Suara.com - Kedatangan klub sepak bola Eropa, Real Madrid, Barcelona, dan Atletico Madrid ke Jakarta International Stadium (JIS) dipastikan kembali ditunda. Seharusnya, ketiga tim besar itu bakal bertanding di stadion kandang Persija Jakarta 5 pada Februari mendatang dalam turnamen International Youth Championship (IYC).
Hal ini dikatakan oleh Chairman Pancoran Soccer Field, I Gede Widiade. Widi mengatakan, penundaan ini terjadi karena kasus Covid-19 yang meroket di Indonesia khususnya Jakarta.
"Kasus Covid makin meningkat di Spanyol dan Indonesia, satu tim sudah menyatakan menunda dengan memperhatikan kondisi Covid terakhir. Atletico Madrid dipastikan menunda," ujar Widi saat dikonfirmasi, Selasa (1/2/2022).
Atletico disebutnya sudah secara tertulis menyatakan menunda kehadiran. Sementara Barcelona dan Real Madrid mengatakannya melalui konfirmasi tak tertulis.
"Sudah, secara tertulis menyusul. Semoga Covid segera mereda," jelasnya.
Widi tidak menyebutkan sampai kapan IYC akan ditunda. Ia hanya berharap pandemi Covid-19 segera mereda dan turnamen ini bisa segera terlaksana.
"Harus ditunda dengan melihat keadaan Covid di spanyol dan Indonesia," pungkasnya.
Diketahui, penundaan IYC ini merupakan yang kedua kalinya. Sebelum diundur jadi tanggal 5 Februari, seharusnya IYC digelar pada 4-11 Desember 2021 tapi ditunda juga karena alasan kasus Covid-19 yang kembali meroket dan munculnya varian baru.
Rencana awalnya, IYC digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Bali untuk babak awal dan di JIS, Jakarta ketika masuk semi final dan Final.
Berita Terkait
-
Rencana Pemerintah Memangkas Masa Karantina PPLN menjadi Lima Hari, Satgas Penanganan Covid-19: Sedang Kami Kaji
-
Penjelasan Satgas Covid-19 Soal Masa Karantina PPLN Dikurangi Jadi Lima Hari, Seluruh Pendatang Wajib Vaksin Lengkap
-
Di Tulungagung, Varian Delta Masih Mendominasi Ketikambang Varian Omicron
-
Pandemi Covid-19 Bikin Kecemasan dan Depresi Pada Perempuan Hamil Meningkat, Mengapa?
Terpopuler
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
Pilihan
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
Terkini
-
Narasi Viral Ternyata Rekayasa! Polisi: Model Ansy Jan De Vrie Bukan Korban Begal
-
Peringati Harkitnas, Menteri PANRB Dorong Transformasi Birokrasi Berbasis Data
-
'Tetangga Punya SHM, Kami Kok Tidak?' Warga Pangkalan Jati Tagih Keadilan Lahan ke Komisi XI DPR
-
Benjamin Netanyahu Minta Lepaskan Aktivis Global Sumud Flotilla
-
Dari Tragedi 98 hingga Isu Papua, Mahasiswa UI Suarakan Kekecewaan Lewat Aksi #Reformati
-
Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Diduga Terima SGD 213.600 di Kasus Suap Blueray Cargo!
-
Benjamin Natanyahu: Perlakuan Menteri Israel ke Aktivis Global Sumud Flotilla Tak Sesuai Norma
-
Video Aktivis Global Sumud Flotilla Dirilis Menteri Israel, Disuruh Sujud Sambil Tangan Diikat
-
Kata-kata Benjamin Netanyahu Aktivis Global Sumud Flotilla Diperlakukan Tak Manusiawi
-
Jaksa Ungkap Ada Kode Amplop 1 untuk Dirjen Bea Cukai Djaka Budi dalam Kasus Blueray