Suara.com - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi didampingi Wali Kota Bogor, Jawa Barat, Bima Arya Sugiarto menjajal jalur kereta api (KA) Bogor-Sukabumi dari Stasiun Paledang pada hari pertama Ramadhan, Minggu (3/4/2022).
Tiba di Stasiun Paledang, sekitar pukul 13.40 WIB, Budi bersama Bima Arya sempat mendengar penjelasan tentang desain infrastruktur jalur kereta yang masih dalam pembangunan.
Kemudian, tepat pukul 14.00 WIB Menhub bersama rombongan Kemenhub dan jajaran Pemerintah Kota Bogor memasuki gerbong kereta Sukabumi-Bogor kelas ekonomi dan menyapa beberapa penumpang yang sudah lebih dulu berada di dalam.
Kereta kemudian berangkat sekitar pukul 14.05 menuju Stasiun Batutulis yang baru saja rampung pengerjaan infrastruktur relnya.
Sementara itu nampak tebingan rel masih dalam tahap pengerjaan. Pembangunan infrastruktur luar rel di Stasiun Batutulis sempat menjadi sorotan warga yang terisolasi karena belum dibangunkan jembatan penyeberangan orang/JPO.
Pada Maret lalu, Wali Kota Bogor sempat mengungkap Pemerintah Kota telah menyurati Kemenhub beberapa bulan sebelumnya. Surat itu meminta kontraktor pembangunan rel ganda Bogor-Sukabumi di wilayahnya untuk segera menyelesaikan janji membangun fasilitas akses jalan warga sekitar rel.
Hal itu mengingat telah ada rencana uji coba jalur rel ganda Bogor-Sukabumi pada akhir Maret. Realisasinya, pada hari kedua Ramadhan ini Bima Arya bersama Menhub Budi Karya menjajal jalur tersebut.
Melewati perkotaan Kota Bogor, kemudian persawahan beberapa kecamatan Kabupaten Bogor menuju Sukabumi.
Sesuai peraturan terbaru, merujuk pada aturan Satgas Covid-19 tidak ada lagi penyekatan di dalam kereta. Area dalam kereta pun nampak bersih dan harum. Ada pula tv gantung dan monitor pemberitahuan di dalam gerbong.
Penumpang masih diwajibkan mengetatkan protokol kesehatan berupa memakai masker dan mencuci tangan. Terlihat warga sekitar rel penasaran dengan suara kereta yang pertama kali kembali melintas di jalur KA ini.
Kereta terus melaju melewati Stasiun Cigombong menuju Stasiun Cicurug di Kabupaten Bogor dan kembali ke Stasiun Paledang Bogor. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Wasekjen PBNU: Usulan Perubahan Ketentuan AHWA Berasal dari Syuriyah PWNU Jateng
-
Wamendagri Ribka Tegaskan Hilirisasi Kakao Bukti Nyata Keberhasilan Dana Otsus Papua
-
Kabar Gembira! Pajak Film Nasional di Jakarta Dipangkas 50 Persen
-
Gegara Program Prioritas, Kementerian Ramai-ramai 'Mengemis' Anggaran Tambahan?
-
Stop Politisasi MBG! Asosiasi Desak BGN Fokus Benahi Tata Kelola usai Skandal Korupsi
-
Wagub Jabar Buka Danseskoad Cup 2026, Dorong Pembinaan Pesepak Bola Usia Dini
-
Pramono Anung Resmikan Wajah Baru Rasuna Said: Ingin Jadi Ikon Gembok Cinta Ala Paris
-
Sudah Keluar Modal Besar, Asosiasi Minta Kepastian dan Mitigasi usai Moratorium Dapur MBG
-
Cerita di Balik Halte Setiabudi Integritas: Ide Ketua KPK saat Naik Bus dari Ragunan
-
Mandalika hingga Rempang: Hak Rakyat Tergilas Proyek Negara, Pemulihan Cuma Janji?