"Disangka penangkal gempa kali," cuit yang lain.
"Antara panik sama nanggung saja itu rambutan masih banyak," timpal warganet lainnya.
Beberapa warganet juga membawa makanan bukan barang berharga mereka saat gempa terjadi.
"Temen gue gempa-gempa bawa nasi bungkus," ujar seorang pengguna Twiter menyertakan foto temannya.
"Temen gue lagi minum es cendol di pantry, yang lain keluar gedung bawa barang penting kaya hp. Eh dia bawa es cendol hp nya ditinggal," imbuh lainnya.
"Sama gue tadi bukan bawa handphone malah bawa Indomie kremes," sahut yang lain.
"Hahahaaa gue tadi keluar kantor tenteng hp sama toples isi biskuit, enggak ingat sama laptop," kata lainnya.
Seorang warganet menceritakan pengalamannya saat gempa membawa susu bungkus yang ternyata berguna.
"Setidaknya ada yang dibawa, keingat dulu pas SD gempa Jogja 2006 keluar bawa sekardus susu bubuk 1kg. Enggak tahunya berguna buat bertahan hidup semingguan," ungkap warganet itu.
Baca Juga: Selain Jakarta, Gempa Banten 6,7 M Terasa Hingga Bandung dan Lampung
Kontributor : Haqia Alfariz Ramadhani
Tag
Berita Terkait
-
BMKG Mutakhirkan Kekuatan Gempa Banten dari M 6,7 Jadi M 6,6
-
Jakarta Diguncang Gempa M 6,7, Pegawai Kantor Wali Kota Jaksel: Goyang Banget
-
Pasien Covid-19 di Wisma Atlet Kemayoran Berhamburan ke Luar Tower Saat Gempa Banten M6,7
-
Selain Jakarta, Gempa Banten 6,7 M Terasa Hingga Bandung dan Lampung
-
Diguncang Gempa Banten Magnitudo 6,7, Pedagang Warung Makan di Palmerah: Kursi pada Bergoyang
Terpopuler
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- 7 HP Terbaru di 2026 Spek Premium, Performa Flagship Mulai Rp3 Jutaan
- Bedak Apa yang Bikin Muka Glowing? Ini 7 Rekomendasi Andalannya
- 7 Sepatu Running Adidas dengan Sol Paling Empuk dan Stabil untuk Pelari
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
Pilihan
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
-
Liburan Keluarga Berakhir Pilu, Bocah Indonesia Ditabrak Mati di Singapura
-
Viral Oknum Paspampres Diduga Aniaya Driver Ojol di Jakbar, Dipicu Salah Titik dan Kata 'Monyet'
-
Hasil Rapat DPR: Pasien PBI BPJS Tetap Dilayani, Pemerintah Tanggung Biaya Selama 3 Bulan
-
OJK Bongkar Skandal Manipulasi Saham, PIPA dan REAL Dijatuhi Sanksi Berat
Terkini
-
Terjebak Perdagangan Orang, 249 WNI Dipaksa Kerja 18 Jam di KambojaMyanmar
-
Anak Jurnalis Korban Pembunuhan Ngadu ke DPR, Soroti Ketimpangan Perlakuan Hukum Sipil dan Militer
-
Seskab Teddy Ungkap 8 Arahan Prabowo untuk Pimpinan TNI-Polri di Rapim
-
Wacana Prabowo Dua Periode Menguat, Begini Respons PKS Soal Pilpres 2029
-
NasDem Nilai Wacana Prabowo Dua Periode Masuk Akal, Approval Rating Hampir 80 Persen Jadi Dasar
-
Truk Terguling di S. Parman, Belasan Rute Transjakarta Terdampak Sore Ini
-
Pesan Prabowo untuk Thomas Djiwandono yang Resmi jadi Deputi Gubernur BI
-
Mantan Kepala LKPP Ungkap Aturan Harga E-Katalog dalam Sidang Dugaan Korupsi Nadiem Makarim
-
Ibu Korban Kecelakaan Maut di Singapura Masih Dirawat Intensif, Pengemudi Resmi Ditahan
-
Fakta Baru Kasus Pria Dikira Panggul Mayat, Biawak Gagal Dijual Dibawa Pulang Jalan Kaki