Suara.com - Seorang pemuda yang sedang menari jathilan baru-baru ini menjadi viral. Bagaimana tidak, ia langsung kabur di tengah aksinya setelah dicambuk seorang bocah yang menonton.
Kejadian ini dibagikan oleh akun Instagram @dagelanviral. Hingga berita ini dipublikasikan, video tersebut telah mendapatkan 1.000 tanda suka.
"Langsung tak berkutik," tulis akun ini sebagai keterangan Instagram seperti dikutip Suara.com, Sabtu (5/3/2022).
Dalam video, terlihat sejumlah penari jathilan sedang berpentas di depan rumah warga. Mereka menari dengan diiringi dengan musik gamelan.
Suasana pertunjukan jathilan itu sendiri berlangsung meriah. Terlebih, banyak warga, khususnya bocah-bocah dan kaum pemuda yang menonton pertunjukan itu.
Seorang pemain jathilan juga tampak menari kuda lumping dengan menggunakan sapu. Tariannya itu sendiri sudah lincah dan cepat sesuai irama musik, bahkan seperti akan "ndadi".
Tiba-tiba, ia dicambuk dengan keras dari belakang oleh seorang bocah. Bocah itu rupanya menderita down syndrome. Ia diberi cambuk oleh seseorang, dan dengan polos mengarahkannya ke pemmain jathilan.
Hal itu membuat pemain jathilan yang tercambuk langsung diam tak berdaya. Ia berbalik untuk melihat siapa yang sudah mencambuknya dengan kencang.
Aksi bocah itu rupanya membuat pemain jathilan itu kesal. Ia secara spontan lari kabur ke pinggir arena jathilan dengan muka memelas. Bahkan, pemain itu langsung duduk dan terlihat enggan melanjutkan.
Baca Juga: Aksi Mesum Oknum Guru di Toilet Musala Dikecam Dewan Pendidikan Bogor
Ia juga dikelilingi oleh sejumlah rekannya yang tertawa. Semnetara itu, sang bocah yang mencambuk hanya diam dan tetap melihat pementasan jathilan yang masih berlanjut.
Kejadian itu sontak langsung dibanjiri beragam komentar warganet. Mereka menuliskan beragam komentar kocak sampai ngakak melihat reaksi pemain jatilan itu.
"Gimana ya, masak mau bales ginian," sahut warganet.
"Mau berkata takut dosa," celutuk warganet.
"Lempar tangan sembunyi," komentar warganet.
"Ras terkuat di galaxy bima sakti," tambah yang lain.
Berita Terkait
-
Aksi Mesum Oknum Guru di Toilet Musala Dikecam Dewan Pendidikan Bogor
-
Viral Penampakan Bungkus Rokok Merek Ternama saat Pertama Kali Dijual, 'Sultan Pada Masanya'
-
Detik-detik Jembatan Darurat Penghubung Desa Semumu-Gesang Lumajang Terseret Arus Banjir
-
Pemain Persib Asal Palestina Disorot Karena Tak Pegang Spanduk Stop War, Ternyata Ini Alasannya
-
Alergi Obat Bikin Wajah Cewek Ini Bengkak, Sampai Dikira Habis Nangis
Terpopuler
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi Mobil Kecil untuk Wanita, Harga Mulai Rp80 Jutaan
- 5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
Pilihan
-
Festival Bidar Palembang: Tradisi Sungai Musi yang Bertahan Sejak Zaman Kesultanan
-
IHSG 'Kebakaran' Imbas Kabar MSCI, Saham-saham Idola Pasar Mendadak ARB!
-
Pertamina Mau Batasi Pembelian LPG 3 Kg, Satu Keluarga 10 Tabung/Bulan
-
Keponakan Prabowo Jadi Deputi BI, INDEF: Pasar Keuangan Pasang Mode Waspada Tinggi
-
Purbaya Hadapi Tantangan Kegagalan Mencari Utang Baru
Terkini
-
Indonesia Diminta Tiru Thailand Dalam Antisipasi Virus Nipah
-
Tragedi Malam Berdarah di Blitar, Menantu Habisi Mertua Usai Dicaci Maki dan Diancam Pakai Gergaji
-
5 Poin Geger Kesaksian Ahok: Heran Kekuatan Riza Chalid, Sentil Menteri BUMN
-
DIY Diguncang Gempa M4,5, Dua Orang Terluka dan Sejumlah Bangunan Rusak
-
Menlu Sugiono Sebut Indonesia Gabung 'Dewan Trump' Tanpa Iuran, Ini Fakta-faktanya
-
Ribuan Personel Gabungan Dikerahkan untuk Amankan Aksi Buruh di Monas
-
Ahok Heran 'Kesaktian' Riza Chalid di Korupsi Minyak Pertamina: Sekuat Apa Sih Beliau?
-
7 Fakta Nyesek Pedagang Es Gabus Johar Baru: Dituduh Jual Spon, Kini Ngaku Dianiaya Aparat
-
Pengakuan Getir Pedagang Es Gabus Johar Baru: Dituduh Jual Spon, Kini Ngaku Dianiaya Aparat
-
Menembus Awan Tanpa Jejak: Ambisi Singapore Airlines Menata Langit Biru Masa Depan