Suara.com - Pendiri Lembaga Survei KedaiKopi Hendri Satrio mengungkapkan pembangunan IKN Nusantara bisa bikin Presiden Joko Widodo (Jokowi) malu.
Hendri Satrio mengatakan, proyek IKN harus selesai apabila Jokowi tak ingin malu.
Menurut Hendri, Jokowi akan menanggung malu apabila megaproyek IKN tidak terealisasikan alias mangkrak.
"Ya harus bisa diwujudkan itu IKN. Kalau enggak, bisa malu Pak Jokowi ini," kata Hendri Satrio, seperti dikutip dari wartaekonomi--jaringan Suara.com, Rabu (16/3/2022).
Selain itu, Hendri juga memberikan komentar mengenai sosok Kepala Otorita IKN Bambang Susantono.
Bambang Susantono disebut jauh dari kriteria pemimpin IKN yang pernah disebutkan Jokowi.
Pasalnya, Jokowi memiliki kriteria seorang kepala daerah dan arsitek untuk menjadi kepala otorita IKN.
Hendri Satrio pun bertanya-tanya apakah ada sosok pembisik di balik pilihan Jokowi.
"Walaupun memang ada pembisik, tapi itu sudah jadi pilihan Pak Jokowi sendiri," ungkap Hendri.
Baca Juga: Detik-detik Jokowi Lepas Rombongan Pebalap MotoGP di Depan Istana Negara
Oleh sebab itu, menurut Hendri, Jokowi harus bertanggung jawab penuh untuk menyelesaikan pembangunan IKN Nusantara.
"Jadi, sekarang tanggung jawabnya sepenuhnya ada di Pak Jokowi, bukan pembisik lagi," jelasnya.
Seperti diketahui, Presiden Jokowi resmi melantik Bambang Susantono dan Dhony Rahajoe sebagai Kepala Otorita IKN dan Wakil Kepala Otorita IKN.
Tag
Berita Terkait
-
Detik-detik Jokowi Lepas Rombongan Pebalap MotoGP di Depan Istana Negara
-
Jokowi Ngobrol Bareng Marc Marques Cs: Indonesia Miliki 122 Juta Motor, Banyak Sekali Fansnya di Sini
-
Jokowi Subsidi Minyak Goreng Curah Rp14.000 Per Liter, Warganet: Harganya Subsidi, tapi Barangnya Susah, Pak
-
Kritik Telak! Gilbert PDIP: Seharusnya Anies Bawa Tanah dari Trek Formula E atau Munjul yang Dikorupsi ke IKN
-
Minta Pemerintah Lebih Berpihak pada Rakyat Kecil, Anggota DPRD Jawa Barat Surati Presiden Jokowi
Terpopuler
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
Pilihan
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
Terkini
-
Jaksa Ungkap Ada Kode Amplop 1 untuk Dirjen Bea Cukai Djaka Budi dalam Kasus Blueray
-
Menlu Sugiono Pastikan Pemerintah Terus Upayakan Pemulangan 9 WNI dari Israel
-
Menteri PPPA Respons Dugaan Kadis P3A Sarankan Korban Kekerasan Seksual Nikahi Pelaku
-
Terekam CCTV Keluar Hotel Sendirian, Jemaah Haji Indonesia Hilang Misterius di Makkah
-
Kejagung Mulai Lelang Aset Harvey Moeis, Kapuspenkum: Kami Transparan
-
Sekolah Rakyat Hadir di Daerah 3T, Anggota DPR RI: Sangat Dirasakan Manfaatnya
-
"Jangan Melawan, Video Saja", Pesan Tegas Prabowo ke Rakyat Hadapi Aparat Tak Beres
-
Warga Daerah Cuma Dapat Makan, KPK Sebut Duit Program MBG Balik Lagi ke Kota Besar
-
Terbukti Palsu, 14 Jam Tangan Mewah Jimmy Sutopo Ternyata Cuma Barang KW
-
Demo Harkitnas di DPR, Ribuan Guru Madrasah dan Ojol Tuntut Kesejahteraan dan Perlindungan