Suara.com - Invasi yang dilakukan Rusia terhadap Ukraina terus menjadi sorotan dunia. Banyak pihak yang turut mengkhawatirkan nasib masyarakat Ukraina, terutama bila ada keluarga mereka yang bermukim di negara tersebut.
Termasuk Oksana Mudriyk (44) dan kedua anaknya yang kini tinggal di London, Inggris. Pasalnya suaminya, Alex, saat ini tertahan di Kiev, Ukraina setelah menyelesaikan urusan keluarga.
"Ini tragedi yang menakutkan, mengejutkan, dan membuat putus asa," ungkap Oksana kepada media MyLondon pada Kamis (24/2/2022) kemarin. "Suami saya terbangun pagi ini karena mendengar suara roket di Kiev. Semua orang bisa mendengar kencangnya suara ledakan itu."
Ketakutan itu begitu nyata, ujar Oksana, namun diimbangi dengan rasa marah karena merasa harus membela negaranya. Apalagi karena kini pemerintah Ukraina juga mendorong warganya untuk ikut berjuang melawan invasi militer yang dilakukan Rusia.
"Tentu ada kepanikan, tetapi juga amarah dan pemahaman bahwa kami harus berjuang mempertahankan negara kami," tutur Oksana, seperti dikutip Suara.com pada Minggu (27/2/2022). "Karena tidak ada yang bisa melakukannya untuk kami."
Karena itulah, ia memahami bahwa sang suami kini tidak bisa kembali ke Inggris, selain karena memang penerbangan komersial telah ditutup. Meski begitu, Oksana tidak bisa mencegah rasa cemas yang dirasakan kedua buah hatinya lantaran ayah mereka masih tertahan di wilayah konflik.
Anak kembarnya yang sudah berusia 8 tahun, Arina dan Danylo, bahkan pernah mengungkap kekhawatiran mereka dengan pertanyaan menyesakkan dada. Pasalnya mereka sempat mempertanyakan akan seperti apa nasib mereka ke depannya bila sang ayah gugur di Ukraina.
"Mereka bertanya kepada saya, 'Apa yang akan terjadi kalau ayah meninggal di peperangan?'" ujar Oksana. "Anak laki-laki saya bertanya, 'Apa saya juga harus berperang sekarang? Apa saya juga harus melawan untuk mempertahankan negara?'"
Pertanyaan-pertanyaan itu turut meremukkan hati Oksana yang juga mengkhawatirkan kondisi suaminya. Ketakutan seperti ini nyatanya bukan hanya dirasakan Oksana, melainkan juga banyak warga Ukraina lain yang tinggal di luar negeri.
Baca Juga: Geger Invasi Di Ukraina, Bagaimana Perkembangan Hubungan Indonesia Dengan Rusia Saat Ini?
Seperti Yaroslav Taranenko (40) yang sudah 5 tahun belakangan tinggal di London, sementara sebagian keluarganya tinggal di selatan Ukraina. "Hal pertama yang saya lakukan adalah memeriksa kondisi keluarga dan teman-teman saya. Beruntung mereka semuanya aman," tutur Yaroslav.
Yang begitu dicemaskannya adalah kondisi sang ibu yang sebenarnya ingin ia boyong ke Inggris dalam waktu dekat. Ibunya, menurut Yaroslav, sudah punya janji mengurus visa di Kiev, namun akhirnya dibatalkan karena invasi militer skala penuh yang dilakukan Rusia.
"Saya baru saja membeli apartemen yang indah dan saya berharap ibu saya bisa datang berkunjung. Tapi sekarang saya bahkan tidak tahu apakah hal itu mungkin terjadi?" kata Yaroslav.
Kepanikan, menurut Yaroslav, begitu dirasakan warga Ukraina yang selama ini cenderung menjalani hidup dalam kedamaian. Karena itulah Yaroslav dan warga Ukraina lain di luar negeri juga berusaha tenang serta memberi dukungan terbaik.
"Tapi ini sangat menakutkan. Saya tidak percaya hal ini bisa terjadi," pungkas Yaroslav.
Berita Terkait
-
Geger Invasi Di Ukraina, Bagaimana Perkembangan Hubungan Indonesia Dengan Rusia Saat Ini?
-
Tak Takut Disanksi Dunia, 6 Negara Ini Terang-terangan Dukung Rusia Invasi Ukraina
-
Sempat Dukung Putin, Donald Trump Kini Kutuk Serangan Rusia Terhadap Ukraina
-
Lahir di Ukraina, Aktris Milla Jovovich Komentari Invasi Rusia
-
Bentuk Solidaritas, Bendera Ukraina Hiasi Landmark Kota-Kota di Eropa
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
-
DPR Dukung Putusan MK, Anggaran MBG Tak Boleh Ambil Jatah Pendidikan
-
Kendal Tornado FC Tambah Amunisi, Birrul Walidain dan Andre Oktaviansyah Resmi Bergabung
-
Ungguli Jatim dan Jabar, Jateng Pimpin Penyaluran Kredit Perumahan Nasional
-
Kulit Glowing Alami Jadi Tren, Dokter Sebut Hidrasi Kunci Perawatan Estetika Masa Kini
-
40 Saksi Diperiksa, Kejari Tulungagung Segera Ungkap Tersangka Korupsi Tanah Griyo Dalem Kanjengan?
-
Jangan Anggap Remeh Meme Prabowo, Pakar Cium Aroma Perlawanan Senyap yang Bisa Meledak
-
Mitsubishi Fuso Akui Penjualan Melonjak Berkat Pengadaan Truk Koperasi Desa Merah Putih
-
PT Bhimasena Power Indonesia Raih LKPM Award Kategori PMA pada Peluncuran BATANG INVESTA
-
BPDP Kucurkan Rp 1,3 T untuk Beasiswa, Tanggung Full Kuliah hingga Biaya Hidup Anak Petani Sawit