Suara.com - Sebuah cuitan yang memperlihatkan tangkapan layar percakapan antara seorang mahasiswa dan dosen pembimbing skripsinya telah viral di media sosial.
Tangkapan layar itu diunggah melalui akun Twitter @collegemenfess pada Jumat (24/12/2021). Mahasiswa itu menceritakan bahwa laptopnya hanyut terbawa banjir.
Mahasiswa ini tengah menjalani skripsi dan telah selesai mengerjakan sampai bab 4. Namun, ia lupa untuk mencadangkan file skripsi miliknya.
Saat rumahnya kebanjiran, laptop miliknya yang berisi file skripsi itu terbawa banjir. Ia pun memberanikan diri meminta keringanan waktu untuk mengerjakan kembali skripsi bab 4 yang sudah hilang itu.
Ia juga melaporkan bahwa sebagian barang di rumahnya ikut hanyut terbawa banjir, termasuk laptopnya yang tidak terselamatkan.
"Mengenai skripsi saya, saya mohon maaf yang sebesar-besarnya, apa boleh saya meminta keringanan waktu untuk mengerjakan kembali bab 4 pak? Karena hari ini saya terkena musibah pak, dimana rumah saya terkena musibah banjir, yang mengakibatkan seluruh barang barang yang ada di rumah saya sebagian hanyut dan tidak terselamatkan termasuk laptop saya pak," tulis mahasiswa tersebut.
Mahasiswa ini mengaku belum sempat mencadangkan file bab 4 skripsinya lantaran masih ragu. Ia berniat mengecek kembali, tetapi musibah banjir itu lalu datang.
Tidak hanya itu, mahasiswa ini juga mengaku sudah sempat mencadangkan file bab 1 hingga bab 3 skripsinya di flashdisk. Namun, sayangnya flashdisk miliknya pun juga ikut hanyut terbawa banjir.
Ia menghubungi dosennya juga berniat ingin meminta file skripsi bab 1 hingga bab 3 yang sudah dikirimkannya kepada sang dosen.
Baca Juga: Ziarah ke Makam Ibu, Publik Takjub dengan Penampakan Makamnya yang Tak Biasa: Indah Banget
"Dan jika diizinkan, apa boleh saya meminta file bab 1-3 skripsi saya yang sempat saya kirim ke bapak untuk ditinjau ulang revisiannya pak? Karena backupan bab 1-3 saya hanya di flashdisk, dan flashdisk saya pun ikut hanyut entah kemana pak," lanjutnya.
Dalam percakapannya, mahasiswa ini juga mengirimkan bukti keadaan rumahnya kepada sang dosen.
Tidak lama kemudian, sang dosen pun menjawab pesan yang dikirimkan oleh mahasiswa ini. Namun, jawaban dosennya itu tampaknya membuat mahasiswa ini kebingungan.
"gatau lagi deh ini artinya apa, btw makasih semua saran2 nya... Padahal tadi harusnya aku hanyut aja bareng laptop ya. Btw memang beliau open chat buat mahasiswa sampe jam 23.00, makanya aku langsung hubungi, tapi taunya gini, gatau maksudnya apa," tulisnya dalam keterangan cuitan @collegemenfess.
Dosen itu membalas pesan WhatsApp mahasiswa tersebut dengan sebuah sticker. Di bawahnya, dosen itu mengirimkan pesan bahwa mahasiswa itu telah teledor.
Dosen itu tampak kesal karena mahasiswa ini tidak mencadangkan file skripsinya di drive atau ponselnya.
Berita Terkait
-
Viral Sebuah Toko Kelontong Utuh saat Pasar Kroya Terbakar, Warganet: Pasti Ahli Sedekah
-
Viral Kakek Nonton Piala AFF 'Gagalkan' Penalti Bikin Gereget: 'Orang di Balik Layar'
-
Ziarah ke Makam Ibu, Publik Takjub dengan Penampakan Makamnya yang Tak Biasa: Indah Banget
-
Viral Emak-emak Ngamuk ke Tersangka Curanmor saat Jumpa Pers, Barang Bukti Hampir Melayang
-
Viral Sopir Bus Nyetir Sambil Bermain Game Online
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
Terkini
-
Militer AS 'Berencana' Langgar Konvensi Jenewa 1949, Ancam Stabilitas Dunia
-
Tanaman Malapari Berpotensi Jadi Komoditas Bioenergi, Bagaimana BRIN Dorong Pengembangannya?
-
Amerika Serikat Mau Hentikan Bantuan Rp 59,63 Triliun ke Israel
-
Babak Baru Kasus Nadiem Makarim, Sidang Banding Akan Digelar Awal Agustus
-
Usai Diambil Alih, Kawasan Hotel Sultan Akan Disulap Jadi Sumber Baru Pemasukan Negara
-
Dituding Penjahat Perang, Amerika Diadukan ke PBB Usai Serang Warga Sipil di Iran Selatan
-
Kondisi Remaja Korban Rudapaksa 27 Pria di Sampang Membaik, Korban Mulai Berani Bercerita
-
Peron Baru Stasiun Bogor Beroperasi Hari Ini, Siap Layani KRL 12 Gerbong
-
32 Tahun Jadi Guru, Mimpi Isayas Tigi Lihat Sekolah Gratis di Papua Tengah Akhirnya Terwujud
-
Kabar Gembira! 58.920 Siswa di Papua Tengah Bisa Sekolah Gratis, Termasuk Biaya Asrama