Suara.com - Aksi suami yang berinisiatif memberikan hadiah tak terduga untuk istrinya menjadi viral. Bagaimana tidak, sang suami memberikan hadiah berupa satu pack minyak goreng.
Momen ini dibagikan oleh akun Instagram @dunia_kaumhawa. Hingga berita ini dipublikasikan, video tersebut sedikitnya telah mendapatkan 1.600 tanda suka.
"Suami idaman, mengerti kebutuhan dapur," tulis akun ini sebagai keterangan Instagram seperti dikutip Suara.com, Senin (21/2/2022).
Dalam video, seorang suami tiba-tiba masuk rumah dengan membawa kejutan. Ia menggendong satu pack minyak goreng kemasan botol yang dibelikan khusus untuk istrinya.
Momen itu sendiri disaksikan oleh seluruh anggota keluarga, termasuk anak-anaknya yang sudah besar. Sang suami sendiri masih mengenakan topi saat membawa minyak goreng sebanyak 6 botol.
Ia kemudian berjalan perlahan ke arah istrinya sambil tersenyum. Sementara itu, reaksi sang istri tampak tertawa dan begitu terharu atas hadiah dari suaminya.
Wanita itu terlihat menutup mulutnya karena malu. Ia juga begitu bahagia saat mendapatkan hadiah minyak goreng yang memang sedang sulit didapat.
"Mentang-mentang minyak lagi langka, bapak ngasih kado minyak buat mama," jelas sang anak sebagai keterangan video TikTok.
Rekasi sang istri sendiri ramai mendapatkan sorotan. Pasalnya, ia begitu sumringah dan bahagia seolah mendapatkan hadiah perhiasan mewah dari suaminya.
Baca Juga: Minimarket Dikhawatirkan Timbun Minyak Goreng, Begini Kata Dinkop UKM dan Perindag Bantul
Dengan tangan terbuka, sang istri langsung menerima minyak goreng tersebut. Pasangan suami istri itu sendiri juga hanya tertawa satu sama lain.
Warganet yang menyaksikan momen itu ikut terbawa perasaan atau baper. Mereka menuliskan komentar kocak sampai memuji aksi suami yang dinilai idaman karena mengerti kebutuhan istrinya.
"Berkorban antri berapa jam om?" tanya warganet.
"Kurang dipitain pak," sahut warganet.
"Bermanfaat sekali kadonya, biar istri enggak ikut antri. Bapaknya keren," puji warganet.
"Suami yang mengerti kebutuhan istri adalah suami idaman," tambah yang lain.
Berita Terkait
-
Minimarket Dikhawatirkan Timbun Minyak Goreng, Begini Kata Dinkop UKM dan Perindag Bantul
-
Harga Minyak Goreng di Ngabang Masih Mahal?
-
Protes Ceramah Ustaz Jelek-jelekkan Kepala Negara, Jemaah Hampir Dikeroyok
-
Bak Pemilu, Sekarang Beli Minyak Goreng di Jember Jarinya Harus Celup Tinta
-
Warga Bandung Bisa Beli Minyak Goreng Murah Rp 11.500 per Liter di Pasar Ini
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Wamensos Agus Jabo Dorong Pringsewu Cari Lahan Sekolah Rakyat
-
Muncul Isu Pocong Palsu di Banten, Polisi Siaga Antisipasi Modus Kejahatan
-
MK Tegaskan Kuota 30 Persen Perempuan Wajib! Parpol Melanggar Siap-siap Digugurkan dari Pemilu
-
Tiap Dapur SPPG Wajib Layani Minimal 300 Ibu dan Balita, Melanggar? Insentif Rp6 Juta Melayang!
-
Dari Video Viral ke Laporan Polisi: Mengapa Konflik GRIB Jaya dan Ahmad Bahar Terus Membesar?
-
Polemik TNI Keluar Barak Buru Begal: Solusi Keamanan Darurat atau Benturan Tupoksi Militer?
-
Siasat Busuk Eks Anggota Ombudsman Yeka Hendra Bela Mafia CPO Terbongkar, Kini Resmi Masuk Bui!
-
Mendagri Pastikan Pascabencana Sumatera Masuk Tahap Pemulihan, Anggaran Rp100,1 Triliun Disiapkan
-
Renduk Pemulihan Pascabencana Himpun 11.512 Kegiatan, Ini Skala Prioritasnya
-
Standardisasi Kemasan Rokok, Kebijakan Kesehatan atau Ancaman Ekonomi Rakyat?