Suara.com - Ketua Mahkamah Agung Anwar Usman akan menjadi bagian dari keluarga besar Presiden Joko Widodo. Anwar Usman akan menikah dengan adik Jokowi yang bernama Idayati.
Keduanya bahkan telah melakukan prosesi lamaran beberapa waktu lalu. Tentu, hal ini menjadi kabar bahagia bagi keluarga Jokowi.
Pernikahan keduanya direncanakan akan dilakukan pada Mei mendatang. Kisah cinta Anwar dan Idayati bermula pada Oktober 2021 lalu.
Kepada media Idayati mengaku, perkenalan ia dengan Anwar Usman karena jasa seorang teman. Setelah itu keduanya merasa ada kecocokan dan akhirnya sepakat untuk melanjutkan hubungannya ke tingkat yang lebih serius, yakni pernikahan.
Seluk beluk Anwar Usman menjadi perhatian publik. Salah satunya, harta kekayaan yang dimiliki Anwar Usman sebagai Ketua MK.
Lantas, berapa harta kekayaan Anwar Usman?
Sejak menjadi ketua MK, Anwar telah empat kali melaporkan harta kekayaannya kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Pada 2018, harta kekayaan Anwar Usman diketahui sebesar Rp 4.899.659.000. Namun setahun kemudian turun menjadi Rp 4.809.659.000.
Pada 2020, Anwar kembali melaporkan harta kekayaannya pada KPK dan saat itu diketahui harta kekayaan miliknya naik menjadi Rp 5.021.500.000.
Baca Juga: Segini Harta Kekayaan Megawati yang Elus Dada Lihat Ibu-ibu Rebutan Minyak Goreng
Pada 2021, harta kekayaan Anwar Usman melonjak tajam, menjadi Rp 26.457.816.968. Ini artinya dalam setahun pada masa pandemi, kekayaan Anwar Usman naik sebesar Rp 21,4 miliar.
Lonjakan harta kekayaan ini disebabkan karena, pada LHKPN terbaru, Anwar Usman memiliki asset berupa surat berharga serta kas dan setara kas, yang nilainya masing-masing Rp 333.670.000 dan Rp 20.692.646.968.
Pada LHKPN tahun sebelumnya, asset ini belum ada ada. Dan berikut adalah rincian harta kekayaan Anwar Usman selengkapnya.
A. TANAH DAN BANGUNAN Rp 5.114.000.000
1. Tanah Seluas 297 m2 di KAB / KOTA BIMA, WARISAN Rp 140.000.000
2. Tanah Seluas 17000 m2 di KAB / KOTA BIMA, WARISAN Rp 300.000.000
Berita Terkait
-
Doakan Pernikahan Anwar Usman dan Adik Jokowi Lancar, Eks Ketua MK: Pak Anwar Manusia Biasa, Bebas Nikahi Siapa Saja
-
Segini Harta Kekayaan Megawati yang Elus Dada Lihat Ibu-ibu Rebutan Minyak Goreng
-
Soal Pernikahan Ketua MK dan Adik Jokowi, Jimly Asshiddiqie: Potensi Conflict of Interest Tergantung Kasusnya
-
Ketua MK Bakal jadi Ipar Jokowi, Pimpinan DPR soal Pernikahan Anwar Usman-Idayati: Tak Ada Aturan yang Melarang
-
Pernikahan Adik Jokowi Idayati dengan Ketua MK Anwar Usman Dituding Demi Dinasti Politik, Gibran Bereaksi
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
Terkini
-
Polri Pegang Bukti, TNI Tahan Tersangka, Kemenham Endus Anomali Hukum Kasus Andrie Yunus
-
7 Fakta Pembunuhan Wanita dalam Boks di Medan: Motif Seks Menyimpang hingga Terekam CCTV
-
Seorang Pria Ditemukan Tewas Mengambang di Kubangan Air Limbah Pemotongan Hewan Ternak Cengkareng
-
Gus Ipul Pecat PNS Kemensos Meski Data Absen Selalu Hadir, Ternyata Ini Triknya!
-
Penumpang Whoosh Naik 11 Persen saat Lebaran 2026, Tembus 224 Ribu hingga H+3
-
2 Nama Pejabat Iran Dihapus dari 'Daftar Bunuh' Selama 5 Hari, Apa Maunya AS-Israel?
-
Celios: Konversi Motor Listrik Tingkatkan Efisiensi Energi dan Ekonomi Lokal
-
3 Pendamping PKH Kemensos Dipecat, Gus Ipul Sentil ASN Sia-siakan Kesempatan
-
Lalu Lintas Tol Regional Nusantara Tembus 2,6 Juta Kendaraan hingga H+3 Lebaran 2026
-
Gus Ipul Sentil Ada ASN Kemensos Cuma 'Haha-Hihi' saat Jam Kerja