Suara.com - Kabar terbaru datang dari live stream yang dilakukan oleh pejabat negara, terkait update kasus dan kondisi serta kebijakan Covid-19 terbaru. Tentu, jadi perhatian banyak orang terkait status PPKM 2022 sampai tanggal berapa, dan apa yang berubah dari kebijakan sebelumnya.
PPKM pada bulan Februari sendiri, terkini dilaporkan dinaikkan statusnya ke Level 3. Peningkatan status ini terjadi lantaran tingginya angka kasus positif Covid-19 harian yang mencapai di atas 30 ribu kasus per hari. Tingginya kasus harian membuat kebijakan PPKM kembali diperketat. Namun, PPKM 2022 sampai tanggal berapa masih menjadi pertanyaan masyarakat umum.
Informasi PPKM 2022 Sampai Tanggal Berapa
Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengungkapkan bahwa keadaan ini bukan berarti Indonesia menghadapi titik gawat. Namun tidak kemudian membuat masyarakat bisa menurunkan kewaspadaan dan kedisiplinan protokol kesehatan.
PPKM yang awalnya direncanakan selesai pada tanggal 7 Februari, hari ini, kemudian diputuskan untuk ditingkatkan statusnya. Untuk wilayah Jabodetabek, Bandung Raya, Daerah Istimewa Yogyakarta, dan Bali, PPKM Level 3 kembali diberlakukan.
Lalu sampai kapan?
Jika mengacu pada keterangan yang disampaikan Luhut, PPKM Level 3 akan diberlakukan satu pekan ke depan. Secara paralel, akan dilakukan peninjauan kasus Covid-19 yang terjadi di masyarakat, untuk menjadi pertimbangan apakah PPKM masih perlu diperpanjang.
Juga diungkapkan bahwa selama masyarakat bisa tertib dan disiplin mengikuti aturan yang berlaku, PPKM kemungkinan besar tak perlu diperpanjang di Level 3. Idealnya jika disiplin tetap dijaga maka angka kasus dan keterisian tempat tidur tidak akan naik, serta diharapkan dampak korban jiwa juga bisa terus ditekan.
Imbauan Vaksin Kedua dan Vaksin Booster
Baca Juga: Jakarta PPKM Level 3, Polda Metro Jaya dan Pemprov DKI Berlakukan CFN di 10 Kawasan
Hingga saat ini, kondisi masih tergolong terkendali. Hal ini diklaim sebagai bentuk keberhasilan vaksinasi yang dilakukan, sehingga gejala yang muncul dan resiko kematiannya tidak sebesar jenis Covid-19 yang lain.
Pemerintah juga berharap agar warga masyarakat yang belum mendapatkan vaksin segera mendatangi faskes terkait, guna menerima jatah vaksin. Hal serupa juga didorong untuk vaksin kedua dan vaksin booster, sehingga perlindungan yang diberikan bisa benar-benar optimal.
Itu tadi, sedikit informasi mengenai status PPKM 2022 sampai tanggal berapa masa berlakunya. Semoga artikel ini bermanfaat, dan selamat beraktivitas kembali.
Kontributor : I Made Rendika Ardian
Berita Terkait
-
Aturan Masuk Mal dan Pusat Perbelanjaan di Wilayah PPKM Level 3 Terbaru yang Wajib Dipatuhi!
-
Daftar 10 Titik Crowd Free Night Dampak Kenaikan PPKM Jakarta ke Level 3
-
PPKM Jakarta Naik ke Level 3, Polda Metro Jaya Terapkan CFN di 10 Kawasan Ini
-
PPKM Jakarta Naik ke Level 3, Pemprov DKI Tingkatkan Kapasitas 3T
-
Terima Telepon Saat Presiden Pidato, Haris Pertama Minta Jokowi Beri Sanksi Tegas Luhut
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Mengurai Krisis Dokter Spesialis di Indonesia: Di Mana Letak Masalahnya?
-
Sekolah Swasta Gratis di Semarang Bertambah Jadi 133, Jangkau Lebih Banyak Siswa
-
Anies Baswedan Soroti Dinasti Politik: Pemerintah Harusnya Bekerja untuk Rakyat, Bukan Keluarga!
-
Anies Baswedan Beri Restu: Ormas Gerakan Rakyat Resmi Jadi Partai, Apa Langkah Selanjutnya?
-
Terbongkar! Hutan Kota Cawang Jadi Sarang Aktivitas Asusila, Pemkot Gerebek dan Segel Lokasi
-
Tolak Ambang Batas Parlemen, Partai Gerakan Rakyat Usul PT 0 Persen: Jangan Ada Suara Mubazir!
-
Luput dari Pengawasan, Praktik Tak Manusiawi di Panti Disabilitas Mental Dilaporkan ke Mensos
-
Siap Berdebat dengan Menteri Pigai Soal HAM, Zainal Arifin Mochtar: Bukan Teoretis tapi Tagih Janji
-
Demo Mahasiswa di Mabes Polri saat Ramadan, Polisi Berpeci dan Bersorban Siap Bagi Takjil
-
Geger Mobil Dinas Rp8,5 M, Golkar "Semprot" Gubernur Kaltim: Ukur Kondisi Rakyat