Suara.com - Bagi sebagian orang, berbelanja mungkin memang menyenangkan. Tak jarang orang yang berbelanja bisa sampai melupakan segalanya, seperti waktu misalnya.
Namun bagaimana jadinya jika ibu sampai melupakan anaknya karena terlalu asyik berbelanja? Kejadian itulah yang terekam di video unggahan akun TikTok @yogieyogaswara0.
Video singkat itu memperlihatkan suasana di dalam sebuah pusat perbelanjaan. Terlihat kerumunan kecil di ujung salah satu eskalator di mall tersebut.
Ketika diperiksa, ternyata ada seorang anak kecil yang sedang menangis keras di sana. Tampak pula dua orang wanita dewasa yang menemani bocah itu dengan ekspresi bingung.
Sang perekam video pun menanyakan penyebab bocah itu menangis keras. "Eh ini kenapa? Ini kenapa?" tanyanya sambil merekam kejadian tersebut.
"Ah, ini mamanya lagi belanja," jelas salah seorang wanita dewasa yang menemani bocah itu, seperti dikutip Suara.com pada Senin (11/4/2022).
Tangisan anak itu sama sekali tak berhenti, bahkan semakin keras saat bertambah banyak orang yang mengerumuninya. Hal ini wajar saja, si bocah tentu mengharapkan ibunya lah yang mendatangi alih-alih segerombolan orang asing.
"Kasihan ya," ungkapnya, seperti terdengar di video yang kembali diviralkan oleh akun Instagram @receh.sosmed tersebut.
Tangisan si bocah semakin terdengar jelas, ditambah dengan teriakan anak itu dalam memanggil ibunya. "Ibu! Ibu!" serunya berkali-kali.
Tentu saja tangisan keras bocah ini membuat publik ikut emosional. Bukan hanya merasa iba, mereka juga murka terhadap ibu si bocah yang main meninggalkan anaknya begitu saja demi berbelanja.
Meski begitu, publik ternyata malah salah fokus terhadap apa yang disampaikan si perekam video ketika mencoba menolong anak itu. Rupannya niat baik si perekam video jadi terdengar menyeramkan karena pemilihan katanya yang kurang tepat.
"Kasihan... sama Om yuk?" begitulah yang disampaikan sang perekam video. Secara kebetulan, bocah itu malah terlihat semakin ketakutan dan menyempil di eskalator tersebut.
Warganet pun meramaikan video tersebut dengan beragam komentar.
"Oh emak kenapa anakmu ditinggal," komentar warganet.
"Lah emaknya belanja emang gabisa sambil gendong atau pake stroler gitu?? belanja apasih sampe ninggalin anak," kata warganet.
Berita Terkait
-
Heboh Warga Ramai Bangunkan Sahur Gelar Acara Bak Parade, Tuai Perdebatan: Buset Mau Demo Kali
-
Emak-emak Curi Sayur dari Muatan Mobil Pick Up, Tetap Santai Ngacir Meski Ketahuan, Publik: Tak Beradab
-
Viral Anak Hampir Terjun dari Lantai Atas Saat Ortu Asyik Main HP, Gerak Refleks Ibu Auto Jadi Sorotan
-
Geger Fenomena Pernikahan Dini, Gadis di Bawah Umur Dinikahi Pria 17 Tahun Lebih Tua, Tuai Perdebatan Publik
-
Menyayat Hati, Seorang Ibu Terekam Susah Payah Pertahankan Gerobak Jualan Meski Hujan Badai
Terpopuler
- 4 Seri MacBook yang Harganya Terjun Bebas di Awal 2026, Mulai Rp8 Jutaan
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp20 Ribu Terdekat di Jakarta
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
Pilihan
-
Kedubes AS Diserang, Cristiano Ronaldo Tinggalkan Arab Saudi
-
Bukan Cuma Bupati! KPK Masih Kejar Sosok Penting Lain Terkait OTT Pekalongan
-
Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
-
Iran Bombardir Kantor Benjamin Netanyahu Pakai Rudal Hipersonik, Kondisinya Belum Diketahui
-
Istri Ayatollah Ali Khamenei Juga Gugur Sehari Setelah Sang Suami, Dibom Israel-AS
Terkini
-
Advokat Marcella Santoso Divonis 16 Tahun Penjara, Terbukti Suap Hakim Kasus CPO dan TPPU
-
Operasional Bus Listrik Diperluas, Infrastruktur Banjir Ikut Dibenahi
-
Timur Tengah Memanas, Pengamat Ungkap Alasan Koalasi Barat Berpikir Ulang Serang Iran
-
Polda Metro Jaya Kerahkan 1.255 Personel Amankan Persija vs Borneo FC di JIS
-
Wajah Baru Musrenbang Semarang: Fokus Kebutuhan Riil Warga di Lapangan
-
Skandal Suap CPO: Hakim Sebut Syafei Hanya Perantara, Pemilik Korporasi Besar Masih Bebas?
-
Praperadilan Paulus Tannos dalam Kasus E-KTP Ditolak Hakim, Ini Alasannya
-
75 Ribu Pelajar Bandung Terindikasi Gangguan Mental, Alarm Serius untuk Sekolah dan Keluarga
-
Selain Mantan Presiden dan Mantan Wapres, Prabowo Juga Undang Ketum Parpol ke Istana
-
Terbukti Siapkan Rp20 Miliar untuk Suap Hakim, Eks Petinggi Wilmar Divonis 6 Tahun Penjara