Suara.com - Gubernur Colorado meringankan hukuman penjara sopir truk Rogel Aguilera-Mederos dari 110 tahun menjadi hanya 10 tahun.
Menyadur Independent Minggu (2/1/2022), ia menyebut hukuman yang panjang untuk kecelakaan jalan raya yang disebabkan Aguilera-Mederos "tidak adil."
"Saya menulis untuk memberi tahu Anda bahwa saya mengabulkan permohonan Anda untuk pengurangan," tulis Gubernur Polis kepada Aguilera-Mederos yang dijatuhi hukuman awal bulan ini.
"Setelah mengetahui tentang hukuman yang sangat tidak biasa dan tidak adil dalam kasus Anda, saya mengurangi hukuman Anda menjadi 10 tahun dan memberi Anda pembebasan bersyarat pada 30 Desember 2026."
Aguilera-Mederos merayakan pengumuman itu dan berterima kasih kepada para pendukungnya pada hari Kamis.
"Pergantian ini jauh lebih mencerminkan kejahatan daripada 110 tahun," kata pengacaranya James Colgan kepada ABC News. "Mederos akan selamanya berterima kasih atas jutaan orang yang mendukungnya."
Kantor Jaksa Wilayah Yudisial Pertama Alexis King menuntut kasus tersebut dan akhirnya meminta seorang hakim untuk mempertimbangkan kembali kasusnya.
Sidang ditetapkan pada 13 Januari, tapi pengurangan itu membuatnya diperdebatkan, sebuah keputusan yang dikecam jaksa.
"Saya bergabung dengan para korban yang masih hidup dan keluarga dari mereka yang kehilangan orang yang mereka cintai agar hakim menentukan hukuman yang tepat," kata King.
Baca Juga: Sopir Truk Kecelakaan Maut Bontang Lestari Diburu, Identitas Resmi Dikantongi
Pada 2019, Aguilera-Mederos, yang saat itu berusia 23 tahun, menabrakkan truknya ke lalu lintas yang terhenti di I-70 dekat Denver, Colorado, menewaskan empat orang dan melukai lainnya dalam tabrakan 28 kendaraan.
Pengemudi mengklaim remnya gagal, tapi polisi mencatat dia mengemudi 85 mph di zona 45 mph dan melewati jalan truk yang melarikan diri sebelum kecelakaan.
Desember ini, pengemudi truk itu dijatuhi hukuman 110 tahun penjara sebagai akibat dari 27 dakwaan terpisah, yang terkuat di antaranya serangan kejahatan.
Hakim A Bruce Jones, yang mengawasi kasus tersebut, mengatakan dia tidak ingin memberikan hukuman seumur hidup kepadanya, tapi UU Colorado mengharuskannya menetapkan hukuman penjara yang dijalani secara berurutan.
Di pengadilan awal tahun ini, pengemudi truk mogok saat dia merenungkan tragedi itu.
“Yang Mulia, saya tidak tahu mengapa saya hidup. Seperti untuk apa? ... Saya terlalu sering bertanya kepada Tuhan mengapa mereka dan bukan saya? Mengapa saya selamat dari kecelakaan itu?”
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
Terkini
-
Letjen TNI Agus Widodo Dikabarkan Resmi Jabat Wakil Kepala BIN, Gantikan Komjen Imam Sugianto
-
Nyawa di Ujung Shift: Mengungkap Jam Kerja Tak Manusiawi Dokter Internship dan Regulasi Kemenkes
-
Sama dengan TNI, Prabowo Batasi Jabatan Anggota Polri di Luar Institusi
-
Komitmen ESG Meningkat, Mengapa Data Logistik Masih Jadi Tantangan di Lapangan?
-
KPK Ingatkan Tunjangan Hakim Ad Hoc Harus Beriringan dengan Perbaikan Sistem Peradilan
-
AI Diklaim Bisa Jadi Solusi Mitigasi Banjir Rob dan Krisis Air Bersih, Gimana Caranya?
-
Indonesian Proposal Jadi Fokus Pertemuan Indonesia dan United Kingdom Intellectual Property Office
-
Idul Adha 2026 Tanggal Berapa? Penetapan Versi Muhammadiyah dan Pemerintah Diprediksi Sama
-
33 Tahun Kasus Marsinah Stagnan, Aktivis: Keadilan Tidak Bisa Digantikan Seremoni Gelar Pahlawan!
-
Daftar Harga Kambing Kurban 2026 Terbaru Mulai Rp1 Jutaan, Cek Rekomendasinya di Sini!