Suara.com - Seorang pria berna Erwin Winarno menjelajah alam Indonesia selama 16 tahun. Kisah pria ini diceritakan oleh pengguna media sosial TikTok @hartatahtanofika.
Selama 16 tahun menjelajah Indonesia, Erwin Winarno mencari satwa langka yang dianggap punah. Beliau mengabadikan setiap satwa langka yang ditemui dalam lensa kameranya.
Erwin ingin memberikan edukasi dan jejak digital tentang satwa langka yang ada di Indonesia kepada anak cucu kelak.
Beliau membagikan semua pengetahuan ini kepada generasi Indonesia melalui channel Youtube pribadinya Erwin Winarno.
Erwin juga melakukan kegiatan reboisasi hutan gundul bekas erupsi secara mandiri. Beliau mereboisasi hutan tersebut dengan menggunakan dana pribadinya.
Erwin melakukan reboisasi hutan gundul itu pada tahun 2012. Setelah 10 tahun berlalu Erwin mendatangi hutan yang dulu direboisasinya.
Hutan gundul ini telah berubah lebih hijau dengan pohon-pohon yang tumbuh subur.
Warganet salut dengan Erwin Winarno
Pengunggah video yang merupakan anak dari kakak Erwin Winarno merasa bangga dengan apa yang beliau perbuat.
Dia ingin warganet meramaikan Youtube Erwin Winarno dengan cara subscribe channel tersebut.
Sejak diunggah beberapa jam lalu video TikTok @hartatahtanofika telah ditonton sebanyak 285, 2 ribu kali. Warganet salut dengan Erwin Winarno.
Warganet memberikan pujian sekaligus dukungan terhadap beliau.
"Omnya keren sumpah. Senang juga ada mbaknya dan keluarga yang dukung. Jarang ada yang begitu, biasanya nyinyirin," komentar salah satu warganet.
"Wah keren, dengan kita dukung channel Youtube bapaknya kita bisa ikut bantu bapak dalam pelestarian alam loh. Yuk gaskan," ungkap yang lain.
"Keren banget om kamu. Semoga selalu diberikan kesehatan dan umur yang panjang," kata lainnya.
Tag
Berita Terkait
-
5 Hits Bola: Shin Tae-yong Minta Maaf pada Wartawan Jelang Laga Timnas Indonesia Vs Timor Leste, Kenapa?
-
Indonesia vs Timor Leste: Skuad Garuda Jangan Pongah, Nanti Kalah
-
Bikin Bengek, Siswa Ini Bawa Ayam Peliharaan ke Kelas, 'Sekolah Sangu Tirex'
-
Keterisian Tempat Tidur Di RS Meningkat, KSP Imbau Pasien Omicron Tanpa Gejala Lebih Manfaatkan Isoman
-
5 Senjata Paling Kuat dalam Sejarah Video Game
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
Terkini
-
Literasi Halal Dinilai Masih Lemah, LPPOM Siapkan Pelajar Jadi Agen Perubahan
-
Jepang Studi Banding Program MBG di Indonesia
-
Kasus Korupsi LPEI Berkembang, Kejati DKI Tetapkan 4 Tersangka Baru dan Sita Aset Rp566 Miliar
-
Merasa Tak Dihargai, Anggota DPR Semprot Menteri KKP: Kami Seperti 'Kucing Kurap'
-
Korban Bencana Boleh Manfaatkan Kayu Hanyut, Kemenhut Juga Stop Penebangan Hutan
-
Politisi PDIP Ingatkan Prabowo: Jangan Buru-buru Bangun IKN, Siapkan Dulu Ekosistemnya
-
Bukan Sekadar Banjir: Auriga Desak KLHK dan KPK Usut Dugaan Korupsi di Balik Perusakan Lahan PT TPL
-
BNI Bersihkan Masjid Darul Aman Pascabanjir di Agam
-
Kritik Tajam ke Prabowo Soal IKN: Politisi PDIP Minta Stop Pembangunan Baru, Fokus Ini!
-
Mahfud MD Sebut Jaksa Tidak Fair dalam Kasus Nadiem Makarim, Ini Alasannya