4. HET Telah Dicabut oleh Pemerintah
Pada kesempatan yang sama, Lutfi menuturkan bahwa pemerintah sudah mencabut HET (harga eceran tertinggi) minyak goreng. Kebijakan ini terdapat pada Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 11 Tahun 2022.
Saat ini, pemerintah masih menetapkan harga eceran minyak goreng di angka Rp14.000 per liter. Lutfi mengatakan bahwa penjualan pada masyarakat termasuk pengusaha mikro wajib mengikuti HET yang berlaku.
Tambahan dari Lutfi, harga minyak goreng juga akan disubsidi oleh Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit.
5. DMO akan Dicabut
Pemerintah juga akan mencabut kebijakan DMO. Ini adalah Domestic Market Obligation, aturan yang mengharuskan produsen minyak sawit menyetor hasil produksinya kepada pemerintah guna memenuhi kebutuhan dalam negeri.
Bersamaan dengan hal ini, Kemendag akan menaikkan tarif ekspor untuk minyak sawit dan sejenisnya. Dengan begitu, pasokannya menjadi sulit diselundupkan ke luar negeri.
Itulah lima pernyataan Mendag Muhammad Lutfi terkait harga minyak goreng yang meningkat secara drastis. Semoga masalah ini bisa segera menemukan titik terang.
Kontributor : Xandra Junia Indriasti
Baca Juga: HET Minyak Goreng Dicabut, Harga Gehu, Bala-bala dan Pisang Goreng Naik
Berita Terkait
-
HET Minyak Goreng Dicabut, Harga Gehu, Bala-bala dan Pisang Goreng Naik
-
Sentil Pemerintah Soal Minyak Goreng, Politisi Demokrat: Dulu Berbahaya Dwifungsi ABRI, Sekarang Pengusaha
-
Setelah 22 Hari, Sembilan WNI yang Terjebak di Ukraina Berhasil Dievakuasi
-
Pedagang Kecil di Kota Malang Kian Merana Diterpa Harga Minyak Goreng
-
Harga Minyak Goreng Diserahkan Pada Mekanisme Pasar, Fraksi PKS: Pemerintah Telah Menyerah ke Mafia
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
-
Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga