Suara.com - Seorang wanita yang bekerja sebagai tenaga kesehatan bunuh diri selama Inggris memberlakukan lockdown pertama karena buang sampah sembarangan.
Menyadur Metro Senin (27/12/2021), Charlotte Cope (23) yang dilaporkan mengalami kecemasan dan gangguan makan, ditemukan tewas pada April 2020.
Sehari sebelum dia meninggal, foto-fotonya menggunakan seragam Layanan Ambulans Welsh diposting online saat ia membuang sampah sembarangan.
Cope, dari Gelli, South Wales, sedang dalam perjalanan bekerja pada shift malam ketika dia berhenti dan digambarkan berdiri di luar mobilnya di samping tumpukan sampah.
Dia diberitahu tentang unggahan tersebut oleh manajer lininya di Stasiun Ambulans Gelli. Dia mengakui kesalahan dan mengatakan dia akan membayar denda apa pun yang dikeluarkan.
Namun, pada saat dia bangun keesokan harinya, postingan itu telah dibagikan ratusan kali, kata keluarganya. Cope dikenal sebagai anak yang bahagia dan antusias dengan olahraga, menjadi juara judo Welsh tiga kali.
Namun, pada 2012, ketika usianya 15 tahun, ia menderita anoreksia dan menghabiskan beberapa minggu di rumah sakit untuk menjalani perawatan.
Dia melanjutkan untuk belajar perawatan kesehatan dan sosial di perguruan tinggi dan kuliah di Universitas Plymouth untuk berlatih menjadi paramedis, bergabung dengan Layanan Ambulans Welsh pada tahun 2018.
Cope mencintai pekerjaannya dan senang membantu dan menyelamatkan orang. Tapi dia terus menderita dengan kesehatan mentalnya, dan anggota keluarga percaya dia tidak pernah pulih dari gangguan makannya.
Baca Juga: Hati-Hati Buang Sampah Sembarangan di Tempat Ini Terancam Kesurupan
Pada 13 April, hari terakhirnya, Cope terlihat normal dan menghabiskan waktu bersama orang tuanya di lantai bawah sebelum kembali ke kamarnya sekitar pukul 13:30.
Dia ditemukan tewas oleh ibunya sekitar pukul 20.30. Sebuah pesan yang ditemukan di tubuh Cope mengarahkan anggota keluarga untuk melihat catatan yang dia tulis di teleponnya.
Catatan itu mengatakan dia ingin pikiran mengerikan dan mengganggu di kepalanya berhenti, berulang kali mengatakan dia menyesal dan berterima kasih kepada rekan-rekannya untuk semua kenangan yang mereka bagikan.
Ibunya yakin posting Facebook berkontribusi pada kematian putrinya. "Saya percaya dia akan berada di sini hari ini jika bukan karena pekerjaan itu," katanya.
"Saya hanya ingin orang-orang menyadari betapa berbahaya dan buruknya Facebook dan apa yang mereka posting dapat berdampak pada seseorang dan keluarga mereka."
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- 4 Shio Beruntung Hari ini 21 Agustus 2026 yang Diprediksi Terbebas dari Masalah Keuangan
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Karhutla Kalimantan Makin Mengkhawatirkan, Pemerintah: Insyaallah Gak Perlu Satgas Khusus
-
Carlos Espi Jadi Pahlawan Kemenangan Real Madrid, Jose Mourinho: Kami Beruntung
-
Viral Kembalikan Uang COD Rp92 Juta, Kurir Syarif Dapat Apresiasi Renovasi Rumah oleh SPX
-
Review Film Mutiny: Ketika Jason Statham Terjebak di Kapal Neraka, Masih Bisa Selamat?
-
Review Drama Beyond Evil, Misteri Hilangnya Warga Munju
-
Apakah Rice Cooker Low Carbo Efektif Kurangi Karbohidrat? Awas Tertipu, Ini Faktanya
-
Prabowo Bakal Datang ke NTT, Istana: Dalam Waktu Dekat
-
STY Klaim Persiapan Hampir Sempurna, Persija Bakal Tancap Gas di Super League
-
Eks Bomber Belanda Kecam Aksi Brutal Ole Romeny: Kelemahan Striker Timnas Indonesia
-
Kabar Gembira Anak Muda Bogor! Eks Gedung Kesenian Cibinong Disulap Jadi Siliwangi Center