Suara.com - Ahli agama Islam dari Pengurus Besar Nahdlatul Ulama alias PBNU Misbahul Munir menyatakan, cuitan Ferdinand Hutahaean soal "Allahmu Lemah, Allahku Kuat" tidak benar, sehingga memiliki unsur kebohongan.
Melansir Wartaekonomi.co.id -- jaringan Suara.com, Pernyataan itu dibeberkan Misbahul Munir dalam sidang lanjutan terdakwa Ferdinand Hutahaean di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.
Menurut Misbahul, Ferdinand Hutahaean tidak seharusnya melontarkan ucapan tersebut, meski telah beragama Islam sekali pun.
"Jika sesama Islam tidak dibenarkan membuat cuitan itu, apalagi beda agama. Jadi, Kristen ke Islam, Kristen ke Kristen, atau agama lain tidak benar memberi pernyataan tersebut," jelas Misbahul di PN Jakarta Pusat, Selasa (8/3).
Misbahul menjelaskan, kata Allah identik dengan agama Islam, sehingga jelas menimbulkan perdebatan besar di masyarakat.
Meski yang dianggap Allah juga ada dalam agama Kristen, dia menilai Ferdinand pun tidak boleh mengucapkan atau menulis hal tersebut.
"Allah-mu itu menyasar ke umat Islam. Jadi, kalimat ini ialah kebohongan. Sebab, kami meyakini bahwa Allah itu bersifat segala kesempurnaan dan disucikan dari berbagai kekurangan," ungkapnya.
Selain itu, Misbahul menuturkan kalimat lemah dalam cuitan Ferdinand turut melanggar keyakinan umat Islam.
Dengan demikian, Misbahul mengatakan hal itu menjadi gejolak yang timbul di masyarakat.
"Gejolak itu timbul dari cuitan Mas Ferdinand. Jadi, Mas Ferdinand ini harus minta maaf terkait cuitan tersebut karena menyiarkan kebohongan," imbuhnya.
Berita Terkait
-
V BTS Disebut Ahli Tunjukkan Banyak Macam Ekpresi Wajah, Begini Pendapat Netizen!
-
Viral Pernikahan Beda Agama, Suami Katolik Istri Islam, HNW: Mestinya Ini Tak Terjadi
-
Crazy Rich Doni Salmanan Diberondong 90 Pertanyaan, Pengantin Berhijab Nikah Beda Agama
-
Dekat Dengan Billy Syahputra Isu Maria Vania Pindah Agama Muncul, Status Crazy Rich Doni Salmanan Bakal Luntur
-
Terciduk Foto Candid, Anting Salib Amanda Manopo Bikin Salah Fokus
Terpopuler
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- 4 Pilihan HP OPPO 5G Terbaik 2026 dengan RAM Besar dan Kamera Berkualitas
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- Bojan Hodak Beberkan Posisi Pemain Baru Persib Bandung
Pilihan
-
Sah! Komisi XI DPR Pilih Keponakan Prabowo Jadi Deputi Gubernur BI
-
Hasil Akhir ASEAN Para Games 2025: Raih 135 Emas, Indonesia Kunci Posisi Runner-up
-
5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
-
Promo Suuegeerr Alfamart Jelang Ramadan: Tebus Minuman Segar Cuma Rp2.500
-
Menilik Survei Harvard-Gallup: Bahagia di Atas Kertas atau Sekadar Daya Tahan?
Terkini
-
Sisi Gelap Penjarahan Fasilitas Jakarta: Antara Desakan Perut Urban dan Lemahnya Sistem Pengawasan
-
WNI Gabung Militer Asing: Iming-Iming Gaji Besar, Namun Status Kewarganegaraan Jadi Taruhan
-
Kasatgas Tito Pimpin Rakor Pembahasan Bantuan Rumah dan Bantuan Sosial Pascabencana
-
Partai Gema Bangsa Resmi Usung Prabowo di 2029: Ingin Akhiri Cengkeraman Oligarki!
-
Jakarta Siaga, BMKG Bunyikan Alarm Hujan Lebat Hari Ini
-
Akankah Rocky Gerung Hadir? Polda Metro Tunggu Kedatangannya Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi
-
Jaga Marwah Non-Blok, Connie Ingatkan Presiden Tak Sembarang Bayar Iuran Dewan Perdamaian
-
Pura-pura Jadi Kurir Ekspedisi, Dua Pengedar Narkoba di Tangerang Tak Berkutik Diciduk Polisi
-
Kasus Korupsi Kuota Haji, KPK Minta Bos Maktour Tetap di Indonesia
-
Diperiksa KPK, Bos Maktour Tegaskan Pembagian Kuota Haji Wewenang Kemenag