Suara.com - Perayaan Tahun Baru Imlek 2022 akan jatuh pada Selasa, 1 Februari 2022 mendatang. Tahun Baru Imlek selalu disambut secara meriah dengan berbagai tradisi yang ada, salah satunya adalah dengan memberikan angpao kepada orang lain. Seperti apa sejarah dan makna angpao?
Angpao merupakan sebuah amplop berisikan uang yang diberikan kepada anak-anak, orang tua maupun orang yang belum menikah. Biasanya angpao dibungkus dengan kertas merah yang memiliki arti sebuah harapan bahwa penerima angpao akan mendapatkan keberuntungan serta nasib yang baik di sepanjang tahun. Lantas, seperti apa sejarah dan makna angpao?
Selain itu, warnah merah dalam angpao juga menggambarkan rasa gembira, semangat dan energi positif kepada siapa saja yang menerimanya. Angpao biasanya dibagikan pada saat malam perayaan Imlek atau saat beribadah di Vihara.
Lantas bagaimana sejarah dan makna angpao dalam tradisi Imlek setiap tahunnya? Simak ulasannya berikut ini.
Diketahui, angpao berasal dari Dinasti Qin di China pada 221 SM hingga 206 SM. Pada masa itu, orang tua memberikan koin yang diikat dengan benang merah dan diberikan kepada anak muda. Angpao tersebut dikenal sebagai ya sui qian.
Tujuan dari koin tersebut adalah untuk mengusir roh jahat serta dapat melindungi siapa pun penerimanya dari penyakit dan kematian. Lalu, ya sui qian diganti dengan amplop merah hingga sekarang. Koin tersebut diletakkan di dalam amplop merah yang kemudian diberikan kepada anak-anak sebagai simbol mengharap umur panjang.
Diketahui, asal mula ya sui qian berasal dari sebuah kisah iblis jahat bernama Sui. Anak-anak yang disentuh kepala saat tidur oleh Sui dapat jatuh sakit dan meninggal dunia. Orang tua terjaga setiap malam dan berdoa agar diberikan umur panjang kepada anaknya dan koin tersebut diletakkan di bawah bantal untuk mengelabuhi iblis jahat Sui tersebut.
Makna Angpao
Baca Juga: Ucapan Imlek untuk Bos atau Atasan dalam Bahasa Mandarin Formal
Angpao diberikan pada perayaan Tahun Baru Imlek yang menggambarkan kepedulian kepada sesama. Selain itu, angpao juga selalu identik dengan warna merah yang bermakna semangat, keberuntungan, kebaikan, kesejahteraan dan mengusir energi-energi negatif. Bagi siapa saja penerimanya, diharapkan akan memiliki nasib yang baik sepanjang tahun.
Demikian adalah sejarah dan makna angpao dalam tradisi Imlek yang dapat kamu ketahui. Semoga bermanfaat!
Kontributor : Muhammad Zuhdi Hidayat
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP Terbaik di Bawah Rp1,5 Juta, Performa Awet untuk Jangka Panjang
- Langkah Progresif NTT: Program Baru Berhasil Hentikan Perdagangan Daging Anjing di Kupang
- Promo THR Alfamart Maret 2026: Sirup Marjan dan Biskuit Lebaran Diskon Gila-gilaan, Mulai 6 Ribuan
- 5 Mobil Bekas untuk Jangka Panjang: Awet, Irit, Pajak Ringan, dan Ramah Kantong
- Promo Kue Kaleng Lebaran Indomaret Alfamart Terbaru, Harga Serba Rp15 Ribuan
Pilihan
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
-
Trump Bilang Perang Segera Selesai, Iran: Ngaku Saja, Amunisi Kalian Sudah Mau Habis
-
Selain Bupati, KPK Juga Gelandang Wabup Rejang Lebong ke Jakarta Usai OTT
-
Patuhi Perintah Trump, Australia Kasih Suaka ke 5 Pemain Timnas Putri Iran
-
Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
Terkini
-
Update Perang Iran: Korban Jiwa Terus Bertambah, Israel Serang Medis, Trump Ingkar?
-
Benjamin Netanyahu Menghilang saat Israel Jadi 'Neraka Dunia', Isu Meninggal Dunia Makin Kuat
-
HUT ke-12 Suara.com, Kabid Humas Polda Metro Berharap Jadi Media Edukatif dan Penyejuk Masyarakat
-
Iran ke AS - Israel: Akan Banyak Kejutan Menanti
-
Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
-
Pendidikan Iddo Netanyahu, Yahudi Cerdas Adik Benjamin Netanyahu yang Dikabarkan Tewas Dibom Iran
-
Potret Tel Aviv Luluh Lantak Dihujani Rudal Iran, Eks Tentara Israel: Netanyahu Penjahat!
-
Kutip Doa Syekh Mesir, Ini Pesan Mendalam Quraish Shihab untuk Presiden Prabowo di Nuzulul Qur'an
-
Iran Tolak Tawaran Dialog Trump: Selama Ramadan Kami Tak Berbicara dengan Setan
-
Iran Ancam Bunuh Donald Trump: Kini Kamu Harus Hati-hati!