Suara.com - Kisah horor seorang pria yang berprofesi menjadi perias jenazah telah menjadi viral di media sosial.
Kisah itu dibagikan oleh pria bernama Fakhru melalui akun TikTok @therealadhitya. Ia menceritakan pengalaman yang tidak terlupakan selama menjadi perias jenazah.
"Kisah horor 15 tahun jadi perias jenazah," tulis @therealadhitya sebagai keterangan unggahan seperti dikutip Suara.com, Selasa (4/1/2022).
Awalnya, Fakhru tidak menyangka bahwa ia akan menjadi perias jenazah. Ia hanya ditawari menjadi cleaning service di rumah duka.
Pada akhirnya, ia lalu mencoba menjadi seorang perias jenazah.
Suara anak bermain dan suara keranda
Fajar Aditya bertanya kepada Fakhru mengenai pengalaman horor yang dialaminya selama menjadi perias jenazah. Fakhru menuturkan bahwa ia mengalami banyak pengalaman horor.
Pada saat setelah memandikan dan memberi formalin pada jenazah anak umur 5 tahun, Fakhru kaget mendengar suara anak-anak bermain bola.
Selain itu, ada suara keranda. Hal itu kerap didengarnya ketika ada jenazah yang mau datang seakan-akan memberi tanda.
Baca Juga: Naik Motor, Wanita Ini Alami Kejadian Mengejutkan, Publik: Kasihan Pengendara Belakang
"Kalau ciri khasnya itu hampir tiap malem atau setiap mau datang jenazah. Ini pasti mau ada jenazah. Selang 10 menit, ada penjemputan jenazah. Jadi kayak udah ngasih tau," tuturnya.
Sepatu jenazah tidak muat
Saat itu, Fakhru tengah merias jenazah wanita. Semua pakaian dan make up sudah rapi. Namun, keluarga lupa untuk membawa sepatunya.
Keluarga lalu meminta tim perias jenazah untuk memasang sepatu jenazah tersebut. Namun, saat dipakaikan sepatu itu tidak muat hampir tiga sepatu yang dicoba.
Fakhru lalu membisikkan mantra-mantara ke jenazah supaya sepatu tersebut muat.
"Saya sambil membisikkan ke almarhum. Oma, tolong longgarkan, pakein sepatu. Biar muat biar bagus dilihat sama keluarga. Tamu-tamu juga bagus ngeliatnya kalau udah pake sepatu," bisiknya kepada jenazah.
Fakru lalu memakaikan sepatu itu. Anehnya, sepatu itu langsung muat dan kaki jenazah berhasil masuk ke sepatu.
Jenazah membengkak lebih besar dari kerbau
Fakhru mengungkapkan bahwa ia pernah melihat jenazah yang datang ke rumah duka yang telah membengkak melebihi ukuran kerbau.
"Pas datang jenazahnya gede banget. Kerbau segitu kecil. Agak besaran dari kerbau," ucap Fakhru.
Fakhru lalu menyatakan bahwa ia memerlukan dua ranjang yang didempet untuk membaringkan jenazahnya.
Menurut prediksi dokter forensik, jenazah itu sudah tiga hari meninggal. Kulit-kulitnya juga sudah mengelupas.
"Ini kulit udah berkelupas. Justru itu sama dokter forensik disuruh tolong kelupasin kulit-kulit supaya nggak bau," lanjutnya.
Tak hanya itu, Fakhru menuturkan bahwa mata jenazah tersebut sudah keluar. Belatung-belatung juga mulai keluar dari tubuh jasad yang membengkak tersebut.
Menurut cerita Fakhru, jenazah tersebut menderita sakit jantung dan meninggal mendadak. Tidak ada yang mengetahui mendiang meninggal dunia hingga para warga curiga.
Meski keluarga meminta jenazah untuk dirias, Fakhru menyatakan bahwa tidak bisa meriasnya karena mata sudah keluar, badan sudah membengkak, dan cairan-cairan sudah keluar.
"Jangankan di-makeup, kata saya. Ini dipakain baju saja sudah tidak muat. Semua kulit sudah terkelupas," tutur Fakhru.
Fakhru mengungkapkan bahwa jenazah itu langsung dimasukkan ke dalam peti tanpa dipakaikan baju dan dimakamkan.
"Itu cerita yang nggak bisa dilupakan. Itu ruangan kurang lebih satu minggu nggak ilang baunya," pungkas Fakhru.
Berita Terkait
-
Adat Unik Menjamu Tamu di Pesta Pernikahan, Warganet Dibuat Terkejut
-
Viral Sultan Gadungan yang Buang Uang dari Tebing Ditangkap Polisi, Ini Faktanya
-
Viral Pemuda Sholat di Dalam Gerbong Kereta, Tindakannya Picu Perdebatan Netizen
-
Viral Cowok Naik Motor 'Minion', Warganet Ngakak: Ramah Buat Kaum Jomblo
-
Temu Kangen Usai 9 Bulan Tak Bertemu Ayah, Reaksi Bocah Ini Bikin Publik Menangis
Terpopuler
- 5 Sepatu Tanpa Tali 'Kembaran' Skechers Versi Murah, Praktis dan Empuk
- 6 Rekomendasi Sabun Mandi di Alfamart yang Wangi Semerbak dan Antibakteri
- Tembus Pelosok Bumi Tegar Beriman: Pemkab Bogor Tuntaskan Ratusan Kilometer Jalan dari Barat-Timur
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Ahmad Sahroni Resmi Kembali Jabat Pimpinan Komisi III DPR, Gantikan Rusdi Masse
Pilihan
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 21 Februari 2026: Waktu Magrib & Salat Isya Hari Ini
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
Terkini
-
BGN Tegaskan Tak Ada Pembagian MBG Saat Sahur, Ini Jadwalnya Selama Ramadan
-
Testimoni Wali Murid: Sekolah Rakyat Bawa Perubahan Nyata bagi Anak
-
Sinergi Kemensos dan Komisi VIII DPR Tingkatkan Layanan Korban Perdagangan Manusia
-
KPK Angkat Bicara, Inilah Alasan Utama RUU Perampasan Aset Wajib Disahkan!
-
Evakuasi Mencekam 26 Warga China di Tambang Emas Nabire Pasca Serangan KKB Aibon Kogoya
-
Menbud Fadli Zon: Indonesia Berpotensi Jadi Pusat Kebudayaan Dunia dan Super Power Megadiversity
-
Polri Bongkar Pola TPPO Berkedok Lowongan Kerja, Korban Dipaksa Bayar untuk Pulang
-
Ratusan Botol Miras Disita Satpol PP Jakarta Utara di Awal Puasa!
-
MKD Sahkan Ahmad Sahroni Kembali Jadi Pimpinan Komisi III DPR: Tak Ada Pelanggaran Prosedur
-
Yusril Tegaskan Bripda MS Harus Diadili Pidana dan Disidang Etik atas Kematian Anak di Tual