyusut Jadi Rp240,2 Triliun, Sasaran Berkurang 10,8 Juta
-
4 Rekomendasi Rice Cooker untuk 1 Orang, agar Nasi Tak Mubazir
-
Tren Bisnis Kuliner dan Properti Dilirik Investor, Bagaimana Proyeksinya
-
Gratifikasi Rp20,7 Miliar, KPK Tahan Eks Bos Pajak Jakarta Khusus
-
Dari Kosong hingga Omzet Puluhan Juta, Cerita Ari Mengubah Tren Kopi Menjadi Peluang UMKM
-
Bukan Cuma Jualan Dawet, Cerita Siti Aminah Bikin Usaha Tradisional Tetap Laris
-
Mengintip EIGER Nature, Wajah Baru Ekowisata Bogor yang Buka September 2026