"Platform OTT telah membuka mata untuk semua jenis genre, dan kami sebagai penulis dan produser makin bebas menceritakan kisah kami," kata Shokhi Banerjee.
"Tema-tema yang terus-menerus dihapus oleh produser besar, yang mengatakan bahwa tema itu tidak akan laku, seperti film stigma sosial atau thriller politik , sebelumnya silit diproduksi. Sekarang, kalau ada satu produser menolak film kita, akan ada lima produser lain yang berminat untuk ditayangkan di platform OTT," tambahnya.
Menurut Himesh Mankad, OTT juga telah mengubah arti ketenaran di India.
Beberapa aktor Bollywood yang sudah tidak tampil di layar lebar kini menjadi bintang OTT.
Di sisi lain, aktor Bollywood papan atas mulai mengeksplorasi OTTsebagai pasar baru yang bisa menjangkau audiens global.
Tapi hampir semua percaya, film layar lebar tidak akan hilang. "Karena ada daya pikat tersendiri yang dimiliki layar lebar dan itu tidak akan pernah mati," kata Himesh Mankad.
"Pada akhirnya, Anda tidak pergi menonton film di bioskop hanya untuk menonton filmnya, Anda mencari sebuah pengalaman tersendiri." (hp/yp)
Berita Terkait
-
Cara Mengurus Kendaraan Rubah Bentuk Ganti Warna 20206, Lengkap dengan Biayanya
-
Strategi Visioner yang Mengantar Pendidikan Holistik Mendunia
-
Banjir Jakarta: Ancaman Kesehatan Publik yang Tersembunyi di Balik Genangan
-
Honda Brio Vs Toyota Raize Bekas Mending Mana? Intip Spesifikasi, Harga dan Pajaknya
-
Jadwal dan Link Streaming Proliga 2026 Hari Ini Minggu 25 Januari 2026: LavAni vs Samator
Terpopuler
- 36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Januari: Klaim TOTY 115-117, Voucher, dan Gems
- Alur Lengkap Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman yang Libatkan Eks Bupati Sri Purnomo
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- Lula Lahfah Pacar Reza Arap Meninggal Dunia
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
Pilihan
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
Terkini
-
"Saya Mohon Maaf," Ucapan Gibran di Tengah Duka Longsor Maut Bandung Barat
-
2 Polisi Gugur Terhimpit Truk Saat Bertugas Menuju Longsor Cisarua, Kapolri Beri Kenaikan Pangkat
-
Menko PMK Pratikno Soal Longsor Bandung Barat: SAR 24 Jam Cari 83 Korban Hilang
-
Banjir Jakarta: Pramono Sebut Sebagian Sudah Surut, BPBD Ungkap 14 RT Masih Terendam 80 Cm
-
Menteri Trenggono Ikut Presiden ke London dan Davos Sebelum Pingsan, Tapi Besok Sudah Ngantor
-
KPK Bongkar Skema Pemerasan Caperdes Pati, Bupati Sudewo Ditaksir Bisa Kantongi Rp50 Miliar
-
Kronologi Menteri Trenggono Pingsan di Upacara Duka, Suara Debam Bikin Riuh
-
Soal Sengketa Tanah Jimbaran, Ombudsman RI Sebut BPN Bali Patuhi Rekomendasi
-
Hasto Kristiyanto: Satyam Eva Jayate Adalah Benteng Moral PDIP Tegakkan Kebenaran
-
Oknum TNI AL Mabuk dan Aniaya Warga Talaud, Masyarakat Geram Hingga Kapal Rusak Parah