Suara.com - Badan Intelijen Negara Daerah Sulawesi Utara atau Binda Sulut menggelar vaksinasi Covid-19 massal di 15 kabupaten dan kota. Mereka menyasar warga yang tinggal di wilayah 4T alias terpencil, terdalam, terluar dan terjauh.
“BIN Daerah Sulut bersama Pemerintah Daerah serta stakeholder terkait lainnya terus menjangkau dan mempermudah akses vaksin bagi semua lapisan masyarakat, termasuk bagi masyarakat yang tinggal di wilayah terpencil, terdalam, terluar dan terjauh,” kata Kabinda Sulut, Laksamana Pertama TNI Adriansyah dalam keterangannya, Sabtu (12/3/2022).
Dalam pelaksanaannya, kata Adriansyah, pihaknya menggunakan beberapa metode. Mulai dari menghampiri warga dari pintu ke pintu atau door to door hingga mendirikan gerai-gerai vaksinasi.
“Vaksinasi Covid-19, baik dosis utama maupun dosis penguat (booster), diselenggarakan di 15 kabupaten/kota se-Provinsi Sulut yang tersebar di puluhan titik pelayanan vaksinasi," ujarnya.
Berkenaan dengan itu, Adriansyah mengimbau masyarakat yang telah melaksanakan vaksinasi dosis kedua untuk mengikuti program vaksinasi booster. Sehingga diharapkan kekebalan imunitas warga semakin meningkat.
"Kami mengajak kepada masyarakat Sulut untuk mendapatkan pelayanan vaksinasi di gerai vaksin yang sudah disediakan,” pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Terungkap: AS Siapkan Strategi Perang Jangka Panjang di Iran, Beda dari Venezuela
-
Nasib Buruh Perempuan hingga Korban MBG Jadi Sorotan Tajam API
-
API Soroti Femisida dan Bias Hukum Jelang Hari Perempuan Internasional
-
Status Bendung Katulampa Naik ke Siaga 3, Air Kiriman Diprediksi Terjang Jakarta Malam Ini
-
Guru SD di Jember Telanjangi 22 Siswa, Anggota DPR: Bisa Diproses Tanpa Laporan
-
Bima Arya Desak Bupati-Wakil Bupati Jember Selesaikan Konflik Elegan
-
Jelang Ramadan, Satpol PP Matraman Sita 51 Botol Miras dalam Operasi Pekat
-
Musim Hujan Picu Jalan Berlubang, Bina Marga Pasang Imbauan Keselamatan
-
Kolaborasi Penerima Bansos dan Kopdes Merah Putih, Kemensos Bantu Kadang dan Ayam Petelur
-
Golkar Target Menang Pemilu 2029, Kaderisasi Jadi Kunci Transformasi