Suara.com - Tender penggarap proyek sirkuit Formula E akhirnya rampung dan memiliki pemenang. Namun, hal ini justru membuat Anggota DPRD DKI Jakarta fraksi PDIP, Gilbert Simanjuntak, keheranan.
Gilbert mengaku ragu dengan pembuatan lintasan di kawasan Taman Impian Jaya Ancol itu. Pasalnya, lintasan itu akan dibuat dari bekas buangan lumpur dengan hanya waktu sekitar tiga bulan.
Karena itu, ia mengaku heran jika masih saja ada perusahaan yang berani menggarap proyek tersebut. Apalagi, sebelum ini tender tersebut sempat dinyatakan gagal.
"Semoga bukan dipaksakan, karena rasanya aneh kalau tetap ada yang berani mengerjakan, melihat kemarin (proses lelang) gagal. Ini pekerjaan yang tidak mudah dan dicermati banyak orang se-Indonesia," ujar Gilbert kepada wartawan, Jumat (4/2/2022).
Karena itu, Gilbert meminta PT Jakarta Propertindo membuka siapa perusahaan pemenang lelang. Masyarakat harus tahu dan menelusuri soal pemenang tender itu.
"Kita tunggu mereka bikin rilisnya, ya. Soal keterbukaan lelang sudah diatur. Memang harus dibuka siapapun pemenangnya hingga alamat perusahaannya," pungkasnya.
Diketahui, tender penggarap sirkuit Formula E di kawasan Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta Utara akhirnya selesai. Setelah sempat gagal pada lelang pertama, kini sudah ada nama perusahaan pemenang proyek lintasan ajang balap mobil listrik itu.
Hal ini dikatakan oleh Direktur Utama PT Jakarta Propertindo atau JakPro Widi Amanasto. Namun, ia tidak mau membeberkan nama perusahaan yang menjadi pemenangnya.
"Sudah (ada pemenang tender) update info ke Corcom JakPro," ujar Widi saat dihubungi, Jumat (4/2/2022).
Baca Juga: PTM di Jakarta Jadi 50 Persen, Pemprov DKI Usul Level PPKM Jakarta Dinaikkan
Terpisah, Corporate Communication Manager PT JakPro, Melisa Suciati, juga tidak mau menjelaskan lebih lanjut. Ia menyatakan nantinya hasil tender tersebut akan diumumkan malam ini.
"Ditunggu update-nya malam ini ya, rilisnya sedang kami siapkan," pungkas Melisa.
Berita Terkait
-
Sempat Gagal, Tender Sirkuit Formula E Akhirnya Selesai, Siapa Penggarap Pemenang Proyek?
-
Nama Wakil Ketua DPRD Taufik Disebut dalam Fakta Persidangan Kasus Korupsi Lahan Munjul, KPK: Akan Dianalisis Jaksa
-
PTM di Jakarta Jadi 50 Persen, Pemprov DKI Usul Level PPKM Jakarta Dinaikkan
-
KPK Periksa Wakil Ketua Komisi E DPRD DKI Jakarta Terkait Formula E
-
Namanya Disebut Dalam Kasus Korupsi Lahan Munjul, Taufik Gerindra Membantah
Terpopuler
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- Baru! Viva Moisturizer Gel Hadir dengan Tekstur Ringan dan Harga Rp30 Ribuan
- 6 Tablet Murah dengan Kamera Jernih, Ideal untuk Rapat dan Kelas Online
- 5 HP Infinix Terbaru dengan Performa Tinggi di 2026, Cek Bocoran Spefikasinya
Pilihan
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
-
Kabar Duka: Mantan Pemain Timnas Indonesia Elly Idris Meninggal Dunia
-
Cibinong Mencekam! Angin Kencang Hantam Stadion Pakansari Hingga Atap Rusak Parah
-
Detik-Detik Mengerikan! Pengunjung Nekat Bakar Toko Emas di Makassar
-
Lika-liku Reaktivasi PBI JK di Jogja, Antre dari Pagi hingga Tutup Lapak Jualan demi Obat Stroke
Terkini
-
Kampung Nelayan Merah Putih Diubah Jadi 'Mesin Ekonomi' Baru, Ini Rencananya
-
Jadi Saksi Ahli Dokter Tifa Kasus Dugaan Ijazah Palsu Jokowi, Din Syamsuddin Diperiksa Selama 4 Jam
-
Israel Resmi Gabung BoP, Pakar UGM Sebut Indonesia Terjebak Diplomasi 'Coba-Coba' Berisiko Tinggi
-
Polemik Adies Kadir Memanas: Apakah MKMK 'Mengambil Alih' Keputusan DPR?
-
Kejagung Geledah Sejumlah Perusahaan di Sumatra Terkait Korupsi Ekspor CPO
-
Megawati Ziarah ke Makam Rasulullah di Madinah, Didoakan Langsung Imam Besar Masjid Nabawi
-
Polda Metro Jaya Bakal Kembalikan Berkas Perkara Tudingan Ijazah Palsu Usai Periksa Jokowi di Solo
-
Soroti Kebocoran di Bea Cukai, Thony Saut Situmorang Singgung Indeks Persepsi Korupsi
-
Pejabat Pajak Jadi Direksi 12 Perusahaan, Eks Penyidik KPK Sebut Ada Konflik Kepentingan
-
Bocah Nduga Tewas dan Jasadnya Diduga Dihilangkan, Theo Hesegem Laporkan ke Jakarta