Suara.com - Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar mengatakan tak menyoal PAN masuk kabinet pemerintah asalkan tidak mengganggu jatah PKB. Wakil Ketua Umum PAN Viva Yoga Mauladi menjawab "PAN itu sayang dan cinta banget dengan Cak Imin dan PKB."
Viva memuji Muhaimin dengan menyebutnya politisi yang santun dan humoris.
Viva PAN dan PKB diibaratkan Viva sebagai saudara kembar yang tidak bisa dipisahkan sebagai kekuatan politik.
Viva menyebut PAN membawa amanat nasional, sedangkan PKB membawa kebangkitan bangsa.
Viva mengatakan Muhaimin merupakan politikus yang membawa proses politik dengan cair melalui humor yang tidak meninggalkan substansi.
Mengenai pembagian kursi menteri di kabinet, kata Viva, PAN tetap berpedoman kepada Pasal 17 UUD 1945 bahwa hal itu menjadi kewenangan dan prerogatif Presiden Joko Widodo.
"Karena menteri adalah pembantu Presiden. PAN menghormati Pak Presiden Jokowi. Tentunya Pak Presiden akan mengambil kebijakan yang baik buat kekompakan koalisi partai pemerintah," katanya.
Muhaimin mempersilakan PAN bergabung ke kabinet pemerintah. Yang terpenting bagi PKB, PAN tidak mengganggu posisi.
"Yang penting jangan ganggu posisi PKB. Silakan masuk (kabinet), tapi jangan ganggu PKB," kata Muhaimin di DPR, Kamis (24/3/2022).
Muhaimin tidak menginginkan terjadi konflik jika PAN sampai mengganggu posisi PKB di pemerintahan.
"Silakan, asal nggak ganggu PKB. Kalau ganggu PKB, bisa Ukraina lawan Rusia nanti. Masa PAN lawan PKB?," kata Muhaimin.
Muhaimin mengaku sudah bertemu dengan Jokowi di Bali dan tidak mendapatkan tanda-tanda Jokowi akan melakukan perombakan kabinet dalam waktu dekat.
Ketua Harian Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad menegaskan perombakan kabinet merupakan hak prerogatif Presiden.
"Sebagai bagian dari koalisi pemerintah, kami menyerahkan kepada Presiden," katanya dalam Antara.
Dia menegaskan kapan dan berapa menteri yang diganti itu dilakukan, hanya presiden yang mengetahuinya. Pihaknya telah menyerahkan dan hanya menunggu jika pergantian kabinet telah dilakukan.
Berita Terkait
-
Cak Imin Ajak Masyarakat Olahraga Jelang Buka Puasa: Sehat Itu Bikin Umur Panjang dan Lebih Irit
-
Cak Imin Bela Langkah Diplomasi Prabowo: Tujuannya Bantu Gaza dan Jaga Ekonomi RI
-
Bansos Diberikan Sementara, Cak Imin Tegaskan Masyarakat Harus Berdaya Mandiri Agar Naik Kelas
-
Cak Imin Desak Pekerja Migran Harus Punya Ijazah Minimal SMA, Ternyata Ini Alasannya?
-
Fokus Lulusan SMK-SMA: Inilah Syarat Baru Pemerintah Agar TKI Bisa Kerja di Luar Negeri
Terpopuler
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- 5 Mobil Listrik Paling Murah di 2026 untuk Harian, Harga Mulai Rp60 Jutaan
- 5 Shio yang Diprediksi Beruntung dan Sukses pada 27 Maret 2026
- 7 Sepatu Lari yang Awet untuk Pemakaian Lama, Nyaman dan Tahan Banting
- 63 Kode Redeem FF Max Terbaru 27 Maret 2026: Klaim Bundel Panther, AK47, dan Diamond
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Kritik Pedas Idrus Marham: Komunikasi Menteri Prabowo Jeblok, Kebijakan Bagus Malah Salah Paham!
-
Gelar Lebaran Bersama Rakyat di Monas, Pemerintah Bagikan 100 Ribu Kupon Belanja
-
Satgas Damai Cartenz Ringkus Dua Anggota Jaringan Senjata dan Amunisi Ilegal di Jayapura
-
Komisi III DPR RI Gelar RDPU Terkait Dugaan Korupsi Videografer Amsal Sitepu
-
Serangan AS-Israel di Bandar Khamir Tewaskan 5 Warga Iran, Teheran Balas Hantam Fasilitas Aluminium
-
Presiden Prabowo Bertolak ke Jepang, Bahas Investasi hingga Temui Kaisar Naruhito
-
Rudal Houthi Yaman Hantam Israel di Hari ke-30 Perang Timur Tengah
-
USS Tripoli Tiba di Timur Tengah Bawa Ribuan Marinir Saat Isu Serangan Darat ke Iran Memanas
-
Harga BBM Filipina Melambung Tinggi Akibat Perang Iran, Sopir Jeepney Terancam Kelaparan
-
Pembatasan Medsos Anak Tak Cukup, IDAI Soroti Peran Orang Tua dan Kesenjangan Pendampingan