Suara.com - Sekjen Sekretariat Nasional Jokowi-Prabowo 2024 (Seknas Jokpro), Timoty Ivan Triyono, mengatakan pihak akan tetap mendorong Joko Widodo atau Jokowi bisa menjabat 3 periode berpasangan dengan Prabowo Subianto.
Pernyataan Timoty menanggapi pernyataan Presiden Jokowi yang memastikan Pemilu tetap akan digelar pada 14 Februari 2024 mendatang. Jokowi saat itu meminta segala pihak tidak memunculkan spekulasi perpanjangan jabatan kepemimpinannya.
Terlebih beberapa hari yang lalu sejumlah elemen mahasiswa melakukan aksi unjuk rasa yang salah satu poin tuntutannya adalah menolak perpanjangan masa jabatan presiden 3 periode.
"Terkait dengan presiden 3 periode tentu Jokpro akan terus mendorong ya Jokowi berpasangan dengan Prabowo Subianto begitu melalui amandemen konstitusi lebih dulu. Jadi Jokpro bisa terwujud kalau amandemen konstitusi," kata Timoty saat dihubungi, Rabu (13/4/2022).
Meski demikian Timoty mendukung pernyataan Jokowi yang meminta para menterinya berhenti bicara penundaan pemilu dan perpanjangan masa jabatan presiden. Selain itu juga Jokpro mendukung Jokowi telah memastikan Pemilu tetap digelar 2024.
"Sejak awal memang Jokpro tidak pernah mempermasalahkan tanggal pelaksanaan pemilu 2024 sepanjang itu masih dilakukan di tahun 2024 dan sesuai dengan perundang-undangan yautu setiap lima tahun sekali. Jokpro sendiri menolak penundaan pemilu karena menurut kami tidak ada cantolan atau dasar hukumnya," tuturnya.
Menurut Timoty dalam waktu dekat bahkan Jokpro akan melakukan deklarasi secara nasional. Usai melakukan hal itu, hasilnya akan dibawa ke MPR RI agar dijadikan pertimbangan melakukan amandemen UUD 1945 ubah aturan pembatasan masa jabatan presiden.
"Dalam waktu dekat tentu kami akan melakukan deklarasi nasional dan keesokan harinya kami akan membawa kepada pimpinan MPR supaya MPR dapat mempertimbangkan oh ini loh ada aspirasi besar masyarakat aspirasi masyarakat Indonesia yang pengen pak Jokowi 3 periode jadi tolong dipertimbangkan melalui amandemen konstitusi," tuturnya.
Kendati tetap mendorong 3 periode, Timoty mengklaim, keinginan tersebut bukan datang dari Jokowi secara pribadi.
Baca Juga: Senang Bisa Cium Tangan Presiden Jokowi dan Dapat Uang Tunai, Siti: Ini Kesempatan Langka
"Nah ini jangan disalahartikan bolanya ada di pak Jokowi. Bolanya bukan di pak Jokowi. Bukan pak Jokowi juga yang menginginkan tiga periode tetapi elemen masyarakat khususnya Jokpro yang sejak Juni 2021 sudah menyuarakan atau mensosialisasikan gagasan Jokowi 3 periode," tandasnya.
Pernyataan Jokowi
Diketahui, Presiden Jokowi memastikan Pemilu tetap akan digelar pada 14 Februari 2024 mendatang. Ia meminta segala pihak tidak memunculkan spekulasi perpanjangan jabatan kepemimpinannya.
Hal tersebut ditegaskannya saat memimpin rapat terbatas (ratas) yang membahas tentang persiapan pemilu dan pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak tahun 2024 bersama jajarannya di Istana Kepresidenan Bogor pada Minggu (10/4/2022).
Dalam arahan tersebut, Jokowi meminta jajarannya menyampaikan kepada publik jadwal pelaksanaan Pemilu dan Pilkada serentak sudah ditetapkan. Tujuannya, agar tidak muncul isu lain seperti adanya upaya penundaan pemilu di masyarakat.
"Ini perlu dijelaskan jangan sampai nanti muncul spekulasi-spekulasi yang isunya beredar di masyarakat bahwa pemerintah tengah berupaya untuk melakukan penundaan pemilu atau spekulasi mengenai perpanjangan jabatan Presiden dan juga yang berkaitan dengan soal tiga periode," ujarnya.
Berita Terkait
-
Senang Bisa Cium Tangan Presiden Jokowi dan Dapat Uang Tunai, Siti: Ini Kesempatan Langka
-
Minta Bantuan ke Presiden, Siti Warga Cirebon Langsung Dapat Amplop Isi Duit dan Bisa Cium Tangan Jokowi
-
Politikus PDIP Sebut Menteri yang Ikut Teriak Soal Jokowi 3 Periode Seperti Badut Politik
-
Sentil Mahasiswa yang Demo 11 April, Konglomerat Jusuf Hamka Sebut Jokowi Sosok yang Sayang Rakyat dan Sederhana
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- 30 Kode Redeem FF 25 Maret 2026: Klaim Bundle Panther Gratis dan Skin M14 Sultan Tanpa Top Up
- 5 Rekomendasi HP Samsung Terbaru Murah dengan Spek Gahar, Mulai Rp1 Jutaan
- Panas! Keluarga Bongkar Aib Bunga Zainal, Sebut Istri Sukhdev Singh Pelit hingga Nikah tanpa Wali
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Mundurnya Yudi Abrimantyo dari Kepala BAIS Dinilai Tamparan untuk Elite
-
Kematian Pekerja Tambang di Morowali Disorot DPRD, Diminta Diusut Tuntas
-
Kabar Duka, Tokoh Agama dan Juru Damai Konflik Poso Ustad Adnan Arsal Wafat
-
'Ini Terakhir Kali Saya ke Jakarta': Curahan Hati Perantau yang Balik Kampung Demi Jaga Sang Putri
-
Gus Ipul Dukung Narapidana Dapat Bansos PBI, Kemensos Siap Tindak Lanjut
-
Tiga Jam Bertemu di Istana hingga Antar ke Bandara, Ini Obrolan Presiden Prabowo dan PM Anwar
-
Dorong Penyaluran Bantuan di Tapteng, Kasatgas Tito Tekankan Percepatan Pendataan
-
12 Tahun Transjakarta: Layani 1,4 Juta Penumpang per Hari, Cakupan Tembus 92,5 Persen Jakarta
-
Salah Sasaran, 2 Pemuda Dikeroyok karena Disangka Begal di Baleendah
-
Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia