Suara.com - Pemerintah menggelar Sidang Kabinet secara hybrid tentang Penanganan Pandemi Covid-19 dan Rencana Kerja Pemerintah atau RKP Tahun 2023, Rabu (16/2/2022). Tema RKP 2023 sendiri ialah peningkatan produktivitas untuk pembangunan ekonomi yang ekslusif dan berkelanjutan.
Menteri Bappenas/Kepala PPN Suharso Manoarfa menyampaikan beberapa kebijakan prioritas yang bakal dijalankan pemerintah pada 2023. Pertama ialah percepatan penghapusan kemiskinan ekstrem di mana pemerintah sendiri menargetkan bisa mencapai nol hingga satu persen pada 2024.
"Artinya pada 2023 kita harus menurunkan kemiskinan ekstrem dari 2,5 sampai 3 juta penduduk," kata Suharso melalui tayangan saluran YouTube Sekretariat Presiden.
Kebijakan prioritas kedua ialah peningkatan kualitas sumber daya manusia. Mengenai itu, pemerintah akan konsentrasi terhadap pendidikan dan kesehatan.
Ketiga ialah soal penanggulangan pengangguran yang disertai peningkatan pengadaan pekerjaan yang layak. Selain itu kebijakan terkait pemulihan dunia usaha.
Sementara yang kelima ialah revitalisasi industri dan penguatan riset terapan dalam rangka mendorong produktivitas.
Pemerintah juga bakal memprioritaskan kebijakan ekonomi hijau. "Mengingat indonesia akan mencapai net zero emission pada 2060, jadi pembangunan rendah karbon dalam hal ini transisi energi penting dalam rangka respon terhadap perubahan iklim," tuturnya.
Lebih lanjut, Suharso juga menyebut kalau pemerintah akan melanjutkan dan menyelesaikan infrastruktur terutama infrastruktur dasar yakni air bersih dan sanitasi.
Lalu, Suharso mengungkapkan pada 2023, pemerintah memiliki sasaran pembangunan dari 5,3 hingga 5,9 persen, penurunan emisi gas rumah kaca 27 persen dan tingkat pengangguran terbuka 5,3 hingga 6 persen.
Baca Juga: Pemerintahan Jokowi Diprediksi Ambruk Sebelum 2024, Sosiolog UI Mendukung: Ayo Kita Doakan
"Rasio gini 0,375 hingga 0,378, indeks pembangunan manusia 73,29-73,35 dan tingkat kemiskinan 7 hingga 8 persen dan indikator pembangunan adalah nilai tukar petani 103 sampai 105 dan nilai tukar nelayan 105 hingga 107."
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo JSM Superindo Minggu Ini, Kue Lebaran dan Biskuit Kaleng Cuma Rp15 Ribuan
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Palembang
- Apakah Ada Penukaran Uang Baru BI Pintar Periode 3? Ini Pengumuman Pastinya
- 5 Body Lotion Terbaik untuk Memutihkan Kulit Sebelum Lebaran
- Di Balik Serangan ke Iran: Apa yang Ingin Dicapai AS dan Israel?
Pilihan
-
Persebaya Babak-belur di Kandang Borneo FC, Ini Dalih Bernardo Tavares
-
Here We Go! Elkan Baggott Kembali Dipanggil ke Timnas Indonesia
-
Sejumlah Artis Mendatangi Rumah Duka Vidi Aldiano, Wartawan Dilarang Masuk
-
Setelah Bertahun-tahun Berjuang, Inilah Riwayat Kanker Ginjal Vidi Aldiano
-
Vidi Aldiano Meninggal Dunia Sabtu 7 Maret Pukul 16.33 WIB
Terkini
-
BGN Beri Tenggat 30 Hari: SPPG Tak Kantongi Sertifikat Laik Higiene, Siap-siap SUSPEND!
-
Hujan Lebat Picu Banjir di Tangerang, Pemkot Tetapkan Status Siaga
-
BGN Perkuat Standar Higiene Program Makanan Bergizi Gratis, 500 Peserta Ikuti Pelatihan Setiap Hari
-
Kebakaran Pasar Darurat di Blora Hanguskan Sembilan Kios dan Satu Rumah, Kerugian Capai Rp2,2 Miliar
-
Banjir Jakarta Meluas Rendam 147 RT dan 19 Jalan, Puluhan Warga Pejaten Barat Mulai Mengungsi
-
Feri Amsari dan Tiyo Ardianto Ingatkan Indonesia Sedang Tidak Baik-baik Saja
-
AS Diduga Serang SD Putri di Iran Tewaskan 168 Orang, Donald Trump Justru Salahkan Teheran
-
Jakarta Siaga Banjir Kiriman, 1.200 Pompa Disiapkan Hadapi Air dari Bogor-Tangerang
-
Transjakarta Lakukan Penyesuaian Operasional 17 Rute Terdampak Banjir
-
Tiga WNI Hilang, Satu Alami Luka Bakar di Selat Hormuz