Suara.com - Calon presiden Korea Selatan, Lee Jae-myung mendadak populer setelah mengusulkan perawatan rambut rontok masuk dalam cakupan asuransi kesehatan publik.
Menyadur Inquirer Kamis (6/1/2/2022), kampanye perawatan rambut rontok ini menuai perdebatan dengan sebagian orang bertepuk tangan setuju dan yang lainnya mengkritik atas agenda populisnya.
Capres Korsel dari Partai Demokrat ini mengatakan hampir 10 juta orang mengalami rambut rontok tapi memesan obat dari luar negeri atau menggunakan obat prostat sebagai alternatif karena biaya perawatan yang tinggi.
Usulannya memicu tanggapan eksplosif dari beberapa orang, dengan klip video berdurasi 15 detik di mana Lee melakukan spoof dari iklan rambut rontok yang mengatakan bahwa dia adalah kandidat terbaik untuk "rambut Anda,".
Klip ini beredar luas dan menghasilkan berbagai parodi di media sosial.
“Ayo tanamkan Lee Jae-myung untuk kita,” tulis seorang pengguna, membalas posting slogan Lee tentang rambut rontok yang diunggah di komunitas rambut rontok online.
Tapi janji itu memicu kritik oposisi, salah satunya dari Ahn Cheol-soo, kandidat oposisi kecil sekaligus dokter dan taipan perangkat lunak.
Ia menggambarkan proposal Lee tidak bertanggung jawab dan berjanji untuk memotong harga obat generik dan mendanai pengembangan pengobatan baru jika terpilih.
Lee Sang-ee, profesor kedokteran Universitas Nasional Jeju, mengatakan asuransi kesehatan nasional mungkin goyah jika menghabiskan ratusan miliar won untuk menutupi kerontokan rambut, padahal asuransi dirancang untuk membantu penderita penyakit serius.
Baca Juga: Duh! Jenis Makanan Ini Ternyata Bikin Rambut Rontok Semakin Parah Dalam 4 Hari
Sejauh ini, tidak ada data resmi tentang berapa banyak orang Korea Selatan yang menderita rambut rontok.
Layanan Jaminan Kesehatan Nasional hanya memberikan penghitungan tahunan orang yang telah menerima perawatan di rumah sakit, jumlahnya sekitar 230.000 pada tahun 2020.
Lee, yang pernah mengatakan ingin jadi "Bernie Sanders yang sukses," jadi terkenal berkat pendapatan dasar universal dan tanggapan agresif COVID-19 selama tugasnya sebagai gubernur provinsi Gyeonggi.
Lee Jae-myung mengatakan pada hari Rabu bahwa cakupan kerontokan rambut diperlukan dari aspek kelengkapan tubuh dan kampanyenya sedang mempelajari potensi dampak keuangannya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Perang AS - Iran Bikin Eropa Boncos, Biaya Impor Bahan Bakar Bengkak Rp 505 Triliun
-
Halalbihalal Tokoh Sumbagsel: Mendagri Tito Ajak Rumuskan Program Nyata 2027-2029
-
Gaji Jurnalis Pemula Disorot: Idealnya Rp 9,1 Juta, Faktanya Masih Banyak di Bawah UMR
-
PERKUPI Lantik Pengurus Jakarta, Tegaskan Peran Jaga Kerukunan Umat Beragama di Ibu Kota
-
Alasan KPK Dorong Capres hingga Cakada dari Kader Parpol: Demi Cegah Mahar Politik
-
Hadirkan Raisa hingga Yura Yunita, Pagelaran Sabang Merauke 2026 Siap Guncang Indonesia Arena!
-
Terseret Pusaran Narkoba, Pemprov DKI Jakarta Segel Permanen Whiterabit PIK
-
Swadaya Warga Matraman Lindungi Ibu Hamil dan Anak dari Asap Rokok
-
Dokumen Pentagon Bocor Ungkap Rencana AS Hukum Spanyol dan Inggris Terkait Perang di Iran
-
Rapor Merah Pelayanan Hijau Jakarta: Kurang Armada, Ribuan Permohonan Pemangkasan Pohon Antre!