Suara.com - Sebanyak 31 pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkonfirmasi positif Covid-19. Pegawai di Bidang Penindakan paling rentan tertular.
Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri mengatakan jumlah tersebut bertambah, dari sebelumnya hanya 18 orang pada Jumat (28/1/2021) sore lalu.
"Tadi mendapat info terakhir ada 31 pegawai yang terdiri dari berbagai direktorat, setelah di test PCR terkonfirmasi positif Covid-19," kata Ali kepada wartawan.
Jelasnya, pegawai KPK yang paling rentan tertular Covid-19, mereka yang bekerja di Bidang Penindakan. Hal itu kata Ali, karena memobilitas yang tinggi.
"Di bidang penindakan karena mobilitas cukup tinggi, ada yang keluar kota," kata dia.
Lanjutnya dari 31 pegawai yang positif Covid-19, seluruhnya mengalami gejala ringan. Mereka menjalani isolasi mandiri di rumah masing-masing.
"Sejauh ini tidak ada yang di rawat di rumah sakit, dan kemarin teman di penindakan positif karena banyaknya mobilitas," kata Ali.
Terkait maraknya pegawainya yang terpapar Covid-19, KPK mengaku akan segera melakukan evakuasi.
"Saat ini kami akan mengadakan rapat terkait evaluasi kerja temen-temen ini. Apakah nanti sebagaian di rumah apa, sebagian di kantor. Kami akan evaluasi," tandas Ali.
Tag
Berita Terkait
-
Kasus Pertama Omicron di Riau, Pasien Ternyata Kabur saat Isolasi di Batam
-
Varian Omicron Gejalanya Ringan Tapi Tetap Bisa Sebabkan Kematian, Kemenkes: Kalau Bergejala Segera Tes
-
Waspada dan Jangan Panik! Gelombang Ketiga Pandemi Covid-19 Sudah Masuk Indonesia
-
Indonesia Masuk Gelombang Ketiga Covid-19, IDI Minta Masyarakat Tidak Panik
Terpopuler
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
- Persija Sudah Temukan Pengganti Mauricio Souza, Target Juara Super League Musim Depan
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
Pilihan
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
Terkini
-
Buntut Film Pesta Babi, Mama Sinta Asal Papua Polisikan Ketua LBH Merauke di Jakarta
-
Eropa Tegang! Vladimir Putin Ancam Bombardir Dua Negara NATO
-
Alarm Regresi Demokrasi, Menguatnya Kartelisasi Politik dan Ancaman Neo Otoritarianisme di Indonesia
-
Buron! Bareskrim Kejar Bos New Zone Medan, Diduga Jadi Bandar Narkoba di Kelab Malam Miliknya
-
Krisis Literasi Belum Selesai, Kenapa Siswa Bakal Dipaksa Belajar Bahasa Prancis?
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Risiko Bencana Alam, Bupati dan Wali Kota Jabar Diminta Hentikan Pembangunan di Hutan & Perkebunan
-
Skandal Epstein Memanas! Pam Bondi Akui Ada Kesalahan, DPR AS Curiga Ada Fakta yang Ditutupi
-
Banten Media Hub 2026: Ikhtiar Strategi Komunitas Media Lokal Bertahan di Era Digital
-
Prabowo Akhiri Kunjungan Kenegaraan di Prancis, Bertolak Kembali ke Jakarta