Suara.com - Dua pelaku perampokan menggasak isi toko emas di kawasan Perumahan Kuta Bumi, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang pada Ahad malam, membawa kabur 0,5 kilogram atau 16 karat emas.
"Kurang lebih emas 0,5 kilogram 16 karat atau sekitar Rp350 juta dibawa perampok," kata Kapolresta Tangerang Kombes Pol, Zain Dwi Nugroho di Tangerang, Senin (11/4/2022) dini hari WIB.
Pelaku perampokan berjumlah dua orang ini diduga menggunakan senjata api untuk melancarkan aksi kriminal tersebut.
Para pelaku juga melukai satu orang sekuriti dengan tembakan di bagian paha sebelah kiri dan saat ini korban telah dilakukan perawatan di rumah sakit terdekat.
"Korban sekuriti terkena tembakan di bagian paha saat mencoba menghalau para pelaku," katanya sebagaimana dilansir Antara.
Ia menjelaskan kronologis peristiwa itu ketika korban pegawai toko emas saat itu sedang menunggu penjualan. Kemudian, datang seorang pria yang mengeluarkan senjata api dan langsung menembak ke arah kaca pembatas toko tersebut.
"Pelaku mengeluarkan tembakan beberapa kali, kemudian ketika kaca pembatas sudah pecah pelaku langsung mengambil beberapa mas yang berada di tempat itu. Usai menembak sekuriti, pelaku langsung melarikan diri," jelasnya.
Ia mengungkapkan, saat ini pihaknya masih melakukan pendalaman pada kasus perampokan tersebut dengan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan saksi-saksi yang ada.
"Kami akan terus dalami kasusnya, memeriksa saksi dan melakukan penyelidikan untuk mengejar pelaku," ujar dia.
Berita Terkait
-
Satu Perampok di Gudang Negeri Sakti Pesawaran Ditangkap, Komplotan Pelaku Sekap dan Pukuli Korbannya
-
Bawa Alat Kejut dan Bom Asap, Ini 6 Fakta Perampok Bank Bergaji Rp60 Juta di Jaksel
-
Terpopuler: Perampok Bank di Fatmawati Bergaji Rp 60 Juta, Bocah Diseterika Ayah Tiri
-
Perampok Bank di Fatmawati Dibekuk, Tersangka Ternyata Staf HRD Bergaji Rp 60 Juta per Bulan
-
Madam Tri Disekap Perampok saat Sahur, Kawasaki Ninja dan Koper Alat Rias Dibawa Kabur
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Segera Hadir, Film Sekolah Rakyat Angkat Kisah Dramatis dari Kehidupan Nyata
-
SDA Terus Dicuri, Prabowo: TNI AL dan Bea Cukai Sudah Dikerahkan, Masih Saja Bocor!
-
Rugi Terus, Prabowo Bakal Tutup 800 Perusahaan Pelat Merah untuk Berhemat
-
Jakarta Darurat Kabel Semrawut: Pelajar Tewas, Perda Mangkrak, Legislator Tuntut Sanksi Operator
-
UU Peradilan Militer Jadi Tameng Impunitas TNI! Aktivis Desak Reformasi Total
-
Kapolri Buka Suara Usai Roy Suryo dan dr Tifa Tak Ditahan: Itu Kewenangan Kejaksaan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
Terekam CCTV, Detik-detik Pasutri di Duren Sawit Gasak Motor Sambil Bawa Anak
-
MBG Disetop Saat Libur Sekolah, BGN Disomasi: Ibu Hamil dan Balita Tetap Butuh Nutrisi!
-
Dua Calon Pengelola KDMP Meninggal saat Ikut Latihan Militer