Suara.com - Seorang pensiunan asal Pennsylvania harus mendekam di dalam penjara karena kepergok melakukan hubungan seks sesama jenis di sebuah panti jompo.
Menyadur The Philadelphia Inquirer Kamis (16/12/2021), Leroy Martin harus mendekam 22 bulan di penjara karena kepergok berhubungan seks sesama jenis.
Kejadian itu terungkap oleh seorang staf panti jompo dan rehabilitasi Pennsylvania yang melihat dia terlibat tindakan seksual dengan sesama penghuni.
Namun, pengacara Leroy Martin mengatakan seks itu didasari suka sama suka, dan kliennya dipenjara selama puncak pandemi Covid-19 karena menjadi gay.
Pria yang kini berusia 81 tahun itu dibebaskan dari tahanan pada bulan September setelah jaksa membatalkan kasus.
"Mereka sangat ingin mengecap Martin sebagai predator seksual, dan dengan kuas merah muda," kata J Conor Corcoran, seorang pengacara hak-hak sipil di Philadelphia yang mewakili Martin.
Martin melakukan hubungan seks dengan dua pria pada tahun 2019 saat ia tinggal di Pusat Perawatan dan Rehabilitasi Southampton Manor di Shippensburg, Cumberland County.
J Conor Corcoran mengatakan hubungan seks antara kliennya dan pria lain di fasilitas itu atas dasar suka sama suka.
Menurut gugatan perdata yang diajukan Corcoran di pengadilan pembelaan umum Cumberland County bulan lalu, asisten perawat melihat Martin melakukan seks oral pada seorang pria 43 tahun pada 29 Oktober 2019, dan kemudian melaporkannya ke pengawas.
Baca Juga: Beli Tiket Pesawat First Class, Maskapai Main Ubah Rute dan Kelas, Komplain Tak Ditanggapi
Pengawas kemudian melaporkan kejadian itu ke Kepolisian Negara Bagian Pennsylvania, dan menuduh hubungan seks itu bukan suka sama suka karena pria itu lebih muda dan tengah menderita cedera otak traumatis.
Pria yang tidak disebutkan namanya itu mengatakan kepada polisi bahwa dia mengizinkan Martin untuk melakukan seks oral padanya.
"Hanya karena saya belum pernah bersama seorang wanita selama 21 tahun. . ." kata pria itu kepada polisi saat diperiksa.
Pria lain yang sempat berhubungan seks dengan Martin, namun saat ini sudah meninggal, mengatakan kepada polisi bahwa dia berada di Southampton Manor sebagai pasien karena menderita serangan jantung.
Ia mengatakan jika ketika bangun tidur, ia terkejut karena melihat Martin melakukan tindakan seks oral padanya.
Pria itu mengatakan kepada polisi bahwa Martin sempat menggosok penisnya ke pakaiannya lima hingga 10 kali saat mereka berbagi kamar.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
Terkini
-
KPK Sampai Kejar-kejaran, Terungkap Nego Suap Sengketa Lahan di PN Depok dari Rp1 M Jadi Rp850 Juta
-
Penampakan Isi Tas Ransel Hitam Berisi Rp850 Juta, Bukti Suap Sengketa Lahan di PN Depok
-
Bukan Rugikan Negara Rp2,9 T, Pertamina Justru Untung Rp17 T dari Sewa Terminal BBM Milik PT OTM
-
Sidang Hadirkan Saksi Mahkota, Pengacara Kerry: Tidak Ada Pengaturan Penyewaan Kapal oleh Pertamina
-
Sukses, Peserta dari Empat Provinsi Antusias Ikuti Workshop "AI Tools for Journalists" di Palembang
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan