Suara.com - Apakah suntik vaksin booster membatalkan puasa saat Ramadhan? Berikut ini penjelasan dari Majelis Ulama Indonesia atau MUI.
Sejak pertama kali pandemi covid-19 muncul di Indonesia MUI telah melakukan kajian secara parallel. Pada waktu itu, diputuskan bahwa vaksin tidak membatalkan puasa saat Ramadan.
Hal itu dikatakan Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI), Amirsyah Tambunan.
MUI beralasan vaksin berfungsi sebagai obat bagi masyarakat.
Pandemi Covid-19 dinilai hampir sama dengan sejarah wabah pada zaman Nabi Muhammad SWT. Pada waktu itu, nabi memberikan sikap tegas dan solusinya sangat nyambung dengan kondisi covid-19.
"MUI sudah mengeluarkan fatwa (bahwa) vaksin tidak membatalkan puasa. Karena tidak masuk dari rongga yang membatalkan ibadah puasa," kata Sekretaris Jenderal MUI Amirsyah Tambunan di Jakarta, Selasa (29/3/2022), dikutip dari timesofindonesia.
MUI sudah mengeluarkan Fatwa Nomor 13 Tahun 2021 Tentang Hukum Vaksinasi Covid-19 saat Berpuasa.
Dalam fatwa itu disebutkan bahwa vaksinasi merupakan proses pemberian vaksin dengan cara disuntikkan atau diteteskan ke dalam mulut untuk meningkatkan produksi antibodi guna menangkal penyakit tertentu.
Oleh karena itu, dia meminta masyarakat agar tidak berpolemik lagi soal masalah hukum vaksinasi saat bulan ramadan.
Baca Juga: 2 Versi Niat Buka Puasa Ramadhan Lengkap Tulisan Latin dan Artinya
Dia mengajak Tokoh Agama, tokoh ormas Islam hingga tokoh masyarakat lainnya, agar berkolaborasi.
Mereka bisa berkolaborasi dalam rangka memberikan edukasi dan literasi secara langsung kepada masyarakat. Mereka bisa melakukan sosialisasi terkait manfaat vaksinasi massal sesuai kearifan lokal masing-masing.
"Yang pertama, tentu literasi terkait ketika vaksin itu bagaimana supaya lebih efektif dan masyarakat menerima dengan baik tentu harus diiringi setelah itu edukasi. Yang ketiga, adalah sosialisasi, 3 hal ini menurut saya kata kunci," lanjut Amirsyah.
MUI berharap momentum bulan Ramadan tahun ini membuat umat Islam lebih khusus beribadah.
Berbagai kebijakan seperti diperbolehkan mudik juga dinilai sangat tepat dan membuat masyarakat sangat bahagia dan terbantu.
"Saya mengajak kaum muslimin jadikan momentum ini untuk mempersiapkan diri kita menjelang ibadah puasa. Semoga ibadah kita tahun ini berjalan dengan lancar dan menjadi momentum mensucikan diri," kata Amirsyah.
Berita Terkait
-
Niat Puasa Qadha Ramadan: Pengertian dan Aturan Qadha dalam Islam
-
Melayani Sepenuh Hati, Bank Mandiri Salurkan Program Sosial Bagi Lebih dari 114.000 Penerima Manfaat
-
Rekomendasi Menu Buka Puasa Khas Indonesia, Dari Gorengan hingga Soto Ayam Hangat
-
Niat Membayar Fidyah Puasa dengan Beras, Berapa Besarannya?
-
Siapa Saja yang Berhak Menerima Fidyah Puasa Ramadhan? Ini Penjelasannya
Terpopuler
- 5 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart untuk Silaturahmi Anti Bau
- 5 Mobil Murah 3 Baris Under 1500cc tapi Jagoan Tanjakan: Irit Bensin dan Pajak Ramah Rakyat Jelata
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 5 Kejanggalan Video Benjamin Netanyahu Terbaru, PM Israel Beneran Tewas?
Pilihan
-
Bongkar Identitas dan Wajah Eksekutor Penyiram Air Keras Andrie Yunus, Polisi: Ini Bukan Hasil AI!
-
4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, Motif Masih Didalami
-
Pelaku Teror Air Keras Andrie Yunus Ternyata Anggota BAIS, TNI: Sudah Diamankan di Puspom
-
Volume Kendaraan Masuk-Keluar DIY via Prambanan Seimbang, Arus Lalu Lintas Masih Ramai Lancar
-
Iran Umumkan Kabar Duka! Ali Larijani dan Gholamreza Soleimani Tewas sebagai Martir
Terkini
-
Terekam CCTV! Eksekutor Penyiram Andrie Yunus Ganti Baju Usai Beraksi, Diduga Kena Air Keras
-
Pembalasan Atas Gugurnya Ali Larijani, Iran Hujani Israel dengan Rudal Klaster Mematikan
-
Empat Prajurit Pelaku Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus Terancam 7 Tahun Penjara
-
Dua Petinggi Tewas Dibunuh Zionis, Lebih dari 3.000 Rudal dan Drone Iran Hujani Negara Teluk
-
PMI Siap Kirim Bantuan Medis ke Iran, Jusuf Kalla: Kami Pertimbangkan Beli Obat di Pakistan
-
Stasiun Gambir Padat Jelang Lebaran, Pendapatan Porter Tembus Rp 400 Ribu per Hari
-
Pembunuhan Ali Larijani Tak Goyakan Iran, Menlu Abbas Araghchi: Mati Satu Tumbuh Seribu
-
4 Prajurit TNI Jadi Pelaku Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, Kini Ditahan di Pomdam Jaya
-
Bongkar Identitas dan Wajah Eksekutor Penyiram Air Keras Andrie Yunus, Polisi: Ini Bukan Hasil AI!
-
Jelang Lebaran, KPK Beri Peringatan: Tradisi Saling memberi Tak Boleh Jadi Gratifikasi