Suara.com - Militer Morwegia memerintahkan peserta wajib militer untuk mengembalikan pakaian dalam yang mereka terima selama melakukan layanan agar bisa dipakai lagi oleh penerusnya.
Menyadur Military Selasa (11/1/2022), pakaian dalam yang dimaksud adalah bra dan kaus kaki karena pasokannya berkurang selama pandemi.
“(Karena) pasokan yang menantang, langkah ini diperlukan untuk memberikan Angkatan Bersenjata lebih banyak pasokan garmen untuk tentara baru yang memulai layanan mereka,” ujar Organisasi Logistik Pertahanan Norwegia.
Juru bicara Hans Meisingset mengatakan bahwa dengan "pemeriksaan dan pembersihan yang tepat, penggunaan kembali pakaian dianggap sebagai praktik yang memadai dan sehat."
Sampai saat ini, sekitar 8.000 pria dan wanita muda melakukan wajib militer setiap tahunnya. Biasanya mereka mengembalikan seragam dan diizinkan meninggalkan barak dengan pakaian dalam dan kaus kaki dari militer.
Layanan militer wajib untuk pria dan wanita di Norwegia dan berlangsung antara 12 dan 19 bulan.
Meisingset mengatakan pandemi bukan satu-satunya alasan mengapa stok garmen rendah untuk beberapa item. Itu juga tergantung pada keuangan, kontrak, dan masalah lainnya.
Majalah pertahanan nasional Norwegia anggota NATO, Forsvarets Forum, melaporkan bahwa itu bukan pertama kalinya Angkatan Bersenjata berjuang dengan kekurangan serupa.
Juru bicara serikat pekerja mengatakan itu adalah masalah yang berulang selama bertahun-tahun. Pada Juni 2020, sepertiga pakaian dan perlengkapan tentara hilang.
Baca Juga: Sederet Artis Korea Segera Bebas dari Wajib Militer, Ada Suho EXO!
"Setahun yang lalu, kami melihat kekurangan yang persis sama dalam pakaian ketat yang kami lihat sekarang, dan awal musim gugur ini, ukuran alas kaki terbesar dan terkecil hilang," kata Eirik Sjoehelle Eiksund.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
AI hingga Microchip, RI-China Buka Jalan Baru Kerja Sama Teknologi
-
Kalimantan Belum Selesai, Karhutla Kini Kepung Papua Tengah: Api Makin Meluas
-
Tampang Maulana Paputungan Ayah Keji Pembunuh Disertai Mutilasi Anak Kandung di Merauke
-
Beli Voucher Game di BRImo Dapat Cashback Saldo 50 Persen
-
Investasi RI Tembus Rp1.010 Triliun, HIPMI Dorong Pengusaha Lokal Ikut Menikmati Dampaknya
-
Karhutla Kalimantan Mengganas, Presiden Prabowo Optimistis Bisa Segera Dijinakkan
-
22,69 Juta Pengguna Kripto RI, Tantangan Berikutnya Bikin Mereka Tak Lari ke Platform Asing
-
Bukan Sekadar Hitung Langkah, Galaxy Watch Ultra2 dan Watch9 Bantu Atur Beban Latihan
-
Korban FOMO Merapat! Eksotisnya Wajah Sungai Bogowonto Purworejo Saat Surut
-
Prabowo Tak Main-Main! Bidik 4 Korporasi di Balik Karhutla Kalimantan, Izin Bakal Dicabut