Suara.com - Master Kung Fu dan produser film Hong Kong, Sin Kwok Lam, menyatakan akan mencalonkan diri dalam pemilihan pemimpin Hong Kong akhir Maret. Petahana Carrie Lam belum menyatakan akan maju lagi atau tidak.
Master kung fu dan produser film Hong Kong Checkley Sin Kwok Lam mengatakan pada hari Rabu (19/1) bahwa dia akan mencalonkan diri dalam perlombaan kepemimpinan Hong Kong.
Pernyataan kejutan ini memberi tekanan baru kepada petahana Carrie Lam yang belum mengonfirmasi, apakah dia akan mencalonkan diri untuk masa jabatan kedua.
Pria berusia 65 tahun itu adalah orang pertama yang mengumumkan pencalonan diri menjelang pemilihan pada 27 Maret mendatang.
Masa jabatan Kepala Eksekutif saat ini, Carrie Lam, resminya akan berakhir pada bulan Juni. Kandidat pemimpin eksekutif harus mendapat dukungan dari badan pemilihan yang terdiri dari 1.500 orang pro-Beijing di bawah prinsip peraturan baru "Hanya Patriot".
Belum jelas apakah Sin Kwok Lam akan mendapat lampu hijau dari badan pemilihan.
Aparat Hong Kong selama beberapa bukan terakhir melakukan pembredelan media dan penangkapan terhadap jurnalis kritis.
Dalam video di kanal YouTube, Sin Kwok Lam mengatakan banyak pendukungnya di internet yang meyakinkan dia untuk maju dan "berubah pikiran", karena dia dulu berprinsip untuk tidak terlibat dalam politik.
Yakin bisa menang "Di bawah sistem pemilihan baru, saya percaya setiap patriot yang mampu dan dapat diandalkan bisa bergabung dalam pemilihan kepala eksekutif yang baru," kata Sin Kwok Lam dan menambahkan: "Saya percaya bahwa saya memiliki kemampuan untuk menang."
Baca Juga: Hong Kong Musnahkan 2.000 Hamster dan Larang Warganya Cium Binatang Peliharaan
Media-media lokal berspekulasi bahwa calon potensial untuk menang termasuk Sekretaris Keuangan Paul Chan, dan mantan kepala Organisasi Kesehatan Dunia WHO, Margaret Chan.
Sedangkan pejabat saat ini Carrie Lam dinilai masih punya peluang, namun berulang kali menolak berkomentar ketika ditanya wartawan apakah dia akan maju untuk masa jabatan kedua.
Sin Kwok Lam, yang memproduseri film kung fu Ip Man, telah menjadi promotor aktif seni bela diri di Hong Kong.
Dia juga mengepalai Serikat Wing Chun Dunia, yang berfokus pada gaya kung fu tradisional Tiongkok selatan yang dipopulerkan di Hong Kong oleh kung fu master Ip Man dan Bruce Lee.
Punya kanal You Tube dan sering kritik "hipokrisi barat" Sin Kwok Lam bulan Juli lalu mengundurkan diri dari jajaran pimpinan perusahaan National Arts Group, namun saham perusahaan melonjak lebih dari 50% pada hari Rabu ketika ia mengumumkan akan mencalonkan diri.
Inilah lonjakan saham terbesart perusahaan itu sejak 2006. Sin Kwok Lam lahir di Hong Kong dan sekarang menjadi figur populer.
Berita Terkait
-
BPJS Ketenagakerjaan Gandeng NU, Bidik Perlindungan Pekerja Informal Skala Nasional
-
Powder Foundation Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Rekomendasi yang Anti Luntur
-
Mengenal Habib Mahdi Alatas, Sosok Lantang Suarakan Pelecehan oleh Syekh Ahmad Al Misry
-
Kata-Kata Pelatih Indonesia yang Ikut Antar Al Nassr Juara Liga Arab Saudi Putri
-
Mengintip Kecanggihan Toyota Woven City Kota Masa Depan Berbasis AI untuk Mobilitas Global
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Amerika Serikat Perluas Blokade Iran ke Selat Hormuz Hingga Samudra Pasifik dan Hindia
-
Perang AS - Iran Bikin Eropa Boncos, Biaya Impor Bahan Bakar Bengkak Rp 505 Triliun
-
Halalbihalal Tokoh Sumbagsel: Mendagri Tito Ajak Rumuskan Program Nyata 2027-2029
-
Gaji Jurnalis Pemula Disorot: Idealnya Rp 9,1 Juta, Faktanya Masih Banyak di Bawah UMR
-
PERKUPI Lantik Pengurus Jakarta, Tegaskan Peran Jaga Kerukunan Umat Beragama di Ibu Kota
-
Alasan KPK Dorong Capres hingga Cakada dari Kader Parpol: Demi Cegah Mahar Politik
-
Hadirkan Raisa hingga Yura Yunita, Pagelaran Sabang Merauke 2026 Siap Guncang Indonesia Arena!
-
Terseret Pusaran Narkoba, Pemprov DKI Jakarta Segel Permanen Whiterabit PIK
-
Swadaya Warga Matraman Lindungi Ibu Hamil dan Anak dari Asap Rokok
-
Dokumen Pentagon Bocor Ungkap Rencana AS Hukum Spanyol dan Inggris Terkait Perang di Iran