Suara.com - Tak terima karena Jokowi disebut banci oleh Bahar Smith, seorang pengguna media sosial Twitter minta aparat memfasilitasi duel satu lawan satu melawan Bahar bin Smith.
Semua bermula ketika akun Twitter @Aryprasetyo85 mengunggah video Bahar Smith pada 27 November 2018. Dalam video tersebut tampak Bahar bin Smith yang memakai pakaian serba putih menyebut Jokowi sebagai pengkhianat negara dan pengkhianat rakyat.
Video lawas ini kemudian dibagikan ulang pada Senin 27 Desember 2021 oleh warganet dengan akun Daniel_lodo sembari menandai akun TNI dan Polri.
Warganet tak ingin Bahar Smith melenggang begitu saja usai menghina Jokowi. Sebab selain menjuluki RI 1 pengkhianat, Bahar Smith juga diduga menyebut Jokowi seperti banci.
"Kamu kalau ketemu Jokowi, kamu buka celananya itu, jangan-jangan haid Jokowi itu, kayaknya banci itu," kata Bahar bin Smith seperti dikutip dari Terkini.id -- jaringan Suara.com, Selasa, (28/12/2021).
Warganet yang membagikan video lawas tersebut lalu meminta aparat untuk memfasilitasi duel satu lawan satu dengan Bahar Smith.
"Tolong dong TNI AD, Divisi Humas Polri, ini mulut si Bahar Smith kok seperti ini," tulisnya.
Permintaan duel ini ia sampaikan karena warganet merasa ujaran bahar Smith sudah keterlaluan sampai mengina presiden.
"Demi NKRI, sebab dia telah maki Presiden Jokowi, tolong fasilitasi pak, saya akan tantang duel di Bali. Mau lihat jagonya, tenaga dalamnya, asal 1 vs 1. Kalau keroyokan turun ke NTT, saya siap juga," tulisnya.
Baca Juga: Polda Metro Pastikan Usut Kasus Ujaran Kebencian Habib Bahar dan Eggi Sudjana
Berita Terkait
-
Aktivis Sebut Jokowi Idap Megalomania dan Waham Kebesaran soal IKN: Ada Gangguan Kejiwaan
-
IKN Disebut 'Gegabah Terstruktur', Prabowo Diminta Evaluasi Proyek Era Jokowi
-
Singgung Nasib Bambang Tri hingga Jonan, Sobary Beberkan Cara Jokowi Matikan Karier Politik Lawan
-
Projo Bicara Soal Kesehatan Jokowi, PSI Langsung Buka Suara
-
Pengamat Sebut Akan Bawa PSI ke Senayan, Agenda Jokowi Keliling Indonesia Bukan Silaturahmi Biasa
Terpopuler
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
- Bawa Energi Positif, Ini 7 Warna Cat Tembok yang Mendatangkan Hoki Menurut Feng Shui
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- 3 Bedak yang Mengandung Niacinamide, Bantu Cerahkan Wajah dan Kontrol Sebum
Pilihan
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
Terkini
-
Mengapa 9 WNI Ditangkap Militer Israel? Kronologi, Misi, dan Jerat Hukum Internasional
-
Menlu Sugiono Geram, Kutuk Tindakan Israel yang Rendahkan Martabat 9 WNI
-
Leony Vitria 'Kuliti' Borok Sampah Tangsel: Anggaran Miliaran, Hasilnya Nol Besar?
-
LKPP Akui Sistem Belum User Friendly, Padahal Anggaran Pengadaan Capai Rp1.200 Triliun
-
Sedang Tidur Pulas, Gunawan Dihujani 9 Bacokan Celurit di Kontrakan Tomang
-
Pelapor Mafia Tanah Malah jadi Tersangka, Kini Pasrah Kehilangan Harta
-
Menteri LH: Sampah Organik Jadi Kunci Utama Penurunan Emisi Metana Indonesia
-
9 WNI Bebas dari 'Neraka' Penjara Ktziot Israel, Alami Kekerasan dan Pelecehan
-
Terkuak, Instruksi 'Rem Dikit-dikit' di Balik Tragedi KA Argo Bromo Tabrak KRL di Bekasi Timur
-
Geger Dugaan Tender Janggal Kemenkes Rp267 M di RSUD Rodo Fabo, Gugatan PTUN Bergulir