Suara.com - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno menjadi calon Gubernur DKI paling unggul berdasarkan hasil lembaga survei Populi Center.
Melansir Wartaekonomi.co.id -- jaringan Suara.com, peneliti Populi Center, Rafif Pamenang Imawan, mengatakan dalam salah satu simulasi pertanyaan tertutup yang menyodorkan 22 nama tokoh, Sandiaga Uno berhasil mengalahkan Gubernur Anies Baswedan. Mantan Cawapres tersebut unggul tipis dari Anies.
"Pada pertanyaan tertutup terkait dukungan terhadap 22 tokoh untuk menjadi Gubernur DKI Jakarta mendatang, ketika nama masing-masing tokoh ditanyakan satu per satu kepada responden, Sandiaga Uno menjadi tokoh yang paling banyak mendapat dukungan sebagai gubernur dengan 77,5 persen," ujar Rafif.
Sedangkan Anies sendiri hanya mendapatkan dukungan 77,3 persen dan diikuti Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil dengan 65,7 persen.
Ada juga nama lainnya seperti Ketua Umum Parta Demokrat AHY dengan 55,7 persen. Menteri Sosial Tri Rismaharini 51,5 persen. Najwa Shihab 50,5 persen. Mantan Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dengan 49,3 persen.
Menteri BUMN Erick Thohir, putera Presiden Jokowi Gibran Rakabuming Raka, Wagub DKI saat ini Ahmad Riza Patria serta Wali Kota Bogor Bima Arya, masuk dalam 11 besar dari 22 nama calon Gubernur DKI.
Sementara 11 tokoh sisanya berasal dari Partai Nasdem Ahmad Sahroni, KSAD Dudung Abdurachman, hingga Ketua DPW PSI Michael Victor Sianipar mendapatkan suara di bawah 24,7 persen.
Namun lanjut Rafif, dalam simulasi pertanyaan terbuka atau tanpa menyodorkan nama kepad responden, justru Anies Baswedan menjadi paling banyak dipilih jika Pilkada DKI digelar hari ini.
Anies mendapatkan dukungan sebesar 47,5 persen. Selanjutnya ada nama Ahok yang mendapatkan 8,5 persen. Lalu Sandiaga Uno 5,3 persen, Tri Rismaharini 3,5 persen dan Riza 3,5 persen.
Berita Terkait
-
Politisi Demokrat Ungkap Peluang Anies-AHY di Pilpres 2024, Nama SBY dan JK Disebut
-
Sambangi Balai Kota, Koalisi Ini Surati Anies Minta Aturan Penggusuran Buatan Ahok Dicabut
-
Unjuk Rasa Tolak Penggusuran Paksa di Balai Kota DKI Jakarta
-
Sosok Ini Diprediksi Jadi Calon Kuat yang Bakal Ramaikan Pilkada DKI 2024
-
70 Persen Lebih Angka kepuasan Terhadap Kinerja Gubernur DKI, Politisi PKS Sindir Lawan Anies: Kalah Itu Ikhlasin Aja
Terpopuler
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Usia 50 Tahun ke Atas
- Ini 4 Smartphone Paling Diburu di Awal Januari 2026
- 5 Sepatu Nike Diskon hingga 40% di Sneakers Dept, Kualitas Bagus Harga Miring
- 5 Tablet dengan SIM Card Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking Anti Ribet
- Beda dengan Inara Rusli, Wardatina Mawa Tolak Lepas Cadar Demi Uang
Pilihan
-
UMP Minim, Biaya Pendidikan Tinggi, Warga Jogja Hanya jadi Penonton Kemeriahan Pariwisata
-
Cek Fakta: Video Rapat DPRD Jabar Bahas Vasektomi Jadi Syarat Bansos, Ini Faktanya
-
Dipecat Manchester United, Begini Statistik Ruben Amorim di Old Trafford
-
Platform Kripto Indodax Jebol, Duit Nasabah Rp600 Juta Hilang Hingga OJK Bertindak
-
4 HP RAM 12 GB Paling Murah Januari 2026, Pilihan Terbaik untuk Gaming dan Multitasking
Terkini
-
Gedung Kedubes AS Diguncang Protes, Massa Buruh: Jangan Sampai Indonesia Jadi Sasaran Berikutnya
-
Peta Aceh Harus Digambar Ulang, Desa-Dusun di 7 Kabupaten Hilang Diterjang Bencana
-
Korupsi Mukena dan Sarung Bikin Negara Rugi Rp1,7 M, Pejabat-Anggota DPRD Diseret ke Meja Hijau
-
Ada Menteri Kena Tegur Prabowo di Retret Hambalang?
-
Geger Video Mesum Pasangan Misterius di Pos Polisi Tulungagung, Pelaku Diburu
-
Bupati Bekasi Ade Kuswara Ogah Bicara soal Dugaan Kasih Duit ke Kajari
-
Indonesia Dinominasikan Jadi Presiden Dewan HAM PBB, Apa Syarat Kriterianya?
-
Mendagri Dorong Percepatan Pendataan Rumah Rusak Pascabencana Sumatra
-
KPK 'Korek' Ketum Hiswana Migas di Pusaran Korupsi Digitalisasi SPBU Pertamina
-
Kejar Target Sebelum Ramadan, Satgas Galapana DPR RI Desak Sinkronisasi Data Huntara di Aceh