Suara.com - Polisi di Niger utara menyita lebih dari 200 kilogram (kg) kokain senilai sekitar 8,7 juta dolar AS (sekitar Rp124,45 miliar) yang diangkut dengan truk resmi wali kota setempat.
Hal itu disampaikan oleh dua orang polisi Niger pada Senin (3/1).
Wali kota dan sopirnya, yang berada di dalam kendaraan pada saat itu, ditangkap dengan 199 blok kokain di sebuah pos pemeriksaan di jalan menuju utara dari pusat perdagangan di kota Agadez pada Minggu (2/1), kata kedua polisi tersebut.
Sebuah pernyataan dari Kantor Pusat Niger untuk Pemberantasan Perdagangan Obat Gelap (OCRTIS) mengonfirmasi bahwa telah terjadi penyitaan lebih dari 200 kg kokain di Agadez, tetapi tidak memberikan keterangan rinci.
Afrika Barat telah mencatat serangkaian rekor penangkapan dalam beberapa tahun terakhir.
Wilayah Afrika tersebut adalah yang paling sering menjadi rute transit untuk pengedaran obat-obatan terlarang dalam perjalanan dari Amerika Selatan ke Eropa.
Senegal menyita lebih dari dua ton kokain murni dari sebuah kapal di lepas pantai Atlantik pada Oktober 2021, dan pihak berwenang Gambia menyita hampir tiga ton kokain pada Januari 2021 dalam pengiriman yang berasal dari Ekuador.
Setelah penyitaan 17 ton resin ganja senilai sekitar 37 juta dolar AS (Rp528 miliar) di Niger pada Mei 2021, koordinator unit obat Interpol Jan Drapal mengatakan kepada Reuters bahwa para gembong narkoba membuat pengiriman yang lebih besar sebagai tanggapan atas meningkatnya permintaan di Eropa. (Sumber: Antara/Reuters)
Baca Juga: Mengungkap Aksi Pengepul Kokain Selundupan di Pelabuhan Rotterdam
Berita Terkait
-
Mengungkap Aksi Pengepul Kokain Selundupan di Pelabuhan Rotterdam
-
Pengakuan Mike Tyson Pertama Kali Mencoba Racun Katak Gurun, Serasa Mau Meninggal
-
Kebakaran! Sekolah Kayu Atap Jerami Habis Dilalap Api, 26 Murid Tewas
-
Tragis! 69 Warga Niger Tewas Dibunuh Kelompok Bersenjata, Termasuk Wali Kota
-
Serangan Mematikan Di Niger, 69 Orang Tewas Termasuk Wali Kota
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung
-
Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien
-
Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI
-
Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard