Suara.com - Sekretaris Lembaga Hikmah dan Kebijakan Publik Pimpinan Pusat Muhammadiyah Abdul Rohim Ghazali menilai Erick saat ini punya banyak peluang untuk sosialisasi ke masyarakat dengan posisinya sebagai menteri.
"Erick Thohir mungkin saat ini diperhitungkan karena dia punya banyak peluang untuk sosialisasi dengan memanfaatkan posisinya baik sebagai menteri maupun sebagai pengusaha yang sukses," katanya dalam keterangan di Jakarta, Jumat (8/4/2022).
Peluang tersebut, menurut dia, membuat pengusaha sukses itu dinilai mampu mendongkrak elektabilitas capres. Nama Erick Thohir mendongkrak persentase elektabilitas capres dalam hasil survei Lembaga Indikator Politik Indonesia.
Tiga nama capres seperti Prabowo Subianto, Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan mendapat elektabilitas positif jika diduetkan dengan Menteri BUMN itu.
Menurut Rohim, semua figur yang muncul di survei-survei bagus tak terkecuali Erick. Tinggal bagaimana mereka meyakinkan publik bahwa mereka adalah figur yang tepat.
"Tidak hanya Erick Thohir, semua yang muncul di survei pasti bisa diperhitungkan. Kalau soal menang kalahnya ya belum bisa diprediksi karena watak politik kita sangat cair alias serba mungkin," ucapnya.
Di tengah masyarakat yang makin kritis, Rohim yakin siapa pun yang terpilih nantinya merupakan figur yang baik walau mungkin belum tentu yang terbaik.
Lembaga Indikator Politik Indonesia merilis survei opini publik terkait calon presiden (capres) untuk Pemilu 2024. Dari hasil survei tersebut, nama Menteri BUMN Erick Thohir dinilai perlu dipertimbangkan.
"Dari simulasi sejumlah nama, Erick Thohir selalu masuk sebagai pilihan masyarakat, baik itu sebagai calon presiden atau wakil presiden," tutur Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi.
Berdasarkan hasil survei, dalam simulasi 33 nama capres, sosok Erick Thohir masuk di urutan 11 dengan 1,2 persen. Sementara di simulasi 19 nama capres, dia berada di urutan kesembilan dengan 1,3 persen.
Simulasi pun mengerucut ke tujuh nama capres. Nama Erick Thohir ada di urutan kelima dengan 2,4 persen. Menurut Burhanuddin ada peningkatan elektabilitas terhadap Erick Thohir jika dibandingkan Desember 2021.
"Pada Desember 2021 elektabilitas Erick Thohir berada di angka 1,8 persen. Pada Februari 2022, angkanya naik menjadi 2,4 persen," kata dia.
Selain itu, nama Erick Thohir yang dipasangkan sebagai pendamping calon presiden terbilang mendongkrak persentase elektabilitas capres. Hal itu terlihat dalam hasil survei simulasi tiga pasangan Pilpres.
Misalnya, komposisi Anies-AHY 27,4 persen, Ganjar-Erick 32,2 persen, Prabowo-Puan 28,7 persen. Kemudian komposisi Anies-AHY 27,1 persen, Ganjar-Airlangga Hartarto 29,7 persen, Prabowo-Erick 31 persen.
Selanjutnya, Anies-AHY 29,2 persen, Ganjar-Puan 26,9 persen, Prabowo-Erick 31,8 persen. Tidak ketinggalan, simulasi Anies-Erick 26,2 persen, Ganjar-Airlangga 31,2 persen, Prabowo-Puan 29,4 persen.
"Untuk simulasi dua pasangan, nama Anies-Erick 41,1 persen berhadapan Prabowo-Puan 38,9 persen. Ganjar-Erick 41,8 persen berhadapan Prabowo-Puan 39 persen," katanya.
Kemudian, Ganjar-Puan 33,1 persen berhadapan Prabowo-Erick 47,5 persen. Ganjar-Anies 44,1 persen berhadapan Prabowo-Erick 39,7 persen. Indikator Politik Indonesia melakukan survei secara tatap muka pada 11 Februari-21 Februari 2022. (Sumber: Antara)
Berita Terkait
-
Erick Thohir: Salah Satu Peran PLN adalah Sebagai Tumpuan Utama Pertumbuhan Ekonomi
-
Pasangan Anies Baswedan-Puan Maharani Lawan Tangguh Ganjar Pranowo-Erick Thohir di Pilpres 2024
-
Jadi Andalan Ekonomi Digital Negeri, TelkomGroup Buka Lowker Spesial untuk Generasi Muda
-
6 Potret Reaksi Para Menteri Saat Disindir Habis oleh Jokowi Soal Empati
-
Dianggap Ideal, Ganjar Pranowo 'Dijodohkan' dengan Erick Thohir di Pilpres 2024
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal
-
Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan
-
Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee
-
KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui
-
BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo
-
Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan
-
Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya
-
PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan
-
Ridwan Kamil Siap-Siap, KPK Buka Peluang Panggil Lagi terkait Kasus Korupsi Bank BJB
-
Siswi Tertemper Kereta di Jurangmangu, 4 Perjalanan Commuter Line Terdampak