Suara.com - Pembelajaran jarak jauh (PJJ) atau sekolah daring mewajibkan para siswa untuk mengumpulkan tugas secara daring pula. Bahkan, pelajaran penjaskes atau olahraga juga dilaksanakan secara daring.
Seperti seorang anak sekolah yang telah viral melalui unggahan video akun Instagram @suara_bergema, Senin (7/3/2022).
Anak sekolah ini sudah mengenakan seragam olahraga sekolahnya lengkap. Ia terlihat sedang melakukan praktik olahraga roll depan dan roll belakang.
Pada umumnya, praktik olahraga roll depan roll depan kurang disukai oleh para murid sekolah karena terbilang cukup sulit melakukannya. Namun, anak sekolah ini sangat lancar.
Dalam video, ia menggunakan kasur berwarna merah sebagai matrasnya supaya tidak mendarat langsung di halaman.
Perlahan-lahan, anak sekolah ini menurunkan tubuhnya ke arah kasur merah yang sudah digelar di luar ruangan.
Tak lama kemudian, ia langsung melakukan praktik roll depan sampai berhasil.
Ia lalu terduduk usai sukses melakukan praktik roll depan. Setelah itu, anak sekolah ini langsung melakukan praktik roll belakang usai berhasil roll depan.
Anak sekolah ini menjatuhkan badannya ke kasur dan jungkir balik ke arah belakang. Saat jungkir balik, jilbab hitam yang dikenakannya itu tidak sengaja lepas.
Alangkah terkejutnya, ternyata anak SMA yang di balik seragam dan jilbab hitam itu merupakan seorang cowok.
Menurut keterangan video, ia sedang membantu temannya membuat video untuk tugas roll depan dan roll belakang.
"Perjuangan seorang teman saat membantu tugas daring," tulis keterangan unggahan @suara_bergema seperti dikutip Suara.com, Senin (7/3/2022).
Sontak, aksi anak SMA yang menyamar menjadi temannya menggunakan jilbab hitam ini menuai beragam respons warganet. Tak sedikit warganet yang menuliskan komentar kocak.
"Kukira Cahyani, ternyata Cahyono," tulis salah seorang warganet di kolom komentar.
"Wkwk nyamar jadi temen cewek," ujar salah satu warganet.
Berita Terkait
-
Mengharukan, Bocah Ini Bantu Temannya Berjalan, Warganet Langsung Terenyuh
-
Viral Pengantin Ini Jadikan Kucing untuk Seserahan, Warganet: Mahar Beban, tapi Lucu
-
Viral Emak-emak Antre di Minimarket Pagi-pagi Demi Minyak Goreng, Warganet: Pada Minum Minyak Kali Ya?
-
Tak Jijik dan Geli, Perempuan Ini 'Melawan Hukum' Tangkap Kecoa dengan Tangan Sendiri!
-
Geger Pekalongan Diguyur Hujan Uang, Warga Sampai Dorong-dorongan Perebutkan Uang yang Dihamburkan Pengusaha
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
Terkini
-
Mendagri Minta Pemda Akselerasi Program BSPS, Target 400 Ribu Rumah
-
Pimpinan Ponpes Tak Ditahan Meski Jadi Tersangka Kasus Santri Terbakar, Polisi Buka Suara
-
Pengakuan Negara Belum Cukup, Hak Penghayat Kepercayaan Masih Jadi PR Pemerintah
-
Dari Dugaan Korupsi hingga Blackout Sumatera, Polri Temukan Harta Bernilai Rp543 Miliar
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
ICW Bakal Lapor KPK: Stop Potensi Korupsi Mobil Kopdes Merah Putih Rp5,5 T Sebelum Terlambat!
-
Resmikan 5 Bendungan Rp9,79 Triliun, Prabowo Bidik Ketahanan Pangan hingga Energi
-
Misteri Status Jampidsus Febrie: Bukti Disebut Cukup, Tapi Terbentur Tembok Kekuasaan?
-
Kisah Penyuluh Kepercayaan di DIY: Dulu Ditolak Sekolah, Kini Sambut Hari Kepercayaan 13 Juli
-
Cari Honda Beat EA 6129 KB Milik Mahasiswi Tewas di Kos Mataram, Keluarga Siapkan Hadiah Rp20 Juta