Suara.com - Staf Khusus Menteri Sekretaris Negara Faldo Maldini tanggapi santai soal gugatan Undang-Undang Ibu Kota Negara (UU IKN) yang diajukan oleh sejumlah pihak ke Mahkamah Konstitusi (MK). Alih-alih emosi, Faldo justru melihat kalau gugatan itu bisa menjadi ajang promo gratis untuk pemindahan IKN Nusantara.
"Bagus, memang begitu seharusnya. Orang bisa jadi tahu lebih dalam ide IKN ini, active citizen adalah aset negara, bisa promosi gratis," kata Faldo saat dihubungi wartawan, Rabu (2/2/2022).
Kendati begitu, secara serius Faldo mengatakan kalau gugatan itu menjadi salah satu hak dari warga negara. Mewakili pemerintah, Faldo lantas mempersilahkan kepada warga negara yang hendak melayangkan gugatan untuk UU IKN.
Di samping adanya gugatan tersebut, Faldo juga menegaskan kalau pemerintah akan menyiapkan jawaban sebagai tergugat.
"Pemerintah berkomitmen akan melindungi hak setiap warga negara. Kami pun tentunya akan siapkan jawaban-jawaban substantif," ujarnya.
Lebih jauh, Faldo juga menerangkan kalau saat ini pemerintah tengah fokus menyiapkan IKN di Kalimantan Timur. Menurutnya, IKN tersebut menjadi jembatan kebahagiaan dan kesatuan bangsa.
"Ibu kota itu buat anak cucu kita, persembahan generasi hari ini untuk mereka yang akan meneruskan ikhtiar kebangsaan kita. Mungkin mayoritas kita yang hidup hari ini bisa jadi tidak merasakannya secara utuh, ini warisan untuk penerus kita."
UU IKN Resmi Digugat ke MK
Mengutip Terkini.id -- Jaringan Suara.com, sejumlah tokoh penting berencana menggunggat Undang-Undang Ibu Kota Negara (UU IKN) ke Mahkamah Konstitusi (MK) pada siang ini, Rabu (2/2/2022).
Berbagai tokoh mulai dari purnawirawan jenderan TNI, politikus, hingga aktivis disebut telah mendaftarkan diri sebagai pemohon uji formil UU IKN.
Para pemohon menilai bahwa UU IKN cacat formil sehingga layak untuk dibatalkan oleh MK.
“Poros Nasional Kedaulatan Negara (PNKN) akan mendaftarkan permohonan uji formil UU Ibu Kota Negara (IKN) ke Mahkamah Konstitusi,” ungkap salah satu kuasa pemohon, Viktor Santoso Tandiasa kepada wartawan.
Hingga berita ini diterbitkan, setidaknya sudah ada 25 nama orang yang mendaftarkan diri sebagai pemohon uji formil UU IKN, antara lain:
- Dr Abdullah Hehamahua
- Dr Marwan Batubara
- Dr H Muhyiddin Junaidi
- Letjen TNI. Mar (Purn) Suharto
- Letjen TNI (Purn) Yayat Sudrajat
- Mayjen TNI (Purn) Soenarko
- Taufik Bahaudin, SE. (Alumni UI)
- Dr Syamsul Balda, S.E. M.M., M.BA.
- Habib Muhsin Al Attas
- Agus Muhammad Maksum (Jatim)
- Drs HM Mursalim R
- Ir Irwansyah (Alumni UI)
- Agung Mozin
- Afandi Ismail (HMI MPO)
- Gigih Guntoro (GMNI)
- Rizal Fadillah (Jabar)
- Narliswandi Piliang
- Neno Warisman
- DR Ir H Memet Hakim (Jabar)
- Ir Syafril Sofyan (Jabar)
- H Memet Hamdan, SH MSc (Jabar)
- Memet A Hakim, SH (Jabar)
- Prof Dr Daniel M Rosyid (Jatim)
- Dr Masri Sitanggang (Sumut)
- Khairul Munadi SH (Sumut)
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
-
Anak-anak Kena ISPA hingga Pneumonia, Warga Terdampak RDF Rorotan Siapkan Gugatan Class Action
-
Kriminolog Soroti Penangkapan 8 Teroris Poso: Sel Radikal Masih Aktif Beregenerasi
-
Endus Bau Amis Korupsi RDF Rorotan, Massa Geruduk Gedung DPRD DKI: Pansus Jangan Mati Suri!
-
Teruskan Perjuangan Kakak, Menkes Beri Beasiswa Pendidikan Dokter untuk Adik Mendiang Myta Aprilia
-
UHN dan CISDI Gandeng Harvard Medical School, Bangun Pusat Riset Kesehatan Primer di RI
-
Hanya Modal Gunting, Pemuda di Kalideres Gasak Honda Scoopy di Halaman Rumah
-
Eks Kasat Narkoba Polres Bima Digelandang ke Bareskrim, Terseret TPPU Koko Erwin
-
Sepakat Saling Memaafkan, Aksi Saling Lapor Waketum PSI Berujung Damai
-
Wamendagri Ribka Haluk Tekankan Penguatan Peran MRP dalam Penyusunan RPP Perubahan Kedua PP 54/2004