Suara.com - Aksi bayi di bawah umur lima tahun atau balita yang duduk seorang diri di dalam rumah menjadi viral. Bagaimana tidak, balita itu terlihat duduk termenung di sudut rumah.
Momen ini dibagikan oleh akun TikTok @/bilakyutt. Hingga berita ini dipublikasikan, video sedikitnya telah disaksikan 2 juta kali dan mendapatkan 250 ribu tanda suka.
"Mikirin masa depan gini banget," tulis akun ini sebagai keterangan TikTok seperti dikutip Suara.com, Rabu (29/12/2021).
Dalam video, terlihat bocah lelaki itu hanya mengenakan pakaian dalam. Ia mengenakan celana dalam dan kaos dalam berwarna putih.
Balita itu tampak duduk di depan pintu kamar. Ia menyandarkan tubuhnya di tembok dengan lemas. Bocah tersebut juga tampak melamun menatap luar rumah.
Ekspresi wajahnya terlihat begitu sedih dan lesu. Ia terus memandang ke arah luar sambil sesekali menggerak-gerakkan tangannya di kaki tanpa sadar.
Tingkah laku balita yang menggemaskan itu rupanya membuat orang tua ikut geli. Mereka sampai merekamnya secara diam-diam tanpa kesadaran anaknya.
Sementara itu, sang balita tetap melamun dalam waktu yang cukup lama. Reaksi bocah itu sontak ramai mendapatkan banyak perhatian dari warganet.
Mereka membanjiri kolom komentar dengan beragam pendapat kocak. Banyak warganet yang menuliskan komentar lucu sampai meledak balita tersebut dengan sebutan "sad boy".
Baca Juga: Museum Mini Didi Kempot Diresmikan, Pajang Peninggalan Sang Maestro Campursari
Tak sampai di situ, warganet juga penasaran dengan apa yang dipikirkan sang bocah sampai melamun dengan sedih. Bahkan, ada warganet yang bercelutuk jika balita itu sedang memikirkan cara agar menjadi adik Rafathar.
"Lagi mikir: Besok tes CPNS apa daftar AKPOL ya?" canda warganet.
"Bayi: Gimana ya caranya jadi adiknya Rafathar?" celutuk warganet.
"Adeknya baru putus cinta," sahut warganet.
"Sadboy sejak dini," tambah yang lain.
"Dalam hati adek: malu masih kecil kok nangis terus," komentar warganet.
"Masih kecil aja pikirannya udah berat si dede," timpal lainnya.
Video ini bisa disaksikan di sini.
Video yang mungkin Anda lewatkan:
Tag
Berita Terkait
-
Museum Mini Didi Kempot Diresmikan, Pajang Peninggalan Sang Maestro Campursari
-
Bikin Haru! Viral Momen Wanita Dituntun Ibu Belajar Jalan Usai Kecelakaan
-
Agar Tak Kena Mental, Perhatikan 8 Hal Ini Saat Jalani Program Bayi Tabung
-
Sempat Diamankan TNI AU di Jogja, Pria Diduga Suporter Dilepaskan Polisi karena Hal Ini
-
Serem! Wanita Syok Saat Temukan Hewan Ini di Es Krimnya: Topping Baru
Terpopuler
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
- Persija Sudah Temukan Pengganti Mauricio Souza, Target Juara Super League Musim Depan
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
Pilihan
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
Terkini
-
Prabowo Akhiri Kunjungan Kenegaraan di Prancis, Bertolak Kembali ke Jakarta
-
Mangkir dari Pemeriksaan Gas 'Whip Pink', Influencer ZNM dan Dua Saksi Lain Dijemput Paksa Polisi
-
Dulu Diminta Balik ke Barak, Ray Rangkuti Kritik TNI Kini 'Kepung' Ranah Sipil
-
Modus Pungli dan Titipan dalam SPMB 2026, dari Uang Bangku hingga Rekayasa Domisili
-
Tragedi Jip Wisata Bromo: Rem Blong di Tikungan Letter S Wonokitri, Dua Orang Tewas
-
Bahaya Gas N2O Whip Pink: Konsumen Alami Lumpuh Temporer hingga Kerusakan Saraf Tepi
-
Polisi Ungkap Kronologi dan Penyebab Sementara Ledakan PT MCCI Cilegon
-
Polemik Kurban Uang Negara: Dasar Hukum, Pandangan MUI, dan Alasan Pemerintah
-
Geger Eks Pegawai Sudin LH Jakpus Tewas Usai Diduga Lompat dari Jembatan Cawang
-
Gen Z Lebih Berani dan Tak Kenal Takut Dibanding Generasi Orde Baru