Suara.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengakui sampai saat ini masih terjadi kelangkaan penjualan minyak goreng di wilayah ibu kota. Pembatasan perdagangan pun diminta agar dilakukan para pedagang.
Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) DKI Elisabeth Ratu Rante Allo meminta pedagang ritel modern membatasi penjualan minyak goreng sebanyak 2 liter kepada satu orang pembeli. Hal ini dinilainya perlu dilakukan agar penjualan minyak goreng lebih merata didapatkan semua masyarakat.
“Mengimbau kepada para pelaku ritel modern yang memiliki stok minyak goreng agar menerapkan pembatasan penjualan minyak goreng yaitu maksimal sebanyak 2 liter per orang,” ujar Ratu saat dikonfirmasi, Kamis (25/1/2022).
Kendati demikian, Ratu mengakui penerapannya akan sulit Karena tak langsung diterima oleh para pedagang.
Pihaknya juga bersama Kementerian Perdagangan telah melakukan Operasi Pasar Minyak Goreng pada tanggal 14 hingga 19 Januari 2022 di 5 Wilayah Kota Administrasi DKI.
“Dinas PPKUKM juga telah melakukan monitoring dan pengawasan di lapangan agar kebijakan dari Pemerintah Pusat bisa berjalan dengan baik,” kata dia.
Ia akan berupaya memastikan stok minyak goreng di pasaran dapat terpenuhi selama 6 bulan ke depan dengan harga yang telah ditetapkan oleh Pempus.
Diketahui, berdasarkan data yang dihimpun dari infopangan.jakarta.go.id, harga minyak goreng pada 25 Januari adalah Rp19.511 per kilogram.
Baca Juga: Kasihan Lihat Pedagang Kecil di Madiun dan Ponorogo, Rima Darma Bagi-bagikan Minyak Goreng
Berita Terkait
-
Kasihan Lihat Pedagang Kecil di Madiun dan Ponorogo, Rima Darma Bagi-bagikan Minyak Goreng
-
Salut, Emak-emak Ponorogo Bagikan Ribuan Liter Minyak Goreng Usai Menang Arisan
-
Warganet Bagikan Tips Dapat Porsi Banyak Saat Jajan Pinggir Jalan, Videonya Sukses Dilihat Lebih dari 3 Juta Kali
-
Menolak Digusur, Puluhan Pedagang Terlibat Adu Mulut Dengan Satpol PP di Kawasan GOR Pangsuma Pontianak
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Kapolri Minta Jajaran Polri Perkuat Sinergi dengan APH Hadapi Dinamika Global
-
Viral Aksi Bejat Pria Rekam Rok Penumpang dari Kolong Peron Stasiun Kebayoran, Polisi Buru Pelaku
-
Cari Keadilan! Keluarga Korban Kekerasan TNI Serahkan Kesimpulan Gugatan UU Peradilan Militer ke MK
-
Orang Dekat Bobby Nasution Diperiksa KPK dalam Kasus Dugaan Suap Proyek PUPR Sumut
-
Kemendagri Perluas Pemanfaatan IKD, Ratusan Ribu Warga Akses Layanan Tanpa Fotokopi KTP
-
Berapa Harga Tiket Kapal Pesiar MV Hondius? Liburan Mewah Berujung Infeksi Hantavirus Mematikan
-
Membedah Pola Pikir Anggota BAIS TNI Penyiram Air Keras Andrie Yunus
-
Terdakwa Kasus Pemerasan K3 Klaim Dapat Surat Kaleng, Apa Isinya?
-
Kapolri Bakal Lakukan Revisi Perkap Hingga Perpol Usai Terbitnya Rekomendasi KPRP
-
Sidang Kasus Andrie Yunus, Eks Kepala BAIS: Kalau Dipaksa ke Peradilan Umum Bisa Berujung Impunitas