Suara.com - Video lawas Cak Nun komentar soal Megawati Soekarnoputri kembali viral. Hal itu dipicu saat Megawati komentar soal ibu-ibu antre minyak goreng.
Ketua Umum PDI Perjuangan itu menjadi bulan-bulanan masyarakat pengguna media sosial setelah dirinya ikut mengomentari video viral ibu-ibu yang sedang mengantri minyak goreng.
Video lawas dari Emha Ainun Nadjib alias Cak Nun itu disebar oleh akun @bosstamlen di Twitter.
Netizen ini menggabungkan video Megawati yang menyorot krisis minyak goreng dengan video lawas Cak Nun.
“Bener kata Cak Nun (di akhir video), masih mau pilih PDIP setelah mendengar omongan Megawati seperti ini?,” kata @BossTemlen dalam keterangan unggahanya dikutip dari WartaEkonomi.
Dalam video lawas itu, Cak Nun memang terang-terangan mengatakan Megawati tidak berpendidikan.
Namun soal kekayaan Megawati sudah sangat berkecukupan bahkan bisa dibilang berlimpah.
Untuk itu kata Cak Nun, Megawati juga tidak pernah merasakan bagaimana sedihnya seseorang ketika dipaksa membayar utangnya saat mereka dalam kondisi serba kekurangan.
”Jangan disalahkan karena Mbak Mega itu tidak ngerti. Dia tidak punya ilmu untuk memahami itu. Dia tidak sekolah. Dia tidak pernah bergaul di kampung-kampung, dia tidak pernah utang, nggak pernah ngerti sedihnya nggak bisa bayar sekolah,” kata Cak Nun dalam video tersebut.
Sejak kecil, kata Cak Nun, Megawati tinggal di Istana. Ia seorang presiden yang tidak pernah seperti rakyat kecil.
“Jadi gak ada critanya anak presiden utang, gak ada (jadi tidak ada cerita anak presiden utang, gak ada). Jadi Anda jangan tuntut Mbak Mega ngerti itu, wong gak ngerti kok,” tambah Cak Nun.
Sebelumnya, video Megawati Soekarnoputri yang menyoroti ibu-ibu mengantri demi minyak goreng viral di media sosial.
“Bukan masalah mahalnya beli minyak goreng. Saya itu sampai mikir, jadi tiap hari ibu-ibu itu apakah hanya menggoreng? Sampai begitu rebutannya? Sampai kalau sekarang kita lihat toh hebohnya urusan beli minyak goreng. Saya itu sampai ngelus dada,” ucap Megawati dalam sebuah webinar itu, Jumat (18/3/2022).
Megawati lantas mengajak ibu-ibu untuk mengolah makanan dengan cara lain selain menggoreng.
“Apa tidak ada cara merebus atau mengukus atau seperti rujak? Itu menu Indonesia lho. Lah kok jelimet gitu,” papa Megawati.
Berita Terkait
-
BCA Wanti-wanti Gen Z: Hati-hati Beli Rumah Pakai KPR
-
Jadwal dan Link Streaming Proliga 2026 Malam Ini: Adu Keras Pertamina Enduro vs Electric PLN
-
5 Kemenangan Beruntun Jadi Modal Pertamina Enduro, Megawati Incar Posisi Teratas Proliga 2026
-
Temui Putra Mahkota Abu Dhabi, Megawati Kenalkan Pancasila sebagai Falsafah Pemersatu Bangsa
-
Momen Langka di Abu Dhabi, Kala Prananda Prabowo Jadi Fotografer Dadakan Megawati
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
Terkini
-
Nyanyian Saksi di Sidang: Sebut Eks Menaker Ida Fauziyah Terima Rp50 Juta, KPK Mulai Pasang Mata
-
Diduga Demi Kejar 'Cuan' Bisnis, Anak Usaha Kemenkeu Nekat Suap Ketua PN Depok Terkait Lahan Tapos
-
Kapolres Tangsel Laporkan Gratifikasi iPhone 17 Pro Max ke KPK, Kini Disita Jadi Milik Negara
-
Polda Metro Jaya Bongkar Peredaran Obat Keras, 21 Ribu Butir Disita dari Dua Lokasi
-
Usai Kena OTT KPK, Ketua dan Waka PN Depok Akan Diperiksa KY soal Dugaan Pelanggaran Kode Etik Hakim
-
KPK Sampai Kejar-kejaran, Terungkap Nego Suap Sengketa Lahan di PN Depok dari Rp1 M Jadi Rp850 Juta
-
Penampakan Isi Tas Ransel Hitam Berisi Rp850 Juta, Bukti Suap Sengketa Lahan di PN Depok
-
Bukan Rugikan Negara Rp2,9 T, Pertamina Justru Untung Rp17 T dari Sewa Terminal BBM Milik PT OTM
-
Sidang Hadirkan Saksi Mahkota, Pengacara Kerry: Tidak Ada Pengaturan Penyewaan Kapal oleh Pertamina
-
Sukses, Peserta dari Empat Provinsi Antusias Ikuti Workshop "AI Tools for Journalists" di Palembang