Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan merespon angka kasus positif Covid-19 Indonesia yang meroket hingga 802 kasus pada Selasa (11/1/2022).
Luhut mengklaim tingginya angka penambahan kasus harian ini disebabkan oleh para pelaku perjalanan luar negeri yang terkonfirmasi positif Covid-19 saat tes di pintu masuk negara.
"Hari ini jumlah kasus mencapai 802 kasus, tetapi sebagian masih disumbangkan oleh pelaku perjalanan luar negeri. Dari 537 kasus di Jakarta, 435 kasus berasal dari PPLN," kata Luhut dalam jumpa pers, Selasa (11/1/2022).
Dia meminta seluruh pihak untuk menahan diri agar tidak bepergian ke luar negeri dalam waktu dekat jika tidak ada kepentingan yang mendesak, sebab penularan Covid-19 khususnya varian Omicron tengah meningkat di banyak negara.
"Kami sekali mengimbau masyarakat untuk tidak bepergian dulu keluar negeri dalam 2-3 minggu depan," ucapnya.
Diketahui, Satuan Tugas Penanganan Covid-19 mengumumkan kasus positif Covid-19 di Indonesia kembali bertambah sebanyak 802 orang pada Selasa (11/1/2022), sehingga total kasus mencapai 4.266.451 orang.
Dari jumlah itu, ada tambahan delapan orang meninggal sehingga total menjadi 144.144 jiwa meninggal dunia.
Kemudian, ada tambahan 446 orang yang sembuh sehingga total menjadi 4.116.648 orang lainnya dinyatakan sembuh.
Sementara kasus aktif atau orang yang masih dirawat naik 348 menjadi 6.659 orang, dengan jumlah suspek mencapai 5.045 orang.
Baca Juga: Satgas: Kasus Positif Covid-19 Naik Dua Kali Lipat Dalam Sepekan
Berita Terkait
-
Positif Covid-19? Ini 5 Hal Penting yang Bisa Membantu Meredakan Gejala yang Anda Alami
-
Mau Jadi Negara Maju, Indonesia Kejar Target Ekonomi Tumbuh 6 Persen Hingga 2045
-
Satgas: Kasus Positif Covid-19 Naik Dua Kali Lipat Dalam Sepekan
-
3 Pelajar di Krukut Positif COVID-19, PTM Tetap Lanjut, Ini Alasan Pemkot Jakarta Barat
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
Terkini
-
4 Poin Utama Rapat Terbatas Prabowo di Hambalang: Dari Industri Tekstil hingga Chip Masa Depan
-
Kecupan Hangat Puan dan Prananda untuk Megawati: Sisi Lain Kekeluargaan di Balik Rakernas PDIP 2026
-
Logika KPK: Staf Tak Mungkin Punya Rp4 M, Direksi Wanatiara Otak Suap Pajak?
-
KPK Aminkan Teori 'Kebocoran Negara' Prabowo, Kasus Pajak Tambang Jadi Bukti Nyata
-
Sinyal Tarif Transjakarta Naik Menguat? Anggaran Subsidi Dipangkas, Gubernur Buka Suara
-
KPK: Wajib Pajak Boleh Lawan Oknum Pemeras, Catat Satu Syarat Penting Ini
-
Kena OTT KPK, Pegawai Pajak Langsung Diberhentikan Sementara Kemenkeu
-
Antisipasi Risiko Perluasan, Tanah Ambles di Panggang Gunungkidul Segera Diuji Geolistrik
-
KPK Ungkap Akal Bulus Korupsi Pajak PT Wanatiara Persada, Negara Dibobol Rp59 M
-
5 Fakta OTT Kepala Pajak Jakut: Suap Rp6 Miliar Lenyapkan Pajak Rp59 Miliar