Suara.com - Pemerintah akan membatasi jumlah penonton MotoGP Mandalika 2022 untuk mencegah penyebaran Covid-19.
Presiden Joko Widodo meminta jumlah penonton diturunkan dari semula 100 ribu orang menjadi 60 ribu orang.
Hal itu dikatakan Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto usai rapat terbatas terkait evaluasi PPKM, hari ini.
Airlangga mengatakan jumlah penduduk Nusa Tenggara Barat yang sudah mengikuti vaksinasi Covid mencapai 91,4 persen untuk dosis pertama.
Untuk vaksinasi dosis kedua mencapai 65,3 persen, dan dosis ketiga 2,6 persen.
Covid di NTB tercatat 300 ribu dan BOR-nya sekitar 20 persen. "Ini dibawah nasional," katanya.
Untuk daerah Mataram, jumlah penduduk yang divaksinasi mencapai 115 persen untuk dosis pertama, untuk dosis kedua 84 persen.
Sedangkan di wilayah Lombok Tengah, jumlah warga yang sudah divaksinasi mencapai 91,5 persen untuk dosis pertama, dosis kedua sudah mencapai 74 persen, dan dosis ketiga 1,2 persen.
"Sehingga dengan arahan Presiden penonton MotoGP di Mandalika diturunkan menjadi 60 ribu penonton dengan situasi saat ini," kata dia.
Baca Juga: Patung Presiden Joko Widodo Naik Motor Akan Dipasang di Sirkuit Mandalika
Berita Terkait
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Analis Bongkar Misi Reshuffle Prabowo Hapus Bayang-bayang Jokowi dan Jadikan Dudung 'The New Luhut'
-
Green SM-VinFast Disorot Usai Kecelakaan KRL Maut, Ternyata Jokowi Pernah Datangi Pabriknya
-
Reshuffle Kabinet Terkini, Kenapa Prabowo Pilih Senin Wage dan Tinggalkan Tradisi Rabu Pon Jokowi?
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Indonesia Darurat Kekerasan Anak? MPR Soroti Celah Sistem Perlindungan Anak
-
Polisi Bongkar Gudang Penadah HP Curian di Bekasi, 225 iPhone dan Android Disita
-
Yuk Liburan ke Surabaya! Jelajahi Panggung Budaya Terbesar Tahun Ini di Perayaan HJKS ke-733
-
DPR Ragukan Status Pesantren Predator Seks di Pati: Itu Hanya Kedok!
-
Erupsi Gunung Dukono: 3 Pendaki Masih Hilang, Tim SAR Berpacu dengan Waktu
-
ABK Hilang Usai Kapal Ditabrak Kargo di Perairan Kalianda Belum Ditemukan
-
Siasat Licin Bandar Narkoba di Depok: Simpan Sabu di Dalam Ban, Berakhir di Tangan Polisi
-
Curah Hujan Tinggi Picu Banjir di Kolaka, 188 Rumah Warga Terdampak
-
Wanti-wanti Komisi X DPR: Kebijakan Guru Non-ASN Jangan Lumpuhkan Pendidikan
-
Fakta-fakta Pelarian Kiai Ashari Pati, Kabur ke Jakarta hingga Bogor dan Berakhir di Wonogiri