Suara.com - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyebut 414 orang yang terpapar Covid-19 varian Omicron, merupakan pasien dengan kategori sedang. Kata Budi, dua pasien Omicron tersebut berusia 58 tahun dan 47 tahun.
"Kami juga sudah melakukan penelitian, dari 414 ini yang masuk kategori sedang artinya membutuhkan perawatan dengan oksigen hanya 2 orang, satu usia 58 tahun, satu lagi usia 47 tahun dan keduanya memiliki komorbid," ujar Budi dalam jumpa pers usai rapat terbatas dengan Presiden Joko Widodo terkait Evaluasi PPKM, Senin (10/1/2022).
Budi menjelaskan dari 414 orang yang dirawat karena terpapar Covid-19 varian Omicron, 114 orang yang dirawat kini telah sembuh dari Omicron dan telah kembali ke rumah.
"Dari 414 orang yang dirawat karena Omicron 114 orang atau sekitar 26 persen sudah sembuh, termasuk yang dua orang tadi, yang masuk kategori sedang dan membutuhkan perawatan oksigen, sehingga mereka bisa kembali kerumah," ucap dia.
Sehingga pemerintah kata Budi menyimpulkan meski penularannya kasus Omicron cepat, tingkat keparahannya lebih ringan.
"Jadi kesimpulannya memang walaupun Omicron cepat transmisinya, tapi relatif lebih ringan dari keparahannya," kata Budi.
Peningkatan Kasus Omicron dari Luar Negeri
Sebelumnya Budi mengatakan terjadi peningkatan kasus Covid-19 varian Omicron dari pelaku perjalanan luar negeri. Kasus Omicron di Indonesia hingga hari ini diketahui mencapai 414 kasus.
"Dari sisi surveilance memang kami mengamati peningkatan dari jumlah kasus Omicron terutama dari kedatangan luar negeri," papar dia.
Baca Juga: Menkes Sebut Peningkatan Kasus Omicron dari Pelaku Perjalanan Luar Negeri
Bahkan kata Budi, angka positivity rate pelaku perjalanan dari luar negeri sebesar 13 persen. Jumlah tersebut kata Budi, jauh di atas Positivity rate transmisi lokal yakni 0,2 persen. Sehingga pihaknya menyebut, sebagian kenaikan kasus Omicron disebabkan dari kedatangan luar negeri.
"Jadi positivity rate kedatangan dari luar ngeri 65 kali lebih tinggi dibandingkan dengan positivity rate transmisi lokal. Ini memperkuat hipotesa kami bahwa sebagian dari kasus yang terjadi saat ini disebabkan oleh kedatangan dari negeri."
Berita Terkait
-
Menkes Sebut Peningkatan Kasus Omicron dari Pelaku Perjalanan Luar Negeri
-
Cegah Penularan Omicron,Pemerintah Bakal Pisahkan Data Covid-19 Lokal dan Luar Negeri
-
Belum Ada Warga Kota Bandung Terinfeksi Omicron, Kadinkes Minta Warga Waspada
-
Penting! 4 Informasi Terbaru Seputar Covid-19 Varian Omicron yang Perlu Diketahui
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Rp14,15 Triliun Uang Mengalir ke Sulsel, Daerah Mana Paling Banyak Terima?
-
Cara Mengatasi Masalah Baterai Cepat Habis di HP Android, Mudah Dilakukan
-
Viva Milk Cleanser Ada Berapa Macam? Cek Varian dan Fungsi Masing-Masing
-
Pre-Order Samsung Galaxy Fold8 Pakai Kartu Debit BRI, Dapatkan Potongan Hingga Rp4 Juta!
-
Muktamar NU Jadi Momentum Gus Ipul dan Gus Kikin Gaungkan Gerakan "Kembali ke Muasis"
-
Sante' Kaffe FUGO Hotel Banjarmasin Beri Diskon Spesial, Pengguna Brimo Wajib Tahu!
-
Anwar Sadad Mangkir dari Pemeriksaan KPK Terkait Kasus Hibah Pokmas Jatim
-
Pemerintah Pusat Tolak Wacana Pajak Mobil Listrik DKI, Kemenperin Minta Industri Jangan Dibebani
-
Roy Suryo Ajukan Praperadilan Keempat, Gugat Pencekalan di Kasus Dugaan Ijazah Jokowi
-
Timnas Indonesia Bakal Duel Lawan Vietnam, John Herdman: Ujian yang Sangat Berat!