Suara.com - Penjaga Pantai Amerika Serikat pada Selasa (25/1) mencari 39 orang yang telah hilang selama beberapa hari setelah satu perahu, yang diyakini digunakan untuk menyelundupkan orang, terbalik di lepas pantai Florida dalam perjalanan dari Bahama.
Seseorang yang kebetulan berada di dekat lokasi menyelamatkan seorang pria yang berpegangan pada perahu, sekitar 72 kilometer sebelah timur Fort Pierce. Orang itu kemudian menelepon Penjaga Pantai pada Selasa (25/1) pagi, kata badan keamanan maritim di Twitter.
Pria itu mengatakan dia bersama 39 orang lainnya pergi meninggalkan pulau Bimini di Bahama pada Sabtu (22/1) malam. Dia mengatakan perahu terbalik dalam cuaca buruk dan tidak ada yang memakai jaket pelampung.
Penjaga Pantai menduga itu kasus penyelundupan manusia. Para pejabat mengatakan di Twitter bahwa mereka melakukan pencarian melalui udara dan laut di area sekitar 218 kilometer yang membentang dari Bimini ke pulau kecil di Fort Pierce.
Para migran telah lama menggunakan pulau-pulau di Bahama sebagai batu loncatan untuk mencapai Florida dan Amerika Serikat. Mereka biasanya mencoba memanfaatkan jeda cuaca untuk menyeberang, tetapi perahu-perahu yang digunakan sering kelebihan beban dan rentan terbalik. Selama bertahun-tahun insiden itu menyebabkan ribuan kematian. (Sumber: VOA Indonesia)
Berita Terkait
-
Baru Saja Simulasi Penyelamatan, Tragedi Kapal Terbalik Angkut TKI Ilegal ke Malaysia Terjadi Lagi
-
Video Detik-detik Kapal Terbalik
-
Perahu Satu Keluarga Terbalik di Rokan Hulu, 4 Ditemukan Tewas, Tiga Selamat
-
Kapal Kargo Inggris dan Denmark Tabrakan di Laut Baltik, Pihak Berwenang Tahan Dua Orang
-
Kemlu RI Sebut Total Korban Kapal Terbalik di Johor Capai 16 Orang
Terpopuler
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak
- 5 Bedak Tabur Translucent Lokal yang Bikin Makeup Tampak Halus dan Tahan Lama
Pilihan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
Terkini
-
Mengenal Istilah Ngadal: Tradisi 'Magang' Anak SMP Jadi Penjaga Perlintasan Rel Liar
-
Rekam Jejak Kontroversial Sara Duterte: Dari Pukul Petugas hingga Ancam Pembunuhan Ferdinand Marcos
-
Sistem Biokontainment Amerika Serikat Siaga Penuh Antisipasi Ledakan Kasus Hantavirus
-
Puan Maharani Soal Larangan Nobar Film 'Pesta Babi', Minta DPR Panggil Pihak Terkait
-
SMAN 1 Pontianak Tuntut Klarifikasi LCC 4 Pilar MPR RI: Juri Diduga Tak Konsisten
-
Mencekam Hantavirus di Kapal MV Hondius, dari Pasien Kritis Sempat Didiagnosis Cuma Mengalami Stres
-
Minta Maaf ke Siswa SMAN 1 Pontianak, Hetifah Sjaifudian Perjuangkan Tanding Ulang LCC 4 Pilar
-
Datang ke RSCM, Oditur Militer Pulang Tanpa Bisa Temui Andrie Yunus
-
Usut Korupsi Outsourcing Pekalongan, KPK Cecar Ryan Savero Soal Aliran Uang ke Fadia Arafiq
-
Sering Jumat Berkah, Pemilik Kontrakan Ungkap Aktivitas Bidan di Sleman Usai 11 Bayi Dievakuasi