Suara.com - Politisi PKS Tifatul Sembiring memberikan tanggapannya mengenai perkataan Edy Mulyadi tentang wilayah Kalimantan.
Dalam sebuah video, Edy Mulyadi menyebutkan Kalimantan sebagai tempat jin buang anak.
Perkataan tersebut langsung menuai perhatian publik. Pasalnya, Edy Mulyadi dianggap menghina Kalimantan.
Menanggapi hal tersebut, Tifatul Sembiring menilai perkataan tersebut bukan suatu penghinaan.
"Nggak ada kalimat menghina. Yang menghina yang mana? Nggak ada delik hukumnya juga. SARA juga enggak ada," beber Tifatul, dikutip dari makassar.terkini.id--jaringan Suara.com.
Tifatul mengaku telah menanyakan hal ini kepada rekan-rekannya mengenai kalimat tersebut.
Menurutnya, kalimat 'tempat jin buang anak' merupakan konotasi dari lokasi yang jauh, sepi, dan seram.
"Tempat sepi, jauh, serem, itu maknanya tiga itu, bukan tempat jorok," ujarnya.
"Saya kan tinggal Depok sekarang. Waktu saya pindah ke Depok, kata temen-temen juga bilang ‘lu mau pindah ke tempat jin buang anak?’. Jadi tidak ada konotasi penghinaan," imbuhnya.
Oleh karena itu, Tifatul berpendapat, polemik ini tak perlu diperpanjang.
"Sudahlah. Kita ini ada 1.342 suku, ada 800 bahasa, ada 17.508 pulau dan ada sekian budaya. Udah, jangan baperan deh, dikit-dikit kesinggung, nanti susah bergaul kita ini. Nanti orang Batak ngomong kenceng, tersinggung. Jadi saling memahamilah. Suku bangsa begitu banyak tapi dikit-dikit kesinggung, kapan nikahnya kita," ujarnya.
Berita Terkait
-
Ngeri! Panglima Tambak Baya Siap Mati Tantang Edy Mulyadi : Baik Magic atau Hukum Rimba
-
Terry Putri hingga Ian Kasela Ikut Geram, Edy Mulyadi Minta Maaf soal 'Tempat Jin Buang Anak'
-
Dikritik Edy Mulyadi "Macan Jadi Mengeong," Prabowo Tak Marah, Tapi Partainya Lapor Polisi: Pak Prabowo Sibuk Kerja
-
Soal Masalah Edy Mulyadi, Ketua Fraksi PKS: Tak Selalu Caleg Berurusan dengan Partainya!
-
Marah Kalimantan Disebut Tempat Jin Beranak, Viral Panglima Tambak Baya Kutuk Edy Mulyadi
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
AS dan Israel Bom Sekolah Khusus Putri di Iran, 36 Siswi Tewas
-
Pernyataan Resmi Kemlu RI soal Serangan AS-Israel ke Iran: Indonesia Siap Fasilitasi Dialog
-
Perang Meluas di Timur Tengah: Iran Hantam Arab Saudi, Bahrain, Qatar, Kuwait dan Uni Emirat Arab
-
Iran Bom Markas Besar Angkatan Laut AS! Lalu Tembakkan 75 Rudal ke Israel
-
Sabtu Pagi Teheran Dibom, Sabtu Sore Iran Langsung Kirim Rudal ke Israel
Terkini
-
Fakta Tersembunyi Iran Dikeroyok AS dan Israel: Benarkah Cuma karena Isu Kepemilikan Nuklir?
-
AS dan Israel Bom Sekolah Khusus Putri di Iran, 36 Siswi Tewas
-
Pernyataan Resmi Kemlu RI soal Serangan AS-Israel ke Iran: Indonesia Siap Fasilitasi Dialog
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Pangkalan AS, Timur Tengah di Ambang Eskalasi
-
Satu Warga Abu Dhabi Tewas, Uni Emirat Arab Ancam Balas Serangan Iran
-
Perang Meluas di Timur Tengah: Iran Hantam Arab Saudi, Bahrain, Qatar, Kuwait dan Uni Emirat Arab
-
Kenapa Pakistan Deklarasikan Perang ke Afghanistan? Ini 5 Faktanya
-
BGN Tegaskan Info Pembukaan PPPK Tahap 3 Hoaks, Masyarakat Diminta Waspada Penipuan
-
KPK Soroti Mobil Dinas Rp 8,5 M Gubernur Kaltim, Ingatkan Risiko Korupsi Pengadaan
-
Iran Bom Markas Besar Angkatan Laut AS! Lalu Tembakkan 75 Rudal ke Israel