Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan secara tegas menolak usulan beberapa pihak agar masa jabatannya diperpanjang sampai 2024.
Dikutip dari wartaekonomi--jaringan Suara.com, jabatan Anies Baswedan akan berakhir pada Oktober 2022.
Posisi Anies Baswedan sebagai gubernur akan dipegang Penjabat (Pj) yang ditunjuk Pemerintah Pusat sampai hasil Pilkada 2024.
Beberapa pihak mengusulkan agar masa jabatan Anies diperpanjang.
Mereka beralasan Pj tidak memiliki legitimasi kuat karena hanya ditunjuk, bukan dipilih rakyat.
Meski demikian, Anies Baswedan menolak usulan tersebut. Hal tersebut diungkapkan oleh Geisz Khalifah.
Geisz mengatakan, Anies mau melanjutkan masa jabatannya melalui instrumen yang diatur dalam undang-undang.
"Anies akan selesai di 2022, dan tidak akan memperpanjang jabatannya apabila tidak melalui mekanisme pilkada. Jadi, Anies akan maju apabila ada pilkada. Kalau tidak ada pilkada, maka dia tetap akan berhenti," katanya, seperti dikutip dari wartaekonomi--jaringan Suara.com, Rabu (2/3/2022).
Geisz mengklaim Anies Baswedan saat ini tak memikirkan masalah politik.
Anies diketahui sedang fokus menyelesaikan permasalahan yang ada di Jakarta hingga akhir masa jabatannya.
Selanjutnya, terkait Pilpres 2024, Giesz mengaku belum mengetahui.
"Apakah akan memilih Anies sebagai calon, kita juga belum tahu. Karena mereka tetap akan punya kriteria-kriteria sendiri, apakah mereka memilih Pak Anies atau tidak," jelasnya.
Berita Terkait
-
Jika Dapat Dukungan Parpol, Anies Baswedan Disebut Bakal Mulus Maju di Pilpres 2024
-
Tolak Perpanjangan Masa Jabatan Presiden, Politisi PDIP: Itu Jebakan untuk Jokowi
-
Terkait Wacana Penundaan Pemilu 2024, Gerinda Menolak, Prabowo Subianto akan Sampaikan Pendapat Resmi
-
Tahun 2050, Gubernur Anies Baswedan Targetkan Jakarta Bebas Emisi Karbon
-
Gubernur Anies: Transformasi Kunci Menurunnya Tingkat Kemacetan-Polusi Jakarta
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
5 Peserta Latsarmil KDMP Tewas, Koalisi Sipil: Stop Militerisasi Ruang Sipil!
-
Kepercayaan Rakyat ke Polri Meroket, Rudianto Lallo: Modal Besar Tingkatkan Pelayanan
-
Kepercayaan Publik ke Polri Tembus 82,4 Persen, Sari Yuliati: Hasil Kerja Nyata dan Konsistensi
-
Pilih Uya Kuya Pimpin PAN Jakarta, Zulhas: Artis Itu Kreatif dan Kerjanya Produktif
-
HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
-
Malam Minggu Spesial di Bundaran HI: Warga Rayakan HUT Jakarta ke-499 Sambil Nonton Konser
-
Soroti Ketimpangan Distribusi MBG, Garuda Institute Dorong BGN Perkuat Akurasi Sasaran
-
Taruna Akmil Masuk Sekolah Rakyat, Amnesty Khawatir Siswa Jadi Korban Militerisasi Pendidikan
-
Resmi! Zulhas Lantik Uya Kuya Pimpin PAN Jakarta Gantikan Eko Patrio
-
GMNI Desak Pemerintah Hentikan Total Program Kopdes Merah Putih: Jangan Boroskan APBN