Suara.com - Kisah bapak yang baru saja pulang dari tugasnya di Papua menjadi viral. Bagaimana tidak, ia menahan nyesek saat anaknya di rumah tidak mengenalinya.
Momen ini dibagikan oleh akun TikTok @mellaanggrainii. Hingga berita ini dipublikasikan, video sedikitnya telah disaksikan 1,2 juta kali dan mendapatkan 58 ribu tanda suka.
"Pulang tugas dari Papua, Faula gak kenal sama pipinya lagi," tulis akun ini sebagai keterangan TikTok seperti dikutip Suara.com, Kamis (6/1/2022).
Dalam video, bapak itu terlihat mengenakan seragam Brimob yang serba hitam. Ia diduga menjadi anggota Brimob yang ditugaskan di Papua.
Bapak itu kemudian pulang ke kampung halamannya. Ia kemudian menemui putrinya yang masih kecil di tempat parkir. Sang putri tampak digendong oleh saudaranya.
Namun, bapak ini hanya bisa pasrah saat sang putri tidak mengenalinya. Anaknya itu tampak tidak mau memandangnya dan terlihat takut.
Sang bapak akhirnya memutuskan mencoba menggendong putrinya. Ia menggendong anaknya dan melempar-lemparkan ke udara dengan bahagia.
Sayang, hal tersebut justru membuat gadis kecil itu menangis histeris karena ketakutan. Bapak ini pun menurunkan putrinya dengan perlahan ke tanah.
Gadis kecil itu pun langsung menghampiri saudaranya lagi dengan menangis. Ia juga tidak mau melihat ke arah ayahnya yang dirasa asing karena jarang bertemu.
Baca Juga: Pemkot Yogyakarta Bertekat Tuntaskan Vaksinasi Anak Sebelum Mulai Vaksin Booster
Momen yang membuat nyesek itu langsung dibanjiri komentar warganet. Banyak yang menuliskan pengalaman serupa sampai memberikan dukungan ke bapak tersebut.
"Aku pernah di posisi itu waktu usia 2 tahun. Ditinggal dari umur 40 hari dan baru ketemu umur 2 tahun," curhat warganet.
"Setiap profesi pasti ada resikonya, salah satunya nggak dikenali anak," komentar warganet.
"Kasihan," ungkap warganet.
"Hal biasa kalau anak ditinggal terlalu lama. Karena si dedek belum biasa bersama ayahnya," tambah yang lain.
"Dulu aku juga gitu, kita panggil papa dengan sebutan om. Sampai ajal menjemput ya baru aku panggil papa," curhat lainnya.
Berita Terkait
-
Pemkot Yogyakarta Bertekat Tuntaskan Vaksinasi Anak Sebelum Mulai Vaksin Booster
-
CEK FAKTA: Viral Foto Anies Baswedan Baca Buku "101 Cara Ngeles", Benarkah?
-
Canggih! Penjual Minuman Keliling Ini Terima Pembayaran Pakai EDC
-
Terungkap Fakta! Satpam Predator Anak Sidoarjo Cabuli Bocah di Toilet Musala
-
4 Fakta Kasus Anak Bunuh Bapak Kandung Secara Kejam di Malang
Terpopuler
- 5 Mobil Toyota Bekas yang Mesinnya Bandel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Pajak Rp500 Ribuan, Tinggal Segini Harga Wuling Binguo Bekas
- 9 Sepatu Adidas yang Diskon di Foot Locker, Harga Turun Hingga 60 Persen
- 10 Promo Sepatu Nike, Adidas, New Balance, Puma, dan Asics di Foot Locker: Diskon hingga 65 Persen
- Sheila Marcia Akui Pakai Narkoba Karena Cinta, Nama Roger Danuarta Terseret
Pilihan
-
Bos Bursa Mau Diganti, Purbaya: Tangkap Pelaku Goreng Saham, Nanti Saya Kasih Insentif!
-
Omon-omon Purbaya di BEI: IHSG Sentuh 10.000 Tahun Ini Bukan Mustahil!
-
Wajah Suram Kripto Awal 2026: Bitcoin Terjebak di Bawah $100.000 Akibat Aksi Jual Masif
-
Tahun Baru, Tarif Baru: Tol Bandara Soekarno-Hatta Naik Mulai 5 Januari 2026
-
Kutukan Pelatih Italia di Chelsea: Enzo Maresca Jadi Korban Ketujuh
Terkini
-
Kereta Panoramic Jadi Tren Wisata Baru, Jumlah Penumpang Tumbuh 38,6 Persen Sepanjang 2025
-
Wakapolri Tinjau Arus Balik Libur Nataru, Skema One Way hingga Contraflow Disiapkan
-
Proyek Pengendali Banjir Fatmawati Dimulai, Jalan H. Nawi Bakal Menyempit Selama Setahun
-
Begini Situasi Manggarai Sore Tadi, Tawuran Warga yang Bikin Rute Transjakarta Dialihkan
-
LPSK Berkoordinasi dengan Amnesty Internasional soal Teror Kritik Penanganan Bencana Sumatra
-
KUHAP Baru Berlaku, Hinca Panjaitan: Tak Ada Lagi Pelanggaran HAM
-
Tawuran di Manggarai Berhasil Dibubarkan, Lalu Lintas dan Layanan Transjakarta Kembali Normal
-
BMKG Kalteng Ingatkan Cuaca Ekstrem Sepekan ke Depan, Warga Diminta Tingkatkan Kesiapsiagaan
-
KPK: Wacana Pilkada Dipilih DPRD Harus Disertai Regulasi Jelas dan Pengawasan Ketat
-
Satu Keluarga Ditemukan Tewas di Kontrakan Tanjung Priok, Satu Anak Kritis