Suara.com - Kawasan yang dijadikan lokasi kemah Presiden Joko Widodo di Titik Nol Ibu Kota Negara Nusantara, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, dalam dua hari ini sudah turun ke zona oranye COVID-19.
"Sejak Januari lalu Kecamatan Sepaku di zona merah, tapi mulai kemarin turun ke zona oranye dengan total aktif COVID-19 sebanyak 42 kasus," ujar Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Kabupaten PPU Jansje Grace Makisurat di Penajam, hari ini.
Jumlah kecamatan di Kabupaten PPU hanya ada empat. Dari jumlah ini, hanya Kecamatan Penajam yang masih bertahan di zona merah dengan jumlah aktif COVID 77 orang.
Berikutnya adalah Kecamatan Babulu di zona oranye dengan jumlah kasus aktif COVID-19 sebanyak 34 orang, dan Kecamatan Waru di zona kuning dengan jumlah kasus aktif sebanyak 16 orang.
Grace melanjutkan jumlah pasien sembuh dari COVID-19 di Kabupaten PPU hari ini bertambah 18 orang dan warga diingatkan tetap mematuhi protokol kesehatan untuk menekan penularan.
"Adanya penambahan 18 pasien sembuh hari ini, total warga yang sembuh dari COVID-19 di PPU menjadi 5.279 orang. COVID-19 masih terus mengintai, maka jangan kendur mematuhi prokes," katanya.
Ia mengatakan hari ini juga ada penambahan 4 orang yang positif COVID-19, sehingga total aktif COVID-19 di PPU menjadi 169 kasus, mengalami penurunan ketimbang hari sebelumnya sebanyak 184 kasus.
Dari total aktif COVID-19 sebanyak 169 orang tersebut, lanjut Grace, masih ada 165 orang menjalani isolasi mandiri dan 4 pasien COVID-19 yang menjalani perawatan di rumah sakit.
Sementara itu, total positif COVID-19 sejak 22 Maret 2020 hingga hari ini mencapai 5.683 orang, dengan perkembangan ada 5.279 orang sembuh, 169 orang masih positif, dan meninggal 235 orang. [Antara]
Tag
Berita Terkait
-
IKN Nusantara: Narasi Kian Meredup Meski Pembangunan Terus Dikebut?
-
Jelang 17 Agustus, Istana Kepresidenan Dipercantik
-
Begiini Jawaban 'Nyeleneh' Gibran saat Ditanya Kapan Bakal Berkantor di IKN
-
Bola Panas IKN; NasDem Desak Keppres, PDIP Lempar Wacana Radikal 'Boyong' Seluruh BUMN
-
NasDem Minta Wapres Gibran Segera Pindah ke IKN, PDIP Ingatkan soal Anggaran dan Aturan Main
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Kemensos Salurkan Bansos Rp2,56 Triliun untuk Korban Bencana di Pulau Sumatra
-
Jabat Sekjen Kementan, Harta Mertua Dwi Sasetyaningtyas Tembus Rp3 Miliar Lebih
-
Tolak Hukuman Mati ABK Fandi Ramadan di Kasus 2 Ton Sabu, Legislator DPR: Bukan Aktor Dominan
-
Polisi Ungkap Kendala di Balik Penanganan Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Konten Kreator Cinta Ruhama
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Propam PMJ Datangi SPBU Cipinang, Usut Oknum Aparat Diduga Aniaya Pegawai Hingga Gigi Copot
-
Balas Pledoi Kerry Riza, Jaksa Minta Hakim Tolak Seluruh Pembelaan Anak Riza Chalid
-
Lasarus Klarifikasi Soal Penutupan Gerai Alfamart-Indomaret: Bukan Ditutup, Tapi Dibatasi
-
Penampakan Before-After TNI Bersihkan Lumpur di Rumah Warga Terdampak Bencana di Aceh
-
Update RUU PPRT dan Revisi UU Ketenagakerjaan di DPR, Partisipasi Publik Digelar Mulai 15 Maret